Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

19 Jan 2015

Macam-macam Norma


Ads

Ads
Macam-macam Norma - Norma ini salah satu materi yang dibahas pada SMP dan SMK Kelas X (10) Semester 2. Pada artikel kali ini, saya akan membahas mengenai macam-macam norma. Apa saja itu? Seperti Norma agama, norma kesusilaan (asusila), norma kesopanan dan norma hukum beserta contoh dan sanksinya.

Macam-macam Norma

Norma Agama

Norma agama ini berwujud mengenai aturan tingkah laku yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, dan pada dasarnya ialah suatu kepercayaan.

Contoh :
  1. Menjalankan sholat
  2. Selalu berbuat baik
  3. Beramal
Norma agama ini bersifat otonom yang dimaksudkan berasal dari dalam diri manusia, dan dipertahankan oleh manusia itu sendiri.
Sanksi yang ada pada norma ini bersifat tidak langsung, yang berupa hukuman di akhirat kelak.

Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan ini berwujud mengenai aturan tingkah laku manusia yang berdasar pada kesadaran yang berupa penilaian baik maupun buruk yang didapat atas manusia yang baik atau sempurna.

Contoh :
  1. Membunuh merupakan perbuatan yang jahat
  2. Menolong adalah hal yang baik
Norma ini bersifat otonom atau dari dalam diri manusia atau hati nurani yang dipertahankan oleh manusia itu sendiri.
Sanksi yang ada pada norma ini tidak tegas, yakni dapat berupa rasa menyesal dalam diri, rasa bersalah, dapat dicemooh, pengucilan dan sebagainya.

Norma Kesopanan

Norma kesopanan ini berwujud mengenai aturan tingkah laku mengenai apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan menurut masyarakat tertentu. Yang baik dan buruk ini bersifat setempat, tidak universal.

Contoh :

  1. Berkata sopan
  2. Tidak berbicara kasar
  3. Menerima sesuatu dengan tangan kanan
  4. Menghormati yang lebih tua
Norma ini dipertahankan oleh masyarakat itu sendiri.
Sanksinya tidaklah tegas dan berwujud cemoohan, pengucilan dan sebagainya.

Norma Hukum

Norma hukum ini berwujud mengenai aturan tingkah laku menusia yang bersifat memaksa, dan dibuat oleh lembaga yang berwenang.

Contoh :
  1. Larangan untuk mencuri
  2. Tertib dalam berlalu lintas
  3. Tidak melakukan tindak kekerasan dan kejahatan
Norma hukum ini bersifat heteronom, dari negara, dipertahankan dengan teguh oleh masyarakat dan negara.
Sanksi bersifat tegas dan nyata, yang berupa hukuman yang langsung dapat dirasakan.

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top