Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

14 Aug 2015

Nilai Semangat Pendiri Negara

Nilai Semangat Pendiri Negara - Semangat mengandung arti tekad serta dorongan hati yang kuat untuk mencapai keinginan maupun hasrat tertentu. Para pendiri negara merupakan contoh yang baik dari orang-orang yang memiliki semangat kuat untuk membuat perubahan, yakni perubahan dari negara terjajah menjadi negara yang merdeka dan sejajar dengan negara lainnya di dunia.

Semangat kebangsaan haruslah tumbuh dan dipupuk dalam diri warga negara Indonesia. Semangat kebangsaan merupakan semangat yang tumbuh pada diri warga negara untuk mencintai dan berani untuk rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.

Seseorang yang memiliki rasa kebangsaan Indonesia, tentu akan memiliki rasa bangga menjadi warga negara Indonesia. Kebanggaan sebagai bangsa itu sendiri bisa kita rasakan, misal ketika teman-teman kita yang berhasil menjuarai olimpiade internasional, sekaligus mengharumkan bangsa Indonesia.

Semangat Bangsa Indonesia

Keberhasilan Bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya juga menjadi salah satu bukti cinta para pahlawan kepada bangsa dan negara. Bukti cinta yang dilandasi oleh semangat kebangsaan diwujudkan dengan pengorbanan jiwa raga.

Segenap pengorbanan dari rakyat tersebut, memang bertujuan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah.

Semangat kebangsaan disebut juga sebagai nasionalisme dan patriotisme. Nasionalisme merupakan paham yang menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus diserahkan kepada negara kebangsaan.

Ada 2 jenis pengertian nasionalisme, yakni :

  1. Nasionalisme dalam arti Sempit. Atau biasa disebut dengan nasionalisme negatif karena mengandung perasaan kebangsaan atau cinta terhadap bangsanya yang sangat tinggi dan berlebihan, sementara itu, memandang rendah terhadap bangsa lain. Nasionalisme dalam arti sempit ini juga disebut dengan Chauvinisme.
  2. Nasionalisme dalam arti Luas. Atau biasa disebut dengan nasionalisme positif. Nasionalisme inilah yang harus dibina bangsa Indonesia karena mengandung makna perasaan cinta yang tinggi atau bangga akan tanah air, namun juga tidak memandang rendah bangsa lainnya.
Patriotisme berasal dari kata patria yang memiliki arti "tanah air". Dari kata patria, lalu diubah menjadi kata patriot yang berarti "seseorang yang mencintai tanah air". Patriotisme berarti semangat cinta tanah air atau sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segalanya untuk mempertahankan bangsanya. Patriotisme muncul setelah lahirnya nasionalisme, akan tetapi antara nasionalisme dan patriotisme pada umumnya diartikan sama.

Jiwa Patriotisme sudah tampak pada sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, antara lain diwujudkan dalam bentuk relanya pahlawan bangsa untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan mengorbankan sepenuh jiwa dan raganya.

Jiwa dan semangat bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan sering juga disebut sebagai jiwa dan semangat 45. Jiwa dan semangat 45 seperti diantaranya :
  1. Pro-patria dan Primus patrialis mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan tanah air.
  2. Jiwa solidaritas dan kesetiakawanan dari berbagai lapisan masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan.
  3. Jiwa toleran atau tenggang rasa antar umat beragama, antar suku, antar golongan serta antar bangsa.
  4. Jiwa tanpa pamrih dan bertanggung jawab
  5. Jiwa ksatria dan jiwa yang besar tidak mengandung balas dendam.
Sikap nasionalisme dan patriotisme dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia untuk menjaga kelangsungan hidup serta kejayaan bangsa dan negara. Salah satu semangat yang dimiliki pendiri negara dalam merumuskan pancasila adalah semangat mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top