Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

18 Jan 2016

Pengertian Hukum Menurut Para Ahli


Ads

Ads
Pengertian/Definisi Hukum Menurut Para Ahli (Pakar Hukum) - Ada beberapa pakar dan sarjana hukum yang tak bersedia untuk memberikan batasan atau definisi dari hukum, hal ini dikarenakan hukum memiliki terlalu banyak segi dan seluk beluknya.

Para pakar yang tidak memberikan definisi dari hukum ialah Apeldoorn, Lemaire, dan Immanuel Kant.

Sebagai pegangan untuk memahami lebih dalam apa itu hukum, ada definisi hukum yang bisa dijadikan sebagai suatu pedoman. Di bawah ini beberapa definisi hukum menurut para pakar hukum, antara lain :

Hukum

1. Grotius, dalam "De Jure Belli ac Facis (1625)"
Hukum adalah peraturan tentang perbuatan moral yang dijamin keadilan.

2. Van Vallenhoven, dalam "Het Adatrecht van Nederlands Indie"
Hukum adalah suatu gejala pergaulan hidup yang bergolak terus-menerus dalam keadaan lentur dan membentur tanpa henti-hentinya dengan gejala-gejala lainnya.


3. Utrech, dalam bukunya berjudul "Pengantar dalam Hukum Indonesia"
Hukum adalah himpunan-himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah dan larangan-larangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu.

4. Leon Duguit
Hukum adalah aturan tingkah laku para anggota masyarakat, aturan-aturan yang daya penggunaannya pada saat tertentu diindahkan oleh suatu masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama dan yang jika dilarang menimbulkan reaksi bersama terhadap orang yang melakukan pelanggaran itu.

5. S.M. Amin, S.H.
Hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri dari norma dan sanksinya itu disebut hukum. Tujuan hukum itu adalah mengadakan ketertiban dalam pergaulan manusia, sehingga keamanan dan ketertiban terpelihara.

6. J.C.T. Simorangkit, S.H. dan Woerjonosastropranoto, S.H.
Hukum adalah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa, yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib. Pelanggaran terhadap peraturan-peraturan tadi mengakibatkan diambilnya tindakan yaitu dengan hukuman tertentu.

7. M.H. Tirtaatmadjaja, S.H.
Hukum adalah semua aturan yang harus diturut dalam tingkah laku tindakan-tindakan dalam pergaulan hidup dengan ancaman mesti mengganti kerugian. Jika melanggar aturan itu, akan membahayakan diri sendiri atau harta, umpamanya orang akan kehilangan kemerdekaannya atau didenda.


Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top