Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

24 Jan 2016

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan - Pertumbuhan dan perkembangan yang ada pada tumbuhan dimulai sejak terbentuknya zigot yang ada di dalam bakal buah. Pertumbuhan pada tumbuhan diawali dengan pembentukan zigot dalam bakal buah dan perkembangan embrio di dalam biji.

Apabila lingkungan menguntungkan, maka embrio di dalam biji akan tumbuh dan membentuk jaringan yang berbeda. Jaringan berkembang ke arah pembentukan alat-alat tubuh atau organ tumbuhan, misal akar, batang dan daun.

Organ-organ tersebut memiliki susunan dan bentuk yang berbeda sesuai dengan fungsinya masing-masing. Berbagai organ itu bekerja sama dalam mendukung kehidupan organisme sehingga tetap hidup dan berkembang biak, terbentuk bunga, buah dan biji.

Tumbuhan
Tumbuhan, sumber : bintang.com

A. Fase Perkembangan Embrio

Fase perkembangan embrio dimulai dari pembelahan inti sel menjadi dua, yakni sel basal yang membentuk badan pendukung embrio dan sel terminal yang terus membelah membentuk 3 (tiga) lapisan. Lapisan luar membentuk epidermis, bagian kutub atas ini menghasilkan meristem pucuk batang, sementara itu bagian kutub bawah menghasilkan meristem ujung akar.

B. Pertumbuhan Primer

Daun yang pertama kali muncul disebut dengan kotiledon. Kotiledon ini berfungsi dalam memasok makanan sementara untuk pertumbuhan pertama pembentukan organ-organ hingga terbentuk daun. Jaringan meristem pucuk terletak di bagian tengah pucuk batang di atas kotiledon yang disebut dengan epikotil.

Pertumbuhan meristem pucuk batang menghasilkan sel-sel yang membentuk jaringan dasar, jaringan pengangkut dan jaringan epidermis, selanjutnya akan menyusun batang, daun, bunga dan buah.

Bagian yang terdapat di bawah kotiledon disebut dengan hipokotil. Akar embrionik di bagian ujung bawah hipokotil disebut dengan radikel atau bakal akar. Pertumbuhan di ujung akar (meristem akar) menghasilkan sel-sel yang membentuk jaringan dasar, jaringan pengangkut dan jaringan epidermis yang selanjutnya membentuk akar.

C. Pertumbuhan Sekunder

Pertumbuhan Sekunder adalah pertumbuhan melebar akibat sel-sel yang membelah pada meristem lateral atau kambium. Pembelahan kambium ke arah dalam menghasilkan xilem dan pembelahan ke luar menghasilkan floem.

Pembelahan sel-sel kambium menyebabkan tumbuhan menjadi membesar. Tumbuhan terus meninggi dan membesar sesuai dengan kemampuan akar dalam menyerap air dan zat-zat mineral dari dalam tanah dan kemampuan menghasilkan makanan di daun

Beberapa tumbuhan terus tumbuh meninggi dan membesar, semisal pada tumbuhan menahun. Beberapa tumbuhan lain, pertumbuhan terhenti pada masa tertentu. Sekalipun demikian, tumbuhan tetap memproduksi makanan dan menyerap zat-zat yang dibutuhkan untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dan sebagai perkembangbiakan.

D. Fase Perkembangbiakan

Saat organisme telah mencapai masa dewasa, maka fase selanjutnya ialah berkembang biak. Fase perkembangbiakan ini ditandai dengan terbentuknya alat-alat perkembangbiakan. Di dalam tumbuhan berbiji, pembentukan alat-alat kelamin tumbuhan terjadi pada bunga.

Pada tumbuhan yang tak berbiji, termasuk lumut dan paku, perkembangbiakan berlangsung dengan pembentukan gamet maupun dengan pembentukan spora. Perkembangbiakan dengan gamet maupun spora bisa berlangsung secara bergiliran dalam 1 (satu) siklus hidup atau disebut dengan pergiliran keturunan atau metagenesis.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top