Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

27 Apr 2016

Dampak Negatif Apabila Tidak Sarapan


Ads

Ads
Dampak Negatif Apabila Tidak Sarapan - Anda jarang sarapan? Ternyata, apabila Anda tidak pernah sarapan, justru banyak akibat atau bahaya atau efek samping yang nantinya akan mengintai Anda!

Mengapa sarapan menjadi salah satu bagian terpenting di dalam kehidupan kita?

Mungkin pertanyaan tersebut kerap kali menjadi penasaran bagi sebagian orang Indonesia akan pentingnya sarapan. Terkadang, sebagian besar orang Indonesia belum paham dan belum tahu betul apa sebenarnya manfaat yang didapat dari sarapan tersebut.

Jika kita membicarakan soal sarapan, bisa dianggap jika sarapan merupakan salah satu hal yang wajib bagi setiap orang. Hal ini tentu bukan tanpa alasan.

Alasan yang paling masuk akal jika sarapan itu penting adalah, pada malam hari selama kita tidur antara 6 sampai 9 jam waktu tidur, tubuh kita sama sekali tidak memiliki asupan yang masuk. Coba kita ingat kembali, di malam hari, terakhir kita makan adalah pada makan malam. Apabila kita sarapan, maka selama sekitar 12 jam kita tanpa asupan. Namun, jika kita tidak sarapan, maka kita lebih dari 12 jam tidak mendapatkan asupan sama sekali.

Alasan yang paling masuk akal kedua adalah, setiap hari kita tentu akan memulai suatu aktivitas atau kegiatan. Sebelum memulainya, kita diwajibkan untuk sarapan agar energi untuk melakukan aktivitas tersebut ada, dan kita mampu untuk menyelesaikannya. Contoh gampangnya saja seperti ini, saat kita akan membangun sebuah rumah, tentu kita membutuhkan persiapan. Persiapan tersebut bisa berupa lahan, desain, hingga material. Tidak ada persiapan saat rumah setengah jadi, atau bahkan rumah sudah jadi. Nah, ibaratkanlah rumah itu aktivitas, dan persiapan tersebut adalah sarapan. Mudah bukan?

Makanan

Lalu, kembali lagi kita pada pokok pembahasan, tak sedikit orang yang jarang melakukan sarapan.

Banyak alasan yang muncul apabila mereka diharuskan sarapan, seperti, "aku bangun telat", "aku belum sempat masak", "di rumah tidak ada bahan untuk dimasak", "lagian, ini juga masih pagi", "waktunya mepet nih, nggak sempat sarapan", dan masih banyak lagi alasan beragam lainnya.

Memang, terkadang waktu sarapan bentrok dengan waktu untuk kita memulai beraktivitas. Namun, coba untuk bangun lebih awal, persiapkan lebih awal, sehingga berangkat kerja atau berangkat sekolah, tidak ada beban dan tidak ada lagi alasan untuk menunda-nunda sarapan.

Justru, jika Anda tidak sarapan, malah akan timbul banyak penyakit yang akan mengintai Anda nantinya.

Sarapan yang sehat tidak terlalu banyak-banyak atau berlebihan, karena sarapan sehat memiliki beberapa komponen seperti biji-bijian, protein rendah lemak, susu rendah lemak serta buah-buahan segar dan sayuran. Kombinasi dari kelompok makanan yang menyediakan serat, protein, karbohidrat kompleks dan lemak tertentu, membuat tubuh menjadi merasa kenyang lebih lama, sehingga mampu mencegah Anda untuk ngemil ataupun makan berlebihan.

Sarapan memang tidak perlu banyak-banyak, karena jika terlalu banyak karbohidrat, justru malah membuat kita lemas, mengantuk, dan akhirnya membuat kita menjadi lebih malas untuk beraktivitas.

Beberapa di bawah ini merupakan dampak negatif atau efek atau bahaya yang ditimbulkan apabila Anda berani meninggalkan sarapan :

1. Kegemukan

Obesitas dan komplikasi seperti diabetes, infertilitas, beserta penyakit jantung merupakan kekhawatiran terbesar dari abad ke-21. Seorang ahli diet dari Mayo Clinic menjelaskan alasan mengapa dengan tidak sarapan bisa menyebabkan penambahan berat badan beserta obesitas.

Sarapan membantu dalam mengontrol rasa lapar yang berlebih setiap harinya. Karena apabila Anda tidak makan selama semalaman saat Anda tertidur, dengan tidak sarapan berarti Anda menambah periode 'perut yang kosong' dan bisa mengganggu keseimbangan gula darah serta produksi insulin.

Dengan melewatkan sarapan juga bisa memicu kebiasaan makan yang buruk sepanjang hari, seperti mengidam (craving) dan makan makanan cepat saji. Sementara itu, sarapan juga bisa meningkatkan metabolisme serta meningkatkan energi Anda setiap harinya. Nah, jadi apabila Anda tidak sarapan, maka energi yang ada di dalam tubuh Anda akan berkurang dan tingkat aktivitas fisik menjadi menurun.

2. Menstruasi Menjadi Tak Teratur

Dengan melewatkan sarapan, hal ini menjadi salah satu hal umum dalam kehidupan siswa, mahasiswa maupun orang yang bekerja jika mereka terlambat datang.

Dalam sebuah survei yang pernah dilakukan pada bulan Agustus 2010 silam yang diterbitkan dalam jurnal Appetite, mencatat jika mahasiswa yang konsisten dalam melewatkan sarapan, akan beresiko mengalami ketidakteraturan menstruasi. Terjadinya disfungsi ini termasuk keparahan menstruasi yang menyakitkan dan darah menstruasi yang tak teratur.

3. Menurunnya Kemampuan Kognisi

Berdasarkan dari sebuah laporan Centers for Disease Control, anak-anak sekolah yang sering melewatkan sarapan akan mengalami dampak negatif dengan menurunnya kemampuan anak usia sekolah untuk secara efektif memecahkan masalah.

Siswa yang justru sarapan, akan memiliki nilai yang tinggi dalam skor tes standar, jarang absen dari sekolah, serta lebih tepat waktu untuk datang ke kelas.

4. Suasana Hati Menjadi Buruk

Dalam suatu survei, mencatat jika 26% (26 persen) orang yang mengalami suasana hati baik karena adanya pola makan yang baik pula, seperti halnya dengan sarapan secara teratur.

Perubahan suasana hati yang melibatkan iritabilitas seringkali terjadi karena gula darah rendah, efek samping yang berasal dari tidak makan secara berkepanjangan (tidak makan dalam waktu yang lama).


Jadi intinya dari pembahasan masalah di atas adalah, sarapan memang penting dan wajib untuk dilakukan, mengingat, di malam hari kita tertidur pulas tanpa adanya asupan yang masuk ke dalam tubuh. Sementara itu, sarapan juga perlu untuk memulai aktivitas sehari-hari sehingga badan tidak mudah lemas (loyo), dan kembali bersemangat untuk menjalani hari-hari Anda. Jangan lupa, hari-hari aku, kamu dan kita, sangat menyenangkan, nikmati ya! [1]

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top