Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

27 Jan 2015

Hikmah Pengendalian Diri, Prasangka Baik dan Persaudaraan

Hikmah Pengendalian Diri, Prasangka Baik dan Persaudaraan dalam Kehidupan sehari-hari - Masih dalam materi terkait di Agama Islam, bahwa perilaku seperti kontrol diri, berprasangka dengan baik dan bersaudara dengan baik pula tentu ada banyak hikmah di dalamnya. Apa saja? Simak sekarang!

Hikmah Pengendalian Diri, Prasangka Baik dan Persaudaraan


Hikmah Pengendalian Diri, Prasangka Baik dan Persaudaraan

Hikmah Pengendalian Diri/Kontrol Diri

  • Mereka yang bermujahadah berdasar ilmu yang diketahuinya, maka akan ditunjukkan oleh Allah mengenai perkara-perkara yang belum ia ketahui.
  • Mereka yang bermujahadah dengan bertaubat, maka, Allah akan menunjukkan kepada mereka jalan keikhlasan.
  • Dapat terjaga dari nafsu dan tidak akan mengganggu atau dapat mempengaruhi anggota badan dengan perbuatan yang dilarang oleh syari'at.
  • Memperteguh/memperkuat keimanan dan jatidiri.
  • Berkepribadian dengan baik dan akhlak yang mulia.
  • Membentuk hamba yang dapat lebih bertanggung jawab.

Hikmah Prasangka Baik

  • Hidup akan menjadi lebih tenang, tenteram dan lebih damai.
  • Hati akan menjadi lebih bersih dan terhindar dari penyakit hati.
  • Dapat menumbuhkan sikap yang tulus.
  • Tidak akan timbul sikap perselisihan atau perpecahan
  • Mengingatkan agar manusia selalu berintrospeksi.
  • Memacu semangat agar lebih kreatif.

Hikmah Persaudaraan

  • Allah SWT akan melindungi dan menaungi dari ngerinya pada hari kiamat kelak.
  • Mencintai karena Allah SWT tentu akan mendatangkan keimanan yang kemudian akan mengantarkannya menuju surga.
  • Melahirkan akhlak yang sungguh mulia, seperti sikap ramah, cinta kasih, peduli terhadap kebutuhan saudaranya seiman dan saling membantu.
  • Terwujudnya kehidupan yang lebih aman, tentram, dan harmonis tanpa adanya permusuhan satu sama lain.
  • Memperkokoh kekuatan kaum muslimin, dan dapat terwujudnya kejayaan Islam.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top