Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

9 Aug 2015

Memahami Motivasi, Nafsu dan Kejayaan Barat

Memahami Motivasi, Nafsu dan Kejayaan Barat - Dalam sejarah bangsa-bangsa di dunia dikenal dengan adanya masa penjelajahan samudera. Kegiatan penjelajahan samudera ini dalam rangka untuk menemukan dunia yang baru.

Aktivitas penemuan dunia baru ini tidak akan pernah terlepas dari motivasi beserta keinginannya untuk survive, memenuhi kepuasan dan kejayaan dalam kehidupan di dunia. Tidak hanya sekadar motivasi, akan tetapi muncul adanya nafsu untuk menguasai dunia baru demi mendapat keuntungan ekonomi dan kejayaan politik.

Yang dimaksud dunia baru pada saat itu pada mulanya merupakan wilayah atau bagian dunia yang ada di sebelah timur, timur eropa sebagai penghasil bahan yang memang sangat diperlukan dan digemari oleh bangsa dari Eropa. Bahan yang dimaksudkan di sini seperti rempah-rempah.

Kejayaan Barat

Dan timbul pertanyaan mengapa orang Eropa menyukai dan memerlukan rempah-rempah? Orang Eropa berusaha sekuat tenaga untuk menemukan daerah penghasil rempah-rempah karena rempah-rempah menjadi komoditas perdagangan yang sangat laris di Eropa.

Daerah penghasil rempah-rempah itu sendiri tidak lain ialah Kepulauan Nusantara. Orang-orang Eropa biasa menyebut daerah tersebut dengan nama Hindia. Mereka berusaha datang ke Kepulauan Nusantara untuk mendapat rempah-rempah. Akan tetapi, di dalam konteks penemuan dunia baru itu selanjutnya ditemukan orang-orang Eropa pada periode penjelajahan samudera, misal Amerika dan daerah lainnya di Asia.

Sejarah umat manusia telah lama mengglobal. Peristiwa suatu tempat sangatlah mungkin untuk terpengaruh atau bisa menjadi dampak dari peristiwa lain yang terjadi di tempat yang cukup jauh.

Begitu pula dengan peristiwa kedatangan bangsa barat ke Indonesia yang dilatarbelakangi oleh peristiwa yang jauh dari Indonesia, misal seperti jatuhnya Konstantinopel di kawasan Laut Tengah tahun 1453.

Serangkaian penemuan dalam bidang teknologi yang juga menjadi faktor penting untuk melakukan pelayaran bangsa Barat menuju tanah hindia/kepulauan Nusantara. Sementara itu, semangat dan dorongan untuk melanjutkan Perang Salib disebut-sebut juga ikut mendorong kedatangan bangsa Barat ke Indonesia.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top