Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

4 Apr 2016

Pengertian Ancaman Militer dan Non Militer


Ads

Ads
Pengertian Ancaman Militer dan Non Militer - Ancaman memiliki arti setiap usaha dan kegiatan, baik itu dari dalam negeri maupun dari luar negeri yang dinilai bisa membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, serta keselamatan segenap bangsa.

Dari pengertian di atas, ancaman memang perilaku yang buruk dan jahat, di mana perbuatan tersebut harus ditanggulangi secepat mungkin agar tidak menyebar dan semakin membesar kejahatan tersebut.

Sementara itu, Ancaman itu sendiri terbagi atas 2, yakni Ancaman Militer dan Ancaman Non Militer.

Kedua Ancaman tersebut sangat membahayakan karena dinilai bisa membahayakan segenap bangsa.

Ancaman

Ancaman Militer

Ancaman Militer merupakan ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisasi yang dinilai memiliki kemampuan yang mampu membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa.


Ancaman Militer ini bisa berbentuk :
  1. Agresi. Agresi ini merupakan penggunaan kekuatan bersenjata yang dilakukan oleh negara lain terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dengan banyak cara, seperti invasi, blokade, dan masih banyak kegiatan lainnya.
  2. Pelanggaran Wilayah. Pelanggaran Wilayah merupakan suatu bentuk tindakan memasuki wilayah tertentu tanpa adanya izin terlebih dahulu, baik itu pesawat tempur maupun kapal-kapal perang negara lain.
  3. Spionase. Spionase merupakan suatu bentuk kegiatan yang dilakukan oleh intelijen untuk mendapatkan informasi atau rahasia militer dari suatu negara.
  4. Sabotase. Sabotase merupakan upaya dalam merusak instansi penting militer atau bahkan obyek vital nasional serta dinilai bisa membahayakan keselamatan bangsa.
  5. Aksi Teror Bersenjata. Aksi Terorisme ini merupakan suatu bentuk tindak pidana kriminal, namun memiliki sifat yang khusus, yakni memiliki ciri-ciri, bergerak di dalam suatu kelompok; para anggota memiliki militasi yang tinggi; aksi ini beroperasi di bawah tanah atau rahasia; serta menggunakan perangkat atau senjata yang sangat canggih dan mematikan serta umumnya aksi ini terkait dalam jaringan internasional.
  6. Pemberontakan Bersenjata. Pemberontakan Bersenjata merupakan suatu aksi, proses, cara, perbuatan memberontak atau menentang terhadap kekuasaan yang sah.
  7. Perang Saudara. Perang Saudara merupakan bentuk perpecahan yang terjadi antar kelompok masyarakat bersenjata dalam wilayah yang sama.

Ancaman Non Militer

Ancaman Non Militer atau bisa disebut dengan Ancaman Nir Militer merupakan ancaman yang berbeda dengan ancaman militer, tidak bersifat fisik, dan ancaman ini berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, teknologi informasi hingga keselamatan umum.

Ancaman Non Militer ini berbentuk :
  1. Ancaman Berdimensi Ideologi. Ancaman ini berbasis pada ideologi dan bisa pula dalam bentuk penetrasi nilai-nilai kebangsaan (liberalisme) sehingga bisa memicu timbulnya proses disintegrasi bangsa.
  2. Ancaman Berdimensi Politik. Masyarakat internasional mengintervensi suatu negara dengan melalui politik, seperti Hak Asasi Manusia, demokratisasi, penanganan lingkungan hidup, serta penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
  3. Ancaman Berdimensi Ekonomi. Ancaman ini terbagi menjadi 2 yakni internal (yang bisa berupa inflasi, pengangguran, infrastruktur tidak memadai, serta sistem ekonomi tidak jelas) dan eksternal (yang bisa berbentuk kinerja ekonomi buruk, daya saing rendah, tidak siap dalam menghadapi globalisasi, dan tingkat ketergantungan pada pihak asing).
  4. Ancaman Berdimensi Sosial Budaya. Ancaman sosial budaya ini bisa berupa isu-isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, serta ketidakadilan yang menjadi dasar timbulnya konflik vertikal yang terjadi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta konflik horizontal yang meliputi suku, agama, ras, SARA, dan masih banyak lagi.
  5. Ancaman Berdimensi Teknologi dan Informasi. Kemajuan akan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dan tentu hal ini memberi manfaat besar bagi masyarakat, namun juga kejahatan ikut mengikuti perkembangan ini, seperti kejahatan cyber dan kejahatan perbankan.
  6. Ancaman Berdimensi Keselamatan Umum. Ancaman keselamatan umum ini terjadi karena 2 bentuk yakni bencana alam (misal gempa bumi, gunung meletus, tsunami, dll) dan manusia (misal penggunaan obat-obatan, bahan kimia, kebakaran, banjir, dll).

Referensi :
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Ancaman_militer
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Ancaman_nonmiliter

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top