Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

29 Jan 2016

Ciri-ciri Negara Berkembang


Ads

Ads
Ciri-ciri Negara Berkembang - Pada umumnya, negara berkembang terdapat di Benua Asia, Afrika dan Amerika Latin. Negara-negara yang ada di benua ini pada masa lalu mengalami sejarah yang kelam sebagai negara yang terjajah.

Faktor sejarah ini menjadi salah satu penyebab lambatnya perkembangan negara-negara di benua itu. Negara-negara berkembang pada umumnya memiliki taraf hidup yang rendah, di bawah rata-rata taraf hidup penduduk dunia. Akan tetapi, adapula negara-negara di benua tersebut yang memiliki taraf kehidupan lebih baik, seperti Saudi Arabia, Singapura, Korea Selatan dan Jepang.

Sebagian besar negara-negara berkembang berada pada belahan bumi bagian selatan. Maka dari itu, negara-negara berkembang sering disebut dengan "Negara-Negara Selatan". Meski demikian, tak bisa disimpulkan jika ketertinggalan pembangunan (kemajuan) yang dicapai oleh negara berkembang karena mereka terletak pada bagian belahan bumi selatan.

Pertanian, Ciri-ciri Negara Berkembang
Pertanian, sumber : budidayapetani.com (diedit)

Ciri-ciri Negara Berkembang

1. Tingkat Kehidupan Rendah
Negara berkembang ditandai dengan adanya rata-rata kehidupan penduduknya yang rendah. Hanya sekelompok kecil penduduknya yang memiliki taraf kehidupan memadai. Kesenjangan ekonomi yang terjadi antara kelompok elit dan kelompok miskin sangatlah lebar.

Rendahnya tingkat kehidupan masyarakat negara berkembang ini bisa dilihat dari tingkat pendapatan per kapitanya, keadaan perumahan, sarana kesehatan tingkat pendidikan, angka kematian, angka harapan hidup dan tingkat rasa putus asa masyarakatnya.

2. Tingkat Produktivitas Rendah
Rendahnya tingkat produktivitas menjadi efek lanjut dari rendahnya tingkat kehidupan. Penyebab dari rendahnya produktivitas ini antara lain karena rendahnya kualitas tenaga kerja, kurangnya modal, kurang Sumber Daya Alam (SDA), etos kerja yang rendah, tingkat pendidikan rendah serta manajemen yang kurang baik.

3. Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi
Sekitar 2/3 (dua pertiga) penduduk dunia merupakan penduduk di negara yang berkembang. Penyebabnya ialah pertumbuhan penduduk di negara yang berkembang tinggi. Negara berkembang masih kesulitan dalam menekan angka kelahiran kasar hingga di bawah 20.

4. Angka Beban Ketergantungan Tinggi
Akibat yang timbul dari pertumbuhan yang tinggi menjadi penyebab jumlah anak-anak semakin bertambah. Hal ini yang menyebabkan tingginya angka ketergantungan (dependency ratio) di negara berkembang.

5. Angka Pengangguran Tinggi
Bentuk pengangguran di negara berkembang yang paling utama ialah pengangguran semu dan pengangguran terbuka. Pengangguran semu antara lain tampak dari adanya orang-orang yang bekerja kurang dari apa yang bisa mereka kerjakan dan orang-orang yang bekerja dengan penuh, akan tetapi produktivitasnya begitu rendah.

Sementara itu, pengangguran terbuka tampak dari banyaknya orang-orang yang ingin bekerja, namun tak ada pekerjaan yang tersedia untuk mereka.

6. Ketergantungan pada Produksi Pertanian dan Ekspor Produksi Primer
Sekitar 80% (delapan puluh persen), penduduk negara berkembang tinggal di pedesaan yang di mana pada negara maju hanya sekitar 30%. Jumlah penduduk yang bekerja dalam sektor pertanian sekitar 69% (enam puluh sembilan persen) dan di negara maju hanya sekitar 18%.

Sementara itu, kontribusi dari sektor pertanian terhadap pendapatan nasional sekitar 30% (tiga puluh persen) dan di negara maju hanya sekitar 5%. Nilai ekspor dari produksi primer (hasil-hasil pertanian dan pertambangan) mencapai 70% dari nilai ekspor keseluruhan. Negara maju kegiatan ekspornya lebih banyak dari produksi sekunder dan tersier (perdagangan, industri dan jasa).

7. Ketergantungan dalam Hubungan Internasional
Ketimpangan yang mencolok di berbagai bidang antara negara maju dan negara berkembang menyebabkan negara maju bisa mengendalikan perekonomian negara-negara berkembang. Hal ini berakibat negara-negara berkembang mudah didikte oleh negara-negara yang sudah maju.

Kehidupan negara-negara berkembang banyak yang tergantung dari pinjaman negara-negara maju. Sebagian besar negara-negara di dunia adalah negara miskin dan berkembang.


Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top