Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

29 Aug 2015

Kelainan dan Penyakit Sistem Ekskresi

Kelainan dan Penyakit Sistem Ekskresi - Apa yang akan terjadi jika organ sistem urin tidak bekerja dengan baik di tubuh seseorang? Zat sampah yang tidak dikeluarkan akan menumpuk dan menjadi racun pada sel-sel tubuh.

Bila terjadi gangguan pengeluaran air bisa terjadi ketidakseimbangan jumlah garam tubuh. Ketidakseimbangan ini ditanggapi tubuh dengan mengembalikan keseimbangannya.

Kelainan dan Penyakit Sistem Ekskresi

Nefrosis
Nefrosis merupakan kondisi di mana membran glomerulus bocor yang menyebabkan sejumlah besar protein keluar dari darah dan menuju urin. Air serta natrium berakumulasi pada tubuh menyebabkan edem, khusunya pada bagian pergelangan kaki, kaki, perut dan mata. Penyakit ini umumnya terjadi di kalangan anak-anak.

Nefritis Glomerulus
Nefritis Glomerulus merupakan radang membran filtrasi glomerulus pada korpuskum renalis. Penyebab radang secara umum dikarenakan reaksi alergi terhadap racun yang dilepas oleh bakteri streptococcus yang menginfeksi bagian tubuh lain khusunya pada tenggorokan.

Penyakit ini ditandai dengan kenaikan permeabilitas membran filtrasi dan akumulasi sel darah putih di daerah membran filtrasi. Dan akbiatnya, sejumlah besar protein plasma masuk ke dalam urin. Dengan keberadaan protein plasma meningkatkan tekanan osmotik filtrat urin sehingga volume urin meningkat dan menyebabkan gagal ginjal.

Pielonefritis
Pielonefritis merupakan peradangan pada seluruh bagian ginjal. Kerusakan ini sering dimulai dengan infeksi bakteri pada pelvis ginjal dan kemudian melebar ke bagian utama ginjal.

Sistisis
Sistisis merupakan radang kantung kemih yang terutama pada bagian mukosa dan sub mukosa. Sistisis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, zat kimia maupun luka.

Penyakit Polisistik
Penyakit polisistik ini disebabkan karena adanya kerusakan sistem saluran ginjal yang merusak nefron dan menghasilkan pembesaran seperti kiste (benjolan) di sepanjang saluran ini. Kerusakan ginjal ini umumnya bersifat menurun.

Batu Ginjal
Batu Ginjal merupakan batu yang terbentuk dari asam urat, kalsium, fosfat, asam oksalat dan lainnya yang terbentuk di dalam ginjal. Terbentuknya batu ginjal bisa disebabkan karena urin terlalu pekat dan kurangnya minum. Batu ini pun bisa juga terbentuk di dalam kantung kemih maupun dari dalam ginjal itu sendiri.

Gagal Ginjal
Ginjal bisa kehilangan fungsinya sehingga tak bisa mengeluarkan zat sisa metabolisme dari dalam tubuh seperti glukosa dan protein bisa ikut keluar tubuh. Gejala ini disebut dengan gagal ginjal.

Kelainan ini bisa disebabkan oleh kondisi yang mengganggu fungsi ginjal. Gagal ginjal yang akut menyebabkan penumpukan urea dalam darah dan asidosis (bersifat lebih asam). Kerusakan ginjal ini disebabkan oleh nefritis glomerulus yang parah atau bisa juga disebabkan oleh penyumbatan pada saluran ginjal.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top