Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

4 Feb 2016

Jenis-jenis Termometer berdasarkan Bahannya

Jenis-jenis Termometer berdasarkan Bahannya - Setelah mempelajari termometer khusus yang terdiri atas : termometer badan/klinis/demam, termometer ruangan, termometer maksimum-minimumm yang di mana termometer khusus tersebut berdasarkan keperluan tertentu, maka sekarang, untuk kita mempelajari jenis termometer berdasarkan bahannya.

Termometer
Termometer, sumber : alatukur.web.id

Jenis-jenis Termometer berdasarkan Bahannya

1. Termometer Zat Cair dalam Gelas/Kaca
Yang termasuk termometer ke dalam jenis ini merupakan termometer yang memiliki skala celcius, fahrenheit, reamur, kelvin, termometer badan, termometer ruangan dan termometer maksimum-minimum.

2. Termometer Gas
Termometer gas terdiri atas bola kaca yang berisi gas yang telah dihubungkan dengan manometer. Prinsip kerjanya ialah jika bola gas terkena panas, maka gas yang ada pada tabung kaca akan memuai dan menekan zat cair (air raksa atau Hg) yang berada pada manometer.

Kenaikan zat cair itulah yang digunakan untuk mengetahui suhu pada sekitar bola kaca.


3. Termokopel
Termokopel ini terdiri atas 2 (dua) kawat logam yang membentuk rangkaian tertutup dan terhubung pada Voltmeter untuk menunjukkan skalanya.

Ujung kawat pertama ini dicelupkan pada es sehingga suhunya menjadi tetap dan ujung yang satunya untuk menguji panas benda (misal tungku pemanas). Dari kedua ujung kawat penghantar ini akan terjadi beda potensial yang bisa diukur menggunakan voltmeter.

4. Termometer Hambatan Listrik
Logam memiliki sifat yang apabila suhunya naik, maka hambatannya akan bertambah. Sifat ini yang bisa digunakan untuk mengetahui kenaikan suhu benda. Untuk mengetahui besarnya kenaikan suhu di kedua ujung loga, dihubungkanlah dengan ohmmeter.

Cara menggunakannya ialah dengan menempelkan logam tersebut pada benda panas yang ingin diketahui suhunya.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top