Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

18 Mar 2016

Pengertian, Jenis, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Kabel UTP

Pengertian, Jenis, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Kabel UTP - Kabel Twisted Pair atau Twisted Pair Cable merupakan sebuah bentuk model dari suatu kabel di mana 2 (dua) konduktornya digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau bahkan meniadakan dari adanya gangguan elektromagnetik yang ada dari luar, seperti contohnya adalah radiasi elektromagnetik yang berasal dari Kabel UTP dan Crosstalk di antara pasangan kabel yang saling berdekatan satu sama lainnya.

Pengertian Kabel UTP

Kabel Unshielded Twisted-Pair atau biasa disingkat dengan nama Kabel UTP, merupakan suatu jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar dari tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal.

Kabel UTP

Kabel UTP merupakan salah satu jenis kabel yang paling umum dan seringkali digunakan dalam jaringan berbasis lokal (LAN/Local Area Network), karena jika dilihat dari segi harga, memang kabel UTP ini memiliki harga yang terjangkau, fleksibel, serta kinerja yang ditunjukkan oleh kabel ini relatif bagus.

Di dalam kabel UTP itu sendiri terdapat insulasi 1 (satu) lapis yang berfungsi untuk melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan yang bisa saja terjadi. Akan tetapi, tidak seperti halnya kabel STP (Shielded Twisted-Pair), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari adanya interferensi elektromagnetik.

Fungsi Kabel UTP

Fungsi dari kabel UTP ini bisa digunakan sebagai salah satu kabel untuk jaringan berbasis lokal (LAN/Local Area Network) di dalam suatu sistem network/jaringan komputer, dan pada umumnya, kabel UTP ini memiliki impedansi yang kurang lebih sekitar 100 ohm, dan itu juga dibagi menjadi ke dalam beberapa kategori, di mana kategori tersebut berdasarkan kemampuannya dalam menghantarkan suatu data.

Di dalam suatu perusahaan atau perkantoran yang memiliki banyak komputer bekerja dalam 1 (Satu) waktu, tentunya dengan adanya kabel UTP ini menjadi sangat diperlukan dalam membangun sebuah jaringan antara komputer yang satu dengan komputer lainnya. Dengan adanya kabel UTP ini, hubungan yang terjalin antara komputer bisa menjadi lebih efisien dalam pemakaiannya.

Dengan melalui jaringan LAN (Local Area Network), kantor bisa mentransfer data dari berbagai komputer yang saling terhubung atau saling tersambung menjadi sangat cepat dan mudah. Sebagian kantor dan perusahaan biasanya telah menggunakan kabel jenis ini dalam membuat suatu jaringan antar komputer yang ada di wilayah kerja milik mereka.

Jenis Kabel UTP

  • Category 1 (Cat1) = Kualitas suara analog.
    • Pada fungsi kabel UTP yang ada di kategori pertama ini biasanya untuk digunakan sebagai suatu komunikasi analog. Pada kategori yang pertama ini, kecepatan transfer yang dihasilkan merupakan kecepatan yang paling lambat apabila dibandingkan dengan kategori kabel yang lain. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat1 ini membuatnya kurang sesuai jika digunakan sebagai salah satu kabel dalam mentransmisikan data digital yang ada di dalam jaringan komputer, dan karena itulah kabel ini memang tak pernah digunakan dalam melakukan tujuan itu.
  • Category 2 (Cat2) = Transmisi suara digital hingga 4 megabit dalam 1 detiknya.
    • Kabel UTP kategori kedua ini memiliki fungsi untuk komunikasi suara secara digital serta juga bisa menghubungkan suatu proses transfer data. Seringnya, dari kabel ini biasanya digunakan dalam menghubungkan node-node yang ada di dalam jaringan dengan teknologi Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat2 ini kurang cocok apabila digunakan sebagai kabel jaringan yang ada pada masa kini.
  • Category 3 (Cat3) = Transmisi data digital hingga 16 megabit dalam 1 detiknya.
    • Dengan menghubungkan kabel UTP ini dengan konfigurasi dari 4 (empat) pasang kawat kabel yang saling berpilin serta dilapisi oleh insulasi pelindung, kabel yang ada pada kategori 3 ini bisa berfungsi sebagai protokol. Cat3 ini merupakan kabel yang memiliki kemampuan paling rendah (apabila dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet), karena memang kabel Cat3 ini hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Seringnya, kabel dari jenis ini biasanya digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang memiliki kecepatan hingga 4 megabit per detik, sebagai pengganti dari kabel Cat2.


