Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

22 Apr 2016

4 Tahap Dasar Pembuatan Proyek Multimedia

4 Tahap Dasar Pembuatan Proyek Multimedia - Proyek Multimedia merupakan proyek yang melibatkan obyek multimedia di dalamnya, yakni yang berisi teks, grafik, animasi, suara, video, dan interaktivitas. Proyek multimedia menghasilkan informasi yang menggunakan berbagai macam cara dalam penyajiannya.

Kebanyakan, proyek multimedia dikerjakan dalam beberapa tahapan yang penting. Tahap demi tahap wajib untuk diselesaikan terlebih dahulu sebelum memulai tahap yang lain, serta beberapa tahan ada yang bisa dihilangkan maupun bisa dikombinasikan. Berikut ini, merupakan 4 (empat) tahap dasar dalam suatu proyek multimedia :

Peran Multimedia

1. Perencanaan dan Pembiayaan
Suatu proyek selalu diawali dengan adanya suatu gagasan ataupun kebutuhan yang disaring dengan membuat garis besar dari suatu pesan beserta dengan tujuan. Identifikasilah bagaimana Anda akan membuat setiap pesan dan tujuan tersebut mampu bekerja di dalam sistem yang telah dibuat.

Sebelum Anda memulai untuk mencoba mengembangkannya, rencanakan keterampilan dalam menulis, seni grafis, musik, video, serta kemampuan multimedia lainnya yang diperlukan. Kembangkan pula grafis kreatif yang enak jika dilihat dan dirasakan, demikian pula dengan struktur beserta sistem navigasi yang mampu mengundang pemirsa untuk melihat pesan dan isi yang ditampilkan.

Tidak hanya itu saja, Anda juga perlu untuk memperhitungkan waktu yang dibutuhkan dalam mengerjakan seluruh elemen dan jangan lupa untuk rencanakan juga biayanya. Susunlah suatu prototipe atau konsep pembuktian singkat. Berpindah jalur tanpa adanya perencanaan yang matang, terkadang bisa menyebabkan awalan yang justru bisa membuat keliru serta terjadinya juga pemborosan waktu dan dalam jangka waktu yang panjang, bisa mempertinggi biaya pengembangan.

Semakin lama waktu yang Anda habiskan dalam menggeluti proyek Anda dan mendefinisikan isi beserta dengan strukturnya, semakin cepat Anda bisa membuatnya, dan saat sampai di tengah-tengah pengerjaan dan penyusunan ulang yang dilakukan menjadi semakin berkurang.

Rencanakan dengan matang sebelum Anda memulai gagasan kreatif serta uji coba Anda akan berkembang di dalam layar dan tombol (tampilan serta rasa), dan konsep pembuktian Anda akan menguji apakah gagasan yang Anda tuangkan bisa bekerja dengan optimal. Anda akan menemukan jika dengan melanggar suatu aturan, Anda bisa menemukan suatu hal yang begitu menakjubkan.

2. Desain dan Produksi
Lakukanlah setiap rencana yang dibuat untuk membuat produk jadi. Selama pada proses ini, mungkin akan terjadi banyak sekali siklus umpan balik dengan client hingga client itu sendiri bisa merasa puas dengan apa yang telah dihasilkan.

3. Pengujian
Selalu lakukan pengujian terhadap program Anda untuk memastikan jika mereka sudah sesuai dengan tujuan proyek Anda. Proyek multimedia bekerja sesuai dengan platform pengiriman yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan atau keperluan client atau pengguna akhir.


4. Pengiriman
Kemas, lalu kirimkan proyek kepada client. Sementara itu, pengembangan dari sistem multimedia harus mengikuti dari 11 (sebelas) tahapan penting, yakni :
  • Mendefinisikan Masalah. Mendefinisikan masalah sistem merupakan hal yang pertama dilakukan oleh seorang analis sistem.
  • Studi Kelayakan. Hal kedua yang dilakukan oleh seorang analis sistem yaitu studi kelayakan, apakah pengembangan sistem multimedia layak untuk diteruskan atau tidak.
  • Analis Kebutuhan Sistem. Menganalisis maksud, tujuan, serta sasaran sistem merupakan suatu hal yang dilakukan dalam tahap ini.
  • Merancang Konsep. Dalam tahap ini, analisis sistem terlibat dengan user guna merancang konsep yang menentukan keseluruhan pesan dan isi dari aplikasi yang nantinya akan dibuat.
  • Merancang Isi. Merancang isi meliputi mengevaluasi dan memilih daya tarik pesan, gaya dalam mengeksekusi pesan, nada dalam mengeksekusi pesan serta kata dalam mengeksekusi pesan.
  • Merancang Naskah. Merancang naskah merupakan spesifikasi lengkap dari teks beserta dengan narasi di dalam aplikasi multimedia.
  • Merancang Grafik. Di dalam merancang suatu grafik, analis memilih grafik yang sesuai dengan dialog.
  • Memproduksi Sistem. Pada tahapan ini, komputer mulai digunakan secara penuh, untuk merancang sistem, dengan menggabungkan ketujuh tahap yang telah berhasil dilakukan dengan baik.
  • Mengetes Sistem. Pengetesan merupakan langkah setelah aplikasi multimedia selesai dirancang.
  • Menggunakan Sistem. Implementasi sistem multimedia dipahami sebagai sebuah proses apakah sistem multimedia mampu beroperasi dengan baik.
  • Memelihara Sistem. Setelah sistem telah selesai digunakan, maka sistem akan dievaluasi oleh pengguna (user) untuk diputuskan apakah sistem yang baru sesuai dengan tujuan semula dan diputuskan apakah nantinya akan ada revisi atau modifikasi. [1]
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top