Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

27 Apr 2015

Pancasila sebagai Dasar Negara


Ads

Ads
Pancasila sebagai Dasar Negara - Latar belakang terbentuknya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tentu tidak akan bisa dilepas dari sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia. Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia ini mencapai kemerdekaannya berlangsung selama berabad-abad lamanya.

Pancasila sebagai Dasar Negara

Tepat pada tanggal 1 Juni tahun 1945, Soekarno menyampaikan pertanyaan dan pemikirannya mengenai dasar negara apa yang nantinya akan dijadikan dasar Indonesia Merdeka. Pertanyaan dan pemikiran para pendiri negara mengenai apakah dasar negara Indonesia merdeka. Berhasil dijawab oleh para pendiri negara di dalam sidang BPUPKI dan PPKI dengan merumuskan dan mentapkan Pancasila sebagai dasar negara di dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada alinea keempat, terdapat rumusan Pancasila yang menjadi dasar Negara Indonesia. Pancasila ini disebut juga dengan Dasar Falsafah Negara dan Ideologi Negara. Di dalam hal ini, Pancasila memiliki fungsi sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara. Pengertian Pancasila sebagai dasar negara dinyatakan dengan jelas dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang berbunyi "... maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada ...".

Rumusan Pancasila yang ada di dalam alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 secara Yuridis-Konstusional yang sah, berlaku, dan mengikat seluruh lembaga Negara, lembaga Masyarakat, dan setiap warga negara tanpa terkecuali. Rumusan lengkap sila dalam Pancasila telah termuat dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1968 tanggal 13 April 1968 tentang Tata Urutan dan Rumusan dalam penulisan atau pembacaan atau pengucapan sila-sila Pancasila, sebagaimana yang tercantum di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Peneguhan Pancasila sebagai salah satu Dasar Negara sebagaimana telah ada di dalam Pembukaan yang juga dimuat dalam Ketetapan MPR Nomor XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR Nomor II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara. Walau status Ketetapan MPR ini sudah masuk di dalam kategori Ketetapan MPR yang tidak perlu dilakukan tindakan hukum lebih lanjut, baik bersifat sekali, telah dicabut, maupun telah selesai dilaksanakan.

Selain itu juga ditegaskan di dalam Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan bahwa Pancasila merupakan salah satu sumber dari segala sumber hukum Negara. Penempatan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara adalah sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Pancasila ini ditempatkan sebagai salah satu dasar dan ideologi negara serta menjadi dasar filosofis bangsa dan negara sehingga tiap materi muatan peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan nilai yang ada di dalam Pancasila.

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top