Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

5 Mar 2015

Pengertian Wakaf (Memahami Makna Wakaf)

Pengertian Wakaf atau Memahami Makna Wakaf - Macam-macam pemeberian di dalam itu sangat banyak sekali contohnya, seperti Wakaf ini. Dan di sini kita akan membahas apa itu wakaf?

Pengertian Wakaf


Pengertian Wakaf

Wakaf berasal dari perkataan arab yakni "waqaf" yang memang pada dasarnya merupakan menahan, berhenti atau diam, ini secara etimologi. Sebagai salah satu istilah, wakaf ini diartikan sebagai menahan hak milik atas materi benda untuk tujuan bersedekah.

Wakaf menurut istilah Syar'i merupakan suatu ungkapan yang mengandung penahanan harta milik orang tersebut kepada orang lain atau suatu lembaga dengan cara menyerahkan benda yang sifatnya kekal untuk diambil manfaat oleh masyarakat.

Wakaf salah satu alam jariah yang pahalanya akan secara terus-menerus mengalir sampai orang yang mewakafkan meninggal dunia. Di sini memiliki arti bahwa, orang yang berwakaf akan tetap menerima pahala dari amalnya selama wakafnya dimanfaatkan orang lain. Wakaf ini memiliki 2 tujuan, diantaranya mengentaskan kemiskinan (hubungan horizontal) dan mendekatkan diri kepada Allah SWT (hubungan vertikal).

Di dalam peraturan Pemerintahan Nomor 28 tahun 1977 tentang Perwakafan Tanah dijelaskan, bahwa wakaf itu adalah perbuatan hukum seseorang atau badan hukum yang memisahkan sebagian harta kekayaannya berupa tanah miliki dan melembagakan selama-lamanya untuk kepentingan peribadatan atau keperluan lainnya sesuai ajaran Islam.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top