Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

8 Aug 2015

Macam-macam Kitab yang diturunkan oleh Allah SWT


Ads

Ads
Macam-macam Kitab yang diturunkan oleh Allah SWT - Kitab yang diturunkan oleh Allah SWT ada 4 yakni Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur'an. Sebagai umat Muslim, kita wajib mengimani kitab-kitab tersebut bahwa pernah diturunkan oleh Allah SWT kepada para nabi dan rasulnya.

Kitab Al Qur'an

1. Kitab Taurat

Kata taurat berasal dari bahasa Ibrani yang memiliki arti instruksi. Kitab Taurat ini menjadi salah satu kitab suci yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Nabi Musa as, sebagai petunjuk dan bimbingan untuknya serta bagi Bani Israil.

Isi kitab Taurat dikenal dengan Ten commandements (10 hukum) atau sepuluh firman yang diterima oleh Nabi Musa as di atas Bukit Tursina (Gunung Sinai). Sepuluh hukum tersebut berisikan asas keyakinan/akidah dan asas kebaktian/syari'ah, seperti :
  1. Hormati dan cintai Allah saja
  2. Sebutkan nama Allah dengan hormat
  3. Kuduskan hari Tuhan (hari ke 7 atau hari Sabtu)
  4. Hormati ibu dan bapakmu
  5. Jangan membunuh
  6. Jangan berbuat cabul
  7. Jangan mencuri
  8. Jangan berdusta
  9. Jangan ingin berbuat cabul
  10. Jangan ingin memiliki barang orang lain dengan cara yang tidak halal

2. Kitab Zabur

Kitab Zabur berasal dari zabara-yazburu-zabr yang memiliki arti menulis. Dalam makna yang asli, adalah kitab yang tertulis. Dalam bahasa Arab biasa dikenal dengan sebutan mazmur, dan dalam Bahasa Ibrani disebut dengan mizmar, yakni nyanyian rohani yang dianggap suci.

Sebagian ulama menyebutnya mazmur yakni salah satu Kitab suci yang diturunkan sebelum Al Quran (selain Taurat dan Injil). Zabur ini merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada kaum Bani Israil melalui utusannya yakni Nabi Daud as.

Kitab Zabur berisikan kumpulan ayat yang dianggap suci. Ada 150 surat dalam Kitab Zabur yang tidak mengandung hukum namun hanya berisi nasihat, hikmah, pujian dan sanjingan kepada Allah SWT.

Nyanyian rohani dalam garis besar yang disenandungkan oleh Nabi Daud as dalam Kitab Zabur terdiri atas 5 macam :
  1. Nyanyian untuk memuji Tuhan
  2. Nyanyian perorangan sebagai ucapan syukur
  3. Ratapan-ratapan jamaah
  4. Ratapan dan doa individu
  5. Nyanyian untuk raja

3. Kitab Injil

Kitab Injil diwahyukan oleh Allah SWT kepada Nabi Isa as. Kitab Injil yang asli memuat keterangan benar dan nyata, yakni perintah Allah SWT agar manusia mengesakanNya dan tidak untuk menyekutukanNya.

Adapula penjelasan bahwa di dalam Kitab Injil ini memuat keterangan bahwa akan ada di akhir zaman, lahir Nabi terakhir dan penutup para nabi dan rasul yakni Ahmad atau Muhammad SAW.

Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa as sebagai petunjuk dan cahaya peerang bagi manusia. Kitab Injil sebagaimana dijelaskan pada Al Qur'an bahwa Isa as untuk mengajarkan tauhid kepada umatnya ataupun para pengikutnya.

4. Kitab Al Qur'an

Al Qur'an ini diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Al Qur'a tidak diturunkan sekaligus, akan tetapi secara berangsur-angsur.

Waktu turun Al Qur'an kurang lebih 23 tahun atau tepatnya 22 tahun, 2 bulan, 22 hari. Terdiri atas 30 juz, 114 surat, 6.236 ayat, 74.437 kalimat dan 325.345 huruf.

Wahyu pertama adalah surat Al Alaq ayat 1-5 yang diturunkan pada malam 17 Ramadan tahun 610 Masehi di Gua Hira, saat Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat. Dengan diterimanya wahyu yang pertama ini, Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul, yakni manusia pilihan Allah SWT yang diberi wahyu untuk disampaikan kepada umatnya. Dan mulai pada saat itu, Rasulullah SAW diberikan tugas oleh Allah SWT untuk menyampaikan risalahNya kepada seluruh umat manusia.

Al Qur'an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW ini menghapus sebagian syariat yang ada pada kitab terdahulu dan melengkapinya dengan tuntunan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Dan Al Qur'an menjadi kitab suci terlengkap dan berlaku bagi semua umat manusia hingga akhir zaman.

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top