Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

28 Feb 2016

Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi, Distribusi dan Konsumsi


Ads

Ads
Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi, Distribusi dan Konsumsi - Masalah pokok yang dihadapi oleh semua orang dan tak akan pernah luput ialah dengan langkanya alat pemuas kebutuhan dibandingkan kebutuhan yang tidak terbatas.

Maka dari itu, manusia harus pandai-pandai untuk menentukan segala kebutuhan mana yang memang harus untuk dipenuhi terlebih dahulu dengan alat pemuas yang tersedia.

Agar masyarakat mampu membuat suatu pilihan yang terbaik, manusia harus memperhatikan prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi bisa dijabarkan sebagai berikut :
  1. Dengan pengorbanan tertentu, manusia akan berusaha dalam mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya.
  2. Untuk memperoleh hasil tertentu, manusia akan berusaha untuk melakukan pengorbanan yang sekecil-kecilnya.
Semua tindakan ekonomi, apakah itu menghasilkan barang (kegiatan produksi), menyalurkan barang kepada pihak yang membutuhkan (kegiatan distribusi), ataupun menggunakan barang tersebut dalam pemenuh kebutuhan (kegiatan konsumsi), harus selalu didasarkan pada prinsip ekonomi.

Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi, Distribusi dan Konsumsi
Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi, Distribusi dan Konsumsi

1. Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi
Produksi merupakan kegiatan menciptakan atau menambah guna suatu barang. Dalam melakukan kegiatannya, produsen harus selalu berpedoman dengan prinsip ekonomi.

Ia akan berusaha untuk memproduksi barang serta jasa untuk mendapatkan keuntungannya yang sebesar mungkin dengan sarana produksi yang dimiliki olehnya.

Dalam melakukan suatu kegiatan produksi, diperlukan beberapa faktor produksi seperti diantaranya faktor alam, tenaga kerja, modal, serta wirausaha. Para produsen saat memproduksi barang harus benar-benar memperhatikan aspek dari segi efektifitas dan sari segi efisiensi karena faktor-faktor produksi tersebut sangatlah terbatas.

Prinsip ekonomi tersebut bisa dilihat dalam tindakan memproduksi barang-barang yang bermutu, memproduksi barang yang banyak digemari oleh masyarakat, mencari bahan baku serta tenaga kerja yang murah, memproduksi barang yang harganya bisa dijangkau oleh masyarakat, memproduksi barang dengan teknologi yang tepat guna serta memberikan pelayanan jasa yang baik.

Beberapa contoh penerapan dari prinsip ekonomi di dalam kegiatan produksi, antara lain sebagai berikut :
  • Hanya memproduksi barang/jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu, sebelumnya produsen harus terlebih dahulu melakukan pengamatan pasar sehingga tidak akan salah dalam menentukan barang yang akan diproduksi.
  • Menetapkan harga barang/jasa yang bisa menghasilkan keuntungan besar, akan tetapi masih terjangkau dengan baik oleh para pembeli.

2. Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi
Dalam melakukan suatu kegiatannya, distributorpun selalu berpedoman dengan prinsip ekonomi. Ia akan membeli barang kepada produsen dan menyalurkannya kepada para konsumen dengan cara serta berusaha untuk mendapatkan keuntungan sebesar mungkin baginya.

Penerapan prinsip ekonomi bagi distributor pada prinsipnya ialah bisa menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen secara tepat, cepat serta dengan biaya yang murah akan tetapi tetap mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Beberapa contoh penerapan prinsip ekonomi yang ada pada kegiatan produksi, antara lain sebagai berikut :
  • Berusaha untuk memperoleh barang dengan harga yang murah dan menjual kembali kepada pembeli atau konsumen dengan harga yang lebih mahal untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar mungkin, akan tetapi tetap dengan memperhatikan daya beli konsumen.
  • Memberikan pelayanan dengan sebaik mungkin berdasarkan etika sesuai seperti contohnya keramahan, tutur kata yang baik, bersiap sopan serta tanpa adanya niat untuk membohongi para konsumen.
3. Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi
Konsumsi merupakan suatu kegiatan untuk menghabiskan atau mengurangi guna dari suatu barang. Seperti halnya produsen serta distributor, dalam melakukan suatu kegiatannya, konsumen harus selalu untuk berpedoman pada prinsip ekonomi.

Dalam mengonsumsi barang nan jasa, konsumen juga perlu untuk bertindak secara cermat serta efisien. Dengan kata lain, konsumen juga harus menerapkan prinsip ekonomi dalam melakukan setiap tindakan ekonomi yang ia jalani.

Bagi para konsumen, dengan menerapkan prinsip ekonomi bisa mengendalikan laju keinginannya yang bisa dibilang tidak terbatas.Prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi merupakan dasar cara berfikir untuk mendapatkan kepuasan atas barang maupun jasa yang sebesar-besarnya dengan anggaran atau pengorbanan tertentu.

Ia akan berusaha selalu mengonsumsi barang dan jasa untuk mendapatkan kepuasannya sebesar mungkin. Beberapa contoh penerapan dari prinsip ekonomi di dalam kegiatan konsumsi, antara lain :
  • Menyusun daftar barang/jasa yang mereka butuhkan dengan urutan dari yang paling terpenting hingga yang tidak terlalu penting.
  • Mengonsumsi barang/jasa mulai dari urutan teratas pada daftar skala prioritas sesuai dengan kebutuhan yang telah disusun.
  • Berusaha untuk menyisihkan penghasilannya untuk ditabung.
Dengan demikian, bisa kita simpulkan apabila semua kegiatan ekonomi, entah itu kegiatan produksi, distribusi, atau konsumsi harus berlandaskan dengan prinsip ekonomi.

Akan tetapi, perlu untuk diingat jika keuntungan/kepuasan yang besar jangan sampai diperoleh dengan menghalalkan segala cara, akan tetapi selalu berpedoman dengan etika yang berlaku dan didasari dengan moral yang baik dari para pelakunya.


Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top