Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

31 Aug 2015

Tenaga Pembentuk Muka Bumi

Tenaga Pembentuk Muka Bumi - Kekuatan yang mengubah kulit bumi ada 2, endogen dan eksogen. Bentuk muka bumi Indonesia merupakan hasil kerja tenaga geogologi.

Jika diamati lebih mendalam, bentuk muka bumi tidaklah rata maupun mendatar, akan tetapi ada yang tinggi dan adapula yang rendah. Perbedaan tegak lurus antara bagian tinggi dengan bagian yang rendah pada permukaan bumi dinamakan relief maupun topografi.

Topografi di Indonesia bergitu bervariasi, seperti lipatan, patahan, gunung, dataran rendah dan tinggi, bukit, pegunungan, basin dan palung.

Tenaga Pembentuk Muka Bumi

Tenaga Endogen

Tenaga Endogen merupakan tenaga atau kekuatan yang berasal dari bagian dalam bumi. Tenaga endogen membangun bentuk muka bumi serta kulit bumi yang meliputi bagian luar permukaan bumi sampai ke bagian dalam bumi.

Kulit bumi terdiri atas lapisan atau bebatuan yang memiliki tebal hingga puluhan kilometer. Tenaga endogen terdiri atas gerak tektonik, vulkanik dan gempa bumi.

Gerak Tektonik merupakan perubahan letak lapisan atau batuan pada kulit bumi baik mendatar maupun vertikal. Berdasar kecepatan dan ukuran luas permukaan bumi yang mengalami perubahan dari gerak tektonik dibedarakn gerakan orogenesa dan gerakan epirogenesa.

Orogenesa/pembentukan pegunungan yakni gerak pada kulit bumi yang relatif cepat dan meliputi daerah yang tak luas. Sementara itu, epirogenesa merupakan gerakan pengangkatan atau penurunan benua dengan perlahan dari kulit bumi yang luas. Gerak orogenesa ini menghasilkan bentukan pada permukaan bumi berupa lipatan dan patahan.

Vulkanisme merupakan peristiwa pergerakan magma di dalam kulit bumi hingga ke permukaan bumi. Vulkanisme juga berhubungan dengan pembentukan gunung api. Magma merupakan batuan cair pijar yang memiliki suhu tinggi terdiri dari berbagai mineral serta mengandung gaas yang larut di dalamnya.

Tenaga Eksogen

Tenaga Eksogen merupakan tenaga/kekuatan yang berasal dari luar bumi. Tenaga eksogen ini biasanya merusak apa yang sudah dibangun dari tenaga endogen sehingga mendapatkan bentuk akhir. Tenaga eksogen dikelompokkan pada pelapukan, pengangkutan, pengikisan dan pengendapan.

Pelapukan dibedakan menjadi 3 :
  1. Pelapukan mekanis, terjadi karena adanya pemuaian dan penyusutan batuan akibat dari naiknya suhu udara pada siang hari dan turunnya suhu di malam hari.
  2. Pelapukan biologi adalah pelapukan batuan yang disebabkan oleh makhluk hidup, misal desakan akar tumbuhan pada batuan.
  3. Pelapukan kimiawi merupakan pelapukan yang merusak batuan sekaligus mengubah susunan kimiawi, yang terjadi karena adanya gas asam arang yang diperoleh dari tumbuhan, udara dan batuan itu sendiri.
Pengangkatan merupakan pemindahan serta penempatan bahan yang telah lapuk dan terkikis.
Pengikisan merupakan gaya perusakan bebatuan di permukaan bumi yang terjadi saat pengangkutan massa batuan hancur pada pelapukan oleh air, angin, gletser ataupun ombak terhadap daerah yang dilaluinya.

Erosi merupakan pengikisan oleh air yang mengalir, sementara itu Abrasi merupakan pengikisan yang disebabkan oleh air laut. Deflasi merupakan bentuk pengikisan oleh udara dan sedangkan Eksarasi pengikisan yangdisebabkan oleh gletser.


“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top