Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

10 Dec 2014

Pengertian Bounce Rate dan Apa Penyebabnya

Pengertian Bounce Rate dan Apa Penyebabnya - Blogger seringkali dibuat bingun oleh masalah yang satu ini. Bounce Rate atau dalam Bahasa Indonesia berarti Rasio Pentalan tinggi pada sebuah blog ternyata tidak baik untuk Kesehatan Blog. Lain halnya jika dengan Bounce Rate yang rendah, Blog tersebut masih bagus dan aman karena pengunjung masih menyukai Blog Anda. Bahkan, Penyebab Bounce Rate ini juga banyak Faktornya.

Apa itu Bounce Rate?

Bounce Rate atau Rasio Pentalan adalah salah satu sikap Pengunjung pada sebuah Blog yang sedang mereka kunjungi. Maksud dari sikap Pengunjung pada sebuah Blog ialah, apakah mereka suka dengan Blog yang mereka kunjungi atau bahkan sebaliknya.

Jika mereka menyukainya, mereka akan bertahan lama untuk rela membaca artikel yang disediakan. Namun, jika artikel jelek atau bahkan desain blog yang terbilang kacau, pengunjung akan sesegera mungkin untuk menutup Blog yang dikunjunginya. Sebenarnya, Bounce Rate juga berbahaya bagi Kesehatan Blog.


Bounce Rate



Bounce Rate didefinisikan dalam sebuah Persentase. Jika Persentase Bounce Rate rendah seperti 15% - 30% maka Blog tersebut bagus. Lain halnya jika Bounce Rate tinggi antara 70%-90% maka Reputasi Blog tersebut dapat dikatakan jelek. Dan untuk mengecek Bounce Rate dapat menggunakan Alexa dan Google Analytic.
Jika Persentase Bounce Rate Tinggi, justru akan membuat buruk Blog Anda. Lain halnya dengan Bounce Rate yang rendah, akan memperbagus Blog di mata Pengunjung.
Dampak buruk bounce Rate yang lain juga menyebabkan Kualitas SEO yang buruk dan Blog akan dipandang jelek oleh Pengunjung. Dan di lain hari, jika mereka menemukan kembali Blog Anda pada hasil penelusuran Google, pasti mereka tidak akan mengunjungi blog Anda kembali karena mereka telah mengerti bahwa blog Anda dirasa kurang bermanfaat. Dan yang paling parah, mungkin akan membuat Traffic Blog Menurun!

Penyebab Tingginya Bounce Rate

Loading Blog Lama dan Berat

Hal ini disebabkan karena kita mementingkan widget yang tidak penting atau banner untuk memperoleh uang dari blog. Widget yang tidak penting sebaiknya dihapus saja karena dapat memberatkan blog. Sama halnya dengan iklan, jangan terlalu sering memasang iklan di blog lebih dari 3 unit iklan dan lebih tidak disarankan lagi jika iklan tersebut berbentuk video!

Artikel Tidak Fokus pada Sebuah Masalah

Artikel yang baik, nantinya secara otomatis akan terindex pada halaman pertama Hasil Penelusuran Google. Terkadang, tidak sedikit Blogger yang menyepelekan hal ini. Padahal, artikel yang unik, menarik, memecahkan suatu masalah pengunjung akan berdampak hingga waktu yang akan datang. Bahkan ada pula isi artikel yang berbeda dengan judul yang ada yang dapat memperburuk suatu blog.

Artikel yang Sangat Singkat

Artikel yang sangat singkat terkadang hanya butuh scroll ke bawah yang pendek, itu salah satu penyebabnya. Bayangkan, jika artikel pendek, singkat tidak ada 200 kata, pasti akan habis dibaca oleh pengunjung tidak ada 1 menit! Diusahakan untuk membuat artikel yang panjang, namun padat berisi dan bermanfaat bagi pengunjung yang membaca.

Desain Blog Kacau

Desain blog yang terkesan kacau dan tidak mengenakkan untuk dilihat juga mempengaruhi tingginya tingkat Bounce Rate. Misalkan sebuah blog, di atas artikelnya atau di bawah header terdiri banyak iklan, dan di sidebar jugaadanya widget yang tidak penting, serta background yang tidak kontras dengan tulisan. Lalu, apakah masih tahan pengunjung untuk berada pada blog tersebut? Maksimalkan pula navigasi untuk mempermudah pengunjung mencari hal lain di blog Anda.

Tidak ada Link yang menuju ke Artikel Lain di Blog Anda

Salah satu ciri pengunjung biasanya dengan membaca habis 1 artikel saja yang mereka temukan pada hasil penelusuran mesin pencari. Terlebih, jika artikel kita tidak ada link yang menuju artikel lain, sungguh sangatlah merugi. Penambahan link ke artikel lain sangatlah disarankan agar pengunjung tetap ada di blog dan membaca artikel yang lain.

Namun, jangan asal memasang link ke artikel lain, jika artikel yang satu dengan artikel yang lainnya tidak ada sangkut paut sama sekali.

Blog berisi Iklan yang Mengganggu

Tidak jarang kita temui blog yang hanya berisi iklan. Ada yang iklan berada di sidebar, di atas artikel, di bawah artikel atau bahkan di sela-sela artikel. Apalagi, ikaln popup yang bersifat memaksa dan tidak bisa untuk di close dalam beberapa detik. Ini sungguh salah satu perbuatan yang merugi. Mana ada pengunjung yang tetap mau bertahan hingga lama-lama memandang iklan, pasti mereka akan langsung menutup Blog tersebut.


Dengan mengurangi faktor-faktor penyebab Bounce Rate di atas, otomatis Blog Anda akan Lebih disukai Google dan Pengunjung, karena tidak ada lagi kalimat yang berserakan dan tentu akan membantu menyelesaikan masalah Pengunjung.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top