Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

16 Feb 2016

4 Macam Faktor Interaksi Sosial

4 Macam Faktor Interaksi Sosial - Munculnya proses interaksi dikarenakan dari kepentingan seseorang akan adanya orang lain. Kepentingan tersebut berhubungan dengan bidang kehidupan manusia, yakni ekonomi, politik, sosial, dan moral.

Interaksi Sosial
Interaksi Sosial, sumber : emaze.com

A. Kepentingan Ekonomi

Kepentingan ekonomi merupakan kepentingan seseorang yang saling bergantung kepada satu sama lainnya. Hubungan ini di dalam perdagangan dan kebutuhan pemenuhan makanan, sandang, dan papan.

Interaksi dalam ekonomi bisa kita jumpai di tempat-tempat umum seperti pasar atau tempat perbelanjaan, di tempat yang terciptanya proses interaksi ekonomis.

Selain kepentingan ekonomis yang berbentuk barang, kepentingan ekonomis lainnya terlihat dalam bentuk jasa. Misal seperti banyaknya organisasi yang menawarkan jasa kepada masyarakat umum, seperti halnya lembaga belajar, bank, rumah sakit, event organizer, jasa paket atau biasa disebut kurir, hingga jasa cuci.

Semua produk jasa juga termasuk ke dalam interaksi ekonomi. Secara umum, interaksi ekonomi ini ditandai dengan adanya hubungan yang terjalin antara 2 (dua) individu atau antara individu dengan lembaga yang menggunakan proses transaksi uang.

B. Kepentingan Politik

Jenis kepentingan ini digunakan oleh para anggora pemerintahan dan para anggota partai politik dalam menjalankan kekuasaan negara. Di dalam kepentingan politik juga terdapat kepentingan pertahanan dan keamanan. Kepentingan ini secara umum ditandai dengan adanya proses transaksi politis serta kesepakatan dalam menjalankan negara.

C. Kepentingan Sosial

Di dalam kepentingan sosial, seseorang akan selalu merasa ingin mendapatkan tempat atau bisa dikatakan kedudukan di dalam masyarakat. Kepentingan ini nantinya akan menimbulkan interaksi di dalam masyarakat karena kedudukan seseorang itu ditentukan oleh pengakuan dari masyarakat yang ada di sekitarnya. Jadi, mencari kedudukan tanpa adanya pengakuan masyarakat sangatlah tidak mungkin terjadi.

D. Kepentingan Moral

Kepentingan moral ini memiliki arti jika kepentingan yang berangkat atau berasal dari keprihatinan akan rendahnya situasi moralitas masyarakat di wilayah tertentu.

Situasi yang demikianlah yang akan menggugah para pemerhati sosial untuk mencoba menggalang kegiatan moral sehingga mutu masyarakat menjadi meningkat dan berkualitas.

Contoh dari kepentingan moral ini yakni dalam siar agama, pelatihan keterampilan masyarakan serta pembinaan masyarakat yang diberikan oleh pemerintah.

Tujuan dari kegiatan tersebut agar masyarakat di wilayah tersebut menjadi lebih sadar dan pada diri mereka akan merasakan timbul untuk bergerak lebih maju bersama dengan masyarakat yang berada di wilayah lain dalam membangun bangsa.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top