Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

27 Aug 2015

Pengertian Suhu dan Kalor

Pengertian Suhu dan Kalor - Tidak sedikit dari kita yang salah mengucapkan, mengartikan atau bahkan tidak tahu yang sebenarnya perbedaan antara suhu dengan kalor/panas.

Sebelum di abad ke-17, banyak yang menganggap jika kalor adalah sebuah zat (benda) yang bisa mengalir atau berpindah dari suatu benda ke benda yang lainnya dengan cara mengalir dari benda yang memiliki suhu tinggi ke benda yang memiliki suhu rendah apabila kedua benda disentuhkan.

Namun, dari pendapat itu, banyak ditentang oleh para ilmuwan, berdasar bukti empirik yang berhasil dikumpulkan.

Suhu dan Kalor

Sebelum memahami istilah yang terkait, ada baiknya untuk memahami pengertian zat. Zat merupakan sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa.

Dalam kenyataannya adalah saat benda diberikan kalor (dari benda yang dingin berubah menjadi benda panas) ternyata benda itu tidak bertambah massanya. Maka, bisa disimpulkan jika kalor bukan sebuah zat.
Kalor merupakan bentuk dari sebuah energi.
Jika tangan kita menyentuh es, maka tangan akan merasakan dingin karena es memiliki suhu yang rendah. Jika tangan kita menyentuh air yang mendidih, maka akan terasa panas karena air panas memiliki suhu yang tinggi.
Suhu merupakan keadaan panas dinginnya suatu benda atau derajat panas pada benda.
Satuan suhu di dalam Sistem Internasional (SI) adalah Kelvin (K), dan satuan suhu yang lainnya yang sering digunakan seperti Celcius (C), Reamur (R) dan Fahrenheit (F). Di dalam kehidupan sehari-hari, di negara kita menggunakan satuan Celcius. Sementara itu, di beberapa negara Eropa seperti Negara Inggris menggunakan satuan Fahrenheit. 
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top