Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

24 Apr 2015

Prinsip Dasar Mengumpan dan Menendang Bola


Ads

Ads
Prinsip Dasar Mengumpan dan Menendang Bola - Prinsip dasar untuk mengumpan dan menendang bola ini menggunakan kaki bagian dalam. Ada juga dengan menggunakan kaki bagian luar. Beberapa penjelasan di bawah ini semoga dapat membantu teknik mengumpan dan menendang bola yang baik.

Prinsip Dasar Mengumpan dan Menendang Bola


  • Prinsip dasar mengumpan dan menendang bola dengan menggunakan kaki bagian dalam.
    • Posisi Awal. Dengan berdiri menghadap ke arah gerakan, letakkan kaki tumpu pada sampung bola dengan bersikap lutut agak tertekuk serta bahu menghadap ke arah gerakan, sikap kedua lengan di samping badan/tubuh agak terentang, pergelangan kaki yang nantinya akan digunakan untuk mengumpan diputar ke luar dan dikunci dan pandangan terpusat pada bola.
    • Gerakan. Tarik kaki yang nantinya akan digunakan untuk mengumpan ke arah belakang lalu ayunkan ke depan ke arah bola, perkenaan kaki pada bola tepat di tengah-tengah bola.
    • Akhir Gerakan. Pindahkan berat badan ke arah depan dengan mengikuti arahnya, kaki yang digunakan mengumpan diletakkan di depan, pandangan menghadap ke depan.

  • Prinsip dasar mengumpan dan menendang dengan menggunakan kaki pada bagian luar.
    • Posisi Awal. Berdiri dengan menghadap arah gerakan bola, letakkan kaki tumpu di samping bola, posisi kedua lengan di samping badan agak terentang, pergelangan kaki yang nanti akan digunakan menendang diputar ke dalam dan dengan dikunci, pandangan tetap terpusat pada bola.
    • Gerakan. Tariklah kaki yang akan digunakan untuk menendang ke belakang, ayunkan ke depan ke arah bola secara bersamaan kaki diputar ke arah dalam, perkenaan kaki pada bola tepat di tengah-tengah bola.
    • Akhir Gerakan. Kaki yang nantinya akan digunakan menendang dengan agak menyilang depan badan lalu pindahkan berat badan ke depan dan pandangan ke arah gerakan bola.

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top