  • Category 4 (Cat4) = Transmisi data digital hingga 20 megabit dalam 1 detiknya.
    • Kabel UTP yang ada pada kategori 4 ini memiliki kecepatan yang terhitung lebih cepat, sehingga kabel yang ada pada kategori 4 ini bisa mendukung dari jalannya suatu jaringan internet. Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau 24-gauge di dalam konfigurasi 4 (empat) pasang kawat yang dipilin (twisted pair) di mana dilindungi oleh insulasi. Kabel ini bisa mendukung dalam jaringan ethernet 10BaseT, akan tetapi, seringnya digunakan di dalam jaringan IBM Token Ting 16 megabit per detik.
  • Category 5 (Cat5) = Transmisi data digital hingga 100 megabit dalam 1 detiknya.
    • Kabel Cat5 ini merupakan kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan kabel UTP Cat4, yang memang didesain guna mendukung suatu komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit per detiknya. Kabel ini distandarisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA), dan Telecommunication Industry Association (TIA). Kabel Cat5 ini mendukung dari segala bentuk jaringan Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet (100BaseT), bahkan hingga Gigabit Ethernet (1000BaseT). Kabel ini menjadi kabel yang paling populer karena kabel serat optik yang lebih baik harganya hampir mencapai 2 kali lipat lebih mahal jika dibandingkan dengan kabel Cat5. Kabel Cat5 ini kabel yang disarankan bagi semua instalasi jaringan.
  • Enhanced Category 5 (Cat5e) = Transmisi data digital hingga 1000 megabit dalam 1 detiknya.
    • Kabel ini merupakan kabel versi perbaikan dari kabel UTP Cat5, di mana menawarkan kemampuan yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Cat5 biasa. Kabel ini juga mampu mendukung dalam frekuensi hingga 250 MHz, di mana direkomendasikan dalam penggunaan dalam jaringan Gigabit Ethernet meskipun memang menggunakan kabel UTP Cat6 lebih disarankan untuk mencapai kinerja yang lebih tinggi.
  • Category 6 (Cat6) = Kabel ini mendukung dalam proses transmisi data di frekuensi 250MHz.
    • Kabel ini bisa berfungsi dalam jangka waktu yang lebih lama. Kabel ini juga bisa melakukan transfer data dan suara menjadi lebih cepat dengan jangka waktu perjalanan fungsi yang memang cukup lama.
  • Category 7 (Cat7) = Kabel ini mendukung dalam proses transmisi data di frekuensi 600 MHz.
    • Kabel di kategori ini merupakan jenis kabel yang tercepat dalam mentransfer suatu data dengan kecepatan hingga 1000 Mbps.

Kabel UTP Category 5 (Cat5)
Kabel UTP Category 5 (Cat5), sumber : id.wikipedia.org

Di antara semua kabel yang tercantum di atas, kabel Enhanced Category 5 (Cat5e) serta Category 5 (Cat5) merupakan salah satu jenis kabel yang cukup populer dan banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel UTP

Kelebihan Kabel UTP
  1. Harganya yang murah sehingga bisa dijangkau dengan mudah, dan membuat kabel UTP ini banyak digunakan.
  2. Kabel UTP memiliki diameter yang lebih kecil jika dibandingkan dengan Kabel STP, sehingga kabel ini mudah dalam proses instalasi suatu jaringan.
  3. Kabel yang lebih fleksibel dari kabel STP, karena kabel ini tidak memiliki pelindung alumunium foil yang menyelubungi dari kabel itu sendiri.
  4. Proses pemeliharaan dari kabel jaringan UTP ini cukup mudah, cocok dan banyak digunakan di dalam ruangan.

Kekurangan Kabel UTP
  1. Kabel UTP biasanya mudah terkena gangguan interferensi elektromagnetic yang berasal dari perangkat lain.
  2. Kabel ini termasuk ke dalam kategori kabel "unshielded" sehingga kabel menjadi lebih mudah terkelupas.
  3. Tidak cocok bagi skala besar (seperti contohnya perusahaan yang menggunakan suhu tinggi dalam produksinya).
  4. Jarak jangkauan dari kabel UTP ini cukup terbatas, yakni dalam kisaran 100 meter, sehingga kabel jenis ini masih kalah saing dengan jenis kabel lainnya, termasuk kabel fiber optik serta kabel coaxial.
  5. Transmisi data yang dimiliki oleh Kabel UTP ini bisa dikatakan cenderung lambat, sehingga bagi kebanyakan orang akan lebih memilih kabel fiber optik yang terkenal akan kecepatannya.

Referensi :
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Pasangan_berpilin
  2. http://www.chicagoboothbsg.com/content/6-pengertian-dan-fungsi-kabel-utp
  3. https://saktioferdian.wordpress.com/2014/06/23/kelebihankekurangan-kabel-utpstp
  4. http://tech.dbagus.com/kelebihan-dan-kekurangan-kabel-utp-beserta-pengertiannya
  5. Buku Jaringan Dasar (Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan) Kurikulum 2013 Kelas X Semester 1

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top