Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

24 May 2015

Bentuk Usaha Pembelaan Negara

Bentuk Usaha Pembelaan Negara - Di dalam Undang-undang Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Pasal 9 Ayat 2 ini menegaskan mengenai berbagai macam bentuk usaha Pembelaan Negara.

Bentuk Usaha Pembelaan Negara

A. Pendidikan Kewarganegaraan

Berdasar Pasal 7 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, dijelaskan bahwasannya Pendidikan Kewarganegaraan ini merupakan salah satu pelajaran wajib yang diajarkan di berbagai tingkat pendidikan, seperti pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pendidikan Kewarganegaraan tentu dapat memupuk jiwa patriotisme, rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, kesetiakawanan sosial, kesadaran akan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dan menghargai jasa para pahlawan.

Pendidikan Kewarganegaraan dapat memberikan pemahaman, analisis dan menjawab masalah yang tengah dihadapi oleh berbagai kalangan masyarakat, bangsa dan negara secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita-cita dan sejarah Nasional.

B. Pelatihan Dasar Kemiliteran

Selain TNI, salah satu komponen warga negara yang mendapat pelatihan dasar militer adalah siswa sekolah menengah dan unsur mahasiswa. Unsur mahasiswa ini tersusun di dalam organisasi Resimen Mahasiswa (Menwa). Setelah memasuki resimen tersebut, mahasiswa harus mengikuti latihan dasar kemiliteran.

Sedangkan itu, siswa sekolah menengah dapat mengikuti organisasi yang menerapkan dasar kemiliteran, seperti halnya Pramuka, Patroli Keamanan Sekolah, Pasukan Pengibar Bendera, Palang Merah Remaja dan masih banyak lagi lainnya.

C. Pengabdian sebagai TNI

Di dalam Undang-undang Dasar Negara Tepublik Indonesia pada tahun 1945 pasal 30 ayat 2 menyatakan bahwa TNI dan Polri merupakan salah satu unsur utama dalam melakukan pertahanan dan keamanan rakyat. Prajurit TNI dan Polri merupakan pelaksanaan dan kekuatan utama di dalam bentuk usaha pertahanan dan keamanan negara. Setiap warga negara berhak untuk mengabdi sebagai Prajurit TNI dan Polri melalui syarat tertentu.

D. Pengabdian sesuai dengan Keahlian atau Profesi

Upaya pembelaan negara tidak hanya melalui cara kemiliteran saja, akan tetapi juga banyak usaha Bela Negara yang dapat dilakukan tanpa cara militer. Seperti contohnya mengharumkan nama bangsa dengan memperoleh medali emas dalam pertandingan olahraga.

Sementara itu, siswa yang ikut dalam Olimpiade Fisika, Matematika atau bahkan Kimia di Luar Negeri dan mendapatkan penghargaan merupakan bentuk prestasi yang menunjukkan salah satu sikap upaya bela negara. Pengabdian sesuai dengan profesi merupakan pengabdian warga negara untuk kepentingan Pertahanan Negara termasuk dalam menanggulangi dan memperkecil akibat yang ditimbulkan dari peperangan, bencana alam dan sebagainya.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top