Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

11 Feb 2016

Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia


Ads

Ads
Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia - Kita sebagai makhluk hidup, sebagai manusia, sepatutnya untuk tidak sekali-kali melupakan sejarah dari mana asal mula dan sebab musababnya sehingga kita berhasil berada di dunia ini, tepatnya di Negara Indonesia.

Manusia sekarang bukan keturunan yang berasal dari Pithecanthropus atau Meganthropus. Kita, di sini merupakan keturunan manusia dari jenis Homo Sapiens.

Seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya, jika manusia Homo Sapiens ini yang ciri-cirinya mirip dengan manusia zaman sekarang ini. Lantas, tahukah kalian, darimana asal mula nenek moyang bangsa Indonesia?

Menurut penyelidikan yang dilakukan oleh para ahli, nenek moyang Bangsa Indonesia bukan asli dari Indonesia. Jenis manusia Homo Sapiens ini terbagi atas 3 (tiga) subspesies atau ras.

A. Ras Mongoloid
Ras Mongoloid merupakan istilah yang pernah digunakan dalam menunjukkan fenotipe umum dari sebagian besar penghuni di Asia Utara, Asia Timur, Asia Tenggara, Madagaskar di lepas pantai timur Afrika, beberapa bagian India Timur Laut, Eropa Utara, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oceania.

Anggota dari ras Mongoloid, juga disebut dengan "berkulit kuning", walaupun hal ini tidak selalu benar.

Misalkan, ada yang mengatakan jika orang Indian yang ada di Amerika "berkulit merah", sedangkan orang Asia Tenggara sering dikatakan "berkulit coklat", coklat muda hingga coklat gelap.

Ciri khas utama yang dilihat dari Ras Mongoloid ini ialah rambut yang berwarna hitam lurus, bercak mongol pada saat lahir, serta kelopak mata yang unik, disebut dengan istilah mata sipit. Selain itu, perawakan Ras Mongoloid juga seringkali berukuran lebih kecil dan pendek dibandingkan dengan Ras Kaukasoid.

Ciri-ciri Ras Mongoloid :

  1. Berkulit kuning
  2. Tinggi badan cukup
  3. Hidung menonjol sedikit (tidak mancung, akan tetapi juga tidak pesek)
  4. Menyebar ke Asia Tengah, Asia Timur, Asia Selatan, dan Asia Tenggara

B. Ras Kaukasoid
Istilah dari Ras Kaukasoid ini pernah dipakai dulu untuk menunjukkan fenotipe umum dari sebagian besar penghuni Eropa, Afrika Utara, Timur Tengah, Pakistan, serta India Utara.

Keturunan mereka juga menetap di Australia, Amerika Utara, sebagiannya dari Amerika Selatan, Afrika Selatan dan Selandi Baru. Anggota dari Ras Kaukasoid ini biasa disebut dengan "berkulit putih", walau tak sepenuhnya hal ini selalu benar.

Oleh beberapa pakar, misalkan orang Ethiopia dan orang Somalia, yang tengkoraknya mirip dengan tengkorak Kaukasoid, dianggap sebagai dan termasuk ras tersebut, meski mereka memiliki rambut yang keriting serta berkulit hitam, padahal ciri tersebut ini menentukan ke dalam Ras Negroid.

Ciri-ciri Ras Kaukasoid :
  1. Berkulit putih
  2. Berbadan tinggi
  3. Berbadan jangkung
  4. Hidung mancung
  5. Menyebar di Eropa dan Asia kecil (Timur Tengah)

C. Ras Negroid

Ras Negroid
Ras Negroid, sumber : ady-dkk.blogspot.com
Ras Negroid merupakan istilah yang pernah dipakai dulu dalam menunjukkan fenotipe umum dari sebagian besar penghuni benua Afrika di sebelah selatan gurun Sahara. Keturunan mereka banyak mendiami di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Timur Tengah.

Dari segi fenotipe, ciri khas utama dari anggota Ras Negroid ini ialah kulit yang berwarna hitam dan memiliki rambut keriting.

Meski anggota Ras Khoisan dan Ras Australoid juga memiliki fenotipe kulit hitam dan rambut yang keriting, mereka tidak dianggap sebagai Ras Negroid.

Ciri-ciri Ras Negroid :
  1. Berkulit hitam
  2. Bibir tebal
  3. Rambut keriting
  4. Menyebar di Afrika, Australia, dan Iran

Hasil dari penyelidikan Von Hiene Geldern mengenai penyebaran kapak persegi, menyimpulkan jika jenis manusia Homo Sapiens bukanlah asli berasal dari Negara Indonesia.

Nenek moyang Bangsa Indonesia itu sendiri berasal dari daerah Campa, Cochin China, Kamboja, dan daerah-daerah di sepanjang pantai Teluk Tonkin. Sementara itu, jika dilihat dari pangkal kebudayaannya, mereka berasal dari wilayah Yunnan di Tiongkok Selatan. Mereka termasuk ke dalam rumpun bangsa Austronesia.

Rumpun bangsa Austronesia terdiri atas 2 (dua) subspesies/ras, yakni Ras Mongoloid dan Ras Austro Melanesoid. Mereka inilah yang menjadi nenek moyang dari bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top