Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

1 Nov 2015

Pengertian, Ciri-ciri/Karakteristik dan Jenis Pantun

Pengertian, Ciri-ciri/Karakteristik dan Jenis Pantun - Di dalam Bahasa Indonesia, ada yang namanya karya sastra. Karya sastra itu terdiri atas banyak contoh seperti cerita pendek (cerpen), puisi dan bahkan pantun. Dan yang akan dibahas di sini adalah Pantun.

Pengertian Pantun

Pantun adalah jenis puisi lama yang luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun ini memiliki ciri khas yakni bersajak 4 larik/baris dan memiliki rima a-b-a-b atau a-a-a-a. Untuk setiap barisnya, pantun mencakup antara 8-12 suku kata.

Pantun dalam bahasa Minangkabau (patuntun) yang memiliki arti petuntun. Di dalam bahasa Jawa, dikenal sebagai (parikan). Sementara itu, di bahasa Sunda, dikenal sebagai (paparikan).

Pantun

Bentuk dari pentun itu sendiri terdiri atas 2 bagian penting, yakni sampiran dan isi. Sampiran merupakan 2 baris pertama dari pantun, yang tak menyangkut atau tidak memiliki hubungan sama sekali dengan isi. Sementara itu, Isi merupakan tujuan dari sebuah pantun tersebut.

Sementara itu, ada bentuk lain dari pantun yakni Karmina dan Talibun yang memang bentuk kembangan dari pantun. Karmina merupakan pantun yang versi pendeknya, (hanya tersaji dengan 2 baris) dan sedangkan Talibun merupakan pantun yang versi panjangnya (terdiri 6 baris atau bahkan lebih).

Ciri-ciri/Karakteristik Pantun

Ciri-ciri yang menjadikan bahwa itu merupakan sebuah pantun adalah sebagai berikut :
  1. 1 bait terdiri 4 baris
  2. Baris 1 dan 2 disebut sebagai sampiran
  3. Baris 3 dan 4 disebut sebagai isi
  4. Bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a
  5. Berjumlah 8-12 suku kata dalam setiap baris

Jenis Pantun

1. Pantun Adat
Pantun adat merupakan pantun yang berangkat dari budaya daerah yang ada di Indonesia, isinya berupa nasihat, himbauan, cerita, dan lain sebagainya. Pantun adat ini juga mencerminkan suatu adat dan karakter dari budaya daerah tertentu.

Menanam kelapa di Pulau Bukum
Tinggi sedepa sudah berbuah
Adat bermula dengan hukum
Hukum bersandar di Kitabullah

2. Pantun Agama
Pantun agama merupakan pantun yang di dalamnya terkandung kata-kata nasihat atau petuah yang memiliki makna mendalam sebagai sebuah pedoman manusia dalam menjalankan hidupnya, yang biasanya berisi dengan kata-kata yang mendorong untuk berbuat baik sesuai dengan agama, baik itu untuk kepentingan pribadi ataupun orang lain.

Banyak bulan perkara bulan
Tidak semulia bulan puasa
Banyak Tuhan perkara Tuhan
Tidak semulia Tuhan Yang Esa

3. Pantun Jenaka
Pantun jenaka merupakan pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar, dan terkadang dijadikan sebagai media untuk bahan saling menyindir di dalam suasana yang penuh dengan keakraban, sehingga tidak akan timbul rasa yang tersinggung, berharap dengan pantun jenaka akan menjadi suasana yang semakin riang.

Jalan-jalan ke rawa-rawa
Jika capai duduk di pohon palem
Geli hati menahan tawa
Melihat katak memakai helm

4. Pantun Kepahlawanan
Pantun kepahlawanan merupakan pantun yang isinya berhubungan dengan semangat penuh kepahlawanan.

Redup bintang haripun subuh
Subuh tiba bintang tak nampak
Hidup pantang mencari musuh
Musuh tiba pantang ditolak

5. Pantun Nasihat
Pantun nasihat merupakan pantun yang isinya penuntun, berisi mengenai penyampaian pesan moral (moral value) yang sarat akan nilai-nilai luhur agama, budaya serta norma sosial di masyarakat.

Jalan-jalan ke kota Blitar
Jangan lupa beli sukun
Jika kamu ingin pintar
Belajarlah dengan tekun

6. Pantun Percintaan
Pantun percintaan merupakan pantun yang berisi mengenai kasih sayang ditujukan kepada orang yang dikasihi.

Coba-coba menanam mumbang
Moga-moga tumbuh kelapa
Coba-coba bertanam sayang
Moga-moga menjadi cinta

7. Pantun Teka-teki
Pantun teka-teki merupakan pantun yang berisikan pertanyaan pada bagian isi yang berfungi meminta orang lain untuk berpikir dan menjawab teka-teki tersebut.

Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk di hidung?


Sumber :
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Pantun
  2. http://www.pantun123.com/2014/04/pantun-adat-daerah-indonesia-terbaik.html
  3. http://www.erabaca.com/2011/12/pantun-agama-pantun-cinta-dan-pantun.html
  4. http://melayuonline.com/ind/culture/dig/808
  5. http://ruangbacabajang.blogspot.co.id/2013/05/ciri-dan-jenis-pantun.html
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top