Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

11 Jan 2016

Faktor Ekonomi Penyebab Utama Putus Sekolah

Faktor Ekonomi menjadi Penyebab Utama Meningkatnya Angka Putus Sekolah - Hal yang menjadi begitu sangat penting dan tidak akan ditinggalkan di dalam benak dan selalu terfikirkan oleh diri seseorang yang begitu menjadi beban ialah faktor ekonomi.

Faktor ekonomi ini menjadi beban yang sangat berat karena tidak hanya menitikberatkan pada 1 (satu) sisi saja, akan tetapi juga memberatkan kepada masalah-masalah yang lain, dan apabila masalah tersebut tidak teratasi, bukan tidak mungkin akan timbul masalah yang lain dengan potensi tekanan yang lebih berat bagi seseorang tersebut.

Faktor ekonomi memang sangat berpengaruh, karena di mana secara tidak langsung menyangkut tentang kelangsungan hidup manusia.

Akan tetapi, yang akan kita bahas di sini mengapa faktor ekonomi dianggap sebagai penyebab utama meningkatnya angka putus sekolah?


Ekonomi
Sumber : kompasiana.com (sudah diedit oleh Admin)
Secara intinya, faktor ekonomi ini memang menjadi faktor penyebab paling dominan adanya putus sekolah. Ini bukan sebuah mitos atau apapun, ini memang fakta yang terjadi langsung di lapangan, hal ini bisa dirasakan dan dilihat dari tingginya angka rakyat miskin di Indonesia yang rata-rata anaknya tidak bersekolah atau putus sekolah karena tidak ada biaya.

Jawaban :
Kurangnya ekonomi dari orang tua ini yang di mana tidak adanya penghasilan tetap/tidak memiliki pekerjaan atau tidak adanya lapangan pekerjaan, kurangnya minat dalam meraih pendidikan atau mengenyam pendidikan dari anak didik itu sendiri, bahkan dari faktor lingkungan baik itu merupakan dari perbuatan atau pergaulan sehari-hari dengan temannya yang sebaya maupun dari lingkungan yang lain, kurangnya motivasi dan pengawasan dari orang tua yang disebabkan karena orang tua tidak pernah mengenyam pendidikan dan tidak memahami arti penting pendidikan bagi kehidupan bangsa dan bernegara juga merupakan penyebab kasus anak putus sekolah.

Dalam hal ini, bisa diambil kesimpulan jika banyak anak tak bersekolah karena tidak ada biaya.

Padahal, mengenyam pendidikan itu sangat penting, karena dengan pendidikan kita memiliki nilai moral dan ilmu yang lebih dan bermanfaat sehingga bisa digunakan di masa mendatang dengan jangka waktu yang panjang.

Dengan adanya pendidikan, tidak ada kata merugi, melainkan hanya muncul kata menguntungkan karena dengan pendidikan memang orang-orang bisa menjadi berilmu.

Tidak sedikit memang yang mengatakan bahwa pendidikan itu kurang ada manfaatnya, padahal manfaat dari pendidikan itu sangatlah besar, bahkan jika kita lihat dari semua sisi, pendidikanlah yang paling utama dalam menyelesaikan masalah kehidupan.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top