Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

2 Jun 2016

Penyebab Timbulnya Permasalahan di Daerah Perbatasan


Ads

Ads
Apa saja penyebab timbulnya permasalahan di daerah perbatasan? - Wilayah perbatasan memang hingga saat ini belum ada habis-habisnya untuk dibahas, karena di daerah perbatasan merupakan salah satu daerah yang cukup fatal.

Dikatakan fatal karena biasanya wilayah perbatasan sama sekali belum terjangkau akses sarana dan prasarana yang memadai.

Pemerintah Indonesia diharapkan untuk bisa lebih memperhatikan dan bisa untuk mensejahterakan masyarakat yang ada di perbatasan. Karena apabila ada masalah yang tidak ditanggulangi, efeknya akan besar dan dampak bagi Indonesia sendiri berbahaya.

Daerah Perbatasan
Daerah Perbatasan, via : fajar.co.id

Penyebab Timbulnya Permasalahan di Daerah Perbatasan

1. Indonesia Merupakan Negara Kepulauan
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak pulau yang menjadi satu kesatuan wilayah Indonesia. Jumlah pulau di Indonesia sendiri terdiri atas puluhan ribu pulau.

Dengan negara kepulauan ini, maka otomatis komunikasi yang terjalin untuk setiap pulau (antar pulau) menjadi semakin sulit, karena setiap pulau, memiliki infrastruktur yang berbeda-beda. Tahukah kamu, jika lancarnya komunikasi karena didukung dengan infrastruktur yang memadai untuk melakukan komunikasi?

Kurangnya infrastruktur yang memadai, maka komunikasi menjadi sulit dan tidak akan tercipta atau terjalin dengan baik. Terlebih, jika kita memperhatikan daerah-daerah yang berada di perbatasan, di mana daerah tersebut biasanya didominasi oleh suku-suku asli, dalam arti lain sedikit tertinggal dalam masalah teknologi informasi.

Sehingga, untuk bisa terjalin komunikasi dan hubungan yang baik antar sesama, antar pulau, maka perlunya diciptakan infrastruktur yang memadai dan perhatian yang harus diberikan secara lebih kepada wilayah terkait yang memiliki masalah tersebut.

2. Kurangnya Perhatian dari Pemerintah
Kurangnya perhatian yang diberikan oleh Pemerintah, kadangkala juga bisa membuat permasalahan yang terjadi di daerah perbatasan.

Seperti contohnya, Pemerintah lebih giat dalam menekankan program-programnya hanya pada wilayah tertentu, atau wilayah yang hanya terjangkau oleh mereka saja. Ini menimbulkan kecemburuan sosial dari wilayah-wilayah lain yang belum terjangkau program dari pemerintah tersebut.

Dari situlah, bibit-bibit konflik mulai muncul, bahkan jika konflik atau masalah tersebut tidak segera ditanggulangi, akan menjadikan suatu ancaman yang besar, dan justru membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebaiknya, untuk kedepan, Pemerintah lebih memperhatikan daerah-daerah yang kurang terjangkau untuk segera dibenahi dengan fasilitas yang memadai, mudah dijangkau, sehingga di Indonesia semua itu sama, setara, dan tidak dibeda-bedakan.

Karena sebenarnya, pembangunan di daerah perbatasan sangat diperlukan oleh masyarakat agar bisa menikmati fasilitas seperti fasilitas yang sudah ada di beberapa wilayah di Indonesia.

3. Sarana dan Prasarana Masih Kurang
Sarana dan Prasarana memang dibutuhkan di setiap daerah untuk bisa membantu terciptanya dan terjalinnya hubungan yang baik antar masyarakat dan antar wilayah.

Contoh saja akses internet. Akses internet masih dibatasi, di mana untuk daerah-daerah pelosok dan perbatasan belum bisa terjangkau oleh internet. Mengapa bisa terjadi? Karena infrastruktur seperti jalan juga masih belum terjangkau.

Padahal, jika semua wilayah yang ada di Indonesia sudah bisa merasakan fasilitas yang dibutuhkan, mungkin bisa lebih makmur dibandingkan dengan yang sekarang ini.

4. Kebutuhan Ekonomi
Dalam daerah perbatasan, yang menjadi masalah di sini adalah, bingungnya masyarakat untuk mencari kebutuhannya, karena jarak yang sangat jauh untuk bisa mencapainya.

Perilaku yang Menunjukkan Kebanggaan sebagai Warga Negara Indonesia
Apa Saja yang Menjadi Keunggulan Bangsa Indonesia?
Pengertian Geopolitik dan 6 Teorinya

Seperti di dalam film "Tanah Surga, Katanya" yang sudah pernah saya tonton, di mana masyarakat Indonesia yang ada di perbatasan Indonesia - Malaysia, di mana masyarakat Indonesia diharuskan berjalan jauh untuk sampai ke Negeri Orang, yaitu Negeri Jiran.

Apa kamu tahu yang lebih mirisnya lagi? Mata uang yang digunakan oleh penduduk kita (Indonesia) menggunakan mata uang Ringgit (mata uang Malaysia). Sangat miris.

Kebutuhan ekonomi yang sulit dalam memenuhi kebutuhan hidup juga merupakan faktor lain betapa susahnya orang-orang daerah perbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

5. Tingginya Angka Kemiskinan
Kemiskinan memang menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di setiap kawasan perbatasan, baik itu darat maupun laut. Hal ini bisa dilihat dari tingginya jumlah keluarga prasejahtera yang ada di kawasan perbatasan serta kesenjangan sosial ekonomi dengan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan negara tetangga.

Biasanya, hal ini disebabkan oleh adanya akumulasi berbagai faktor, seperti contohnya rendahnya produktifitas masyarakat serta belum teroptimalkannya pemanfaatan sumber daya alam yang ada di kawasan perbatasan.

6. Terisolasinya Kawasan Perbatasan
Kawasan perbatasan masih mengalami kesulitan aksesibilitas, baik itu darat, laut maupun udara menuju pusat-pusat pertumbuhan. Di wilayah Kalimantan serta Papua, aksesibilitas yang sulit bisa memunculkan kecenderungan masyarakat untuk berinteraksi dengan masyarakat di wilayah Serawak dan Papua Nugini.

Dengan minimnya aksesibilitas dari dan keluar kawasan perbatasan wilayah menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong orientasi masyarakat yang cenderung untuk memposisikan aktivitas sosial ekonomi lebih ke negara tetangga yang dalam jangka panjang bisa dikhawatirkan akan memunculkan degradasi nasionalisme masyarakat perbatasan.

7. Rendahnya Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
Sebagai salah satu dampak dari minimnya sarana dan prasarana yang ada di bidang pendidikan serta kesehatan, kualitas SDM masyarakat yang ada di sebagian besar kawasan perbatasan juga masih terbilang cukup rendah.

Masyarakat belum bisa mendapatkan pelayanan kesehatan serta pendidikan sebagaimana mestinya yang diakibatkan oleh jauhnya jarak dari permukiman dengan fasilitas yang ada. Optimalisasi potensi sumber daya alam dan pengembangan ekonomi yang ada di kawasan perbatasan kian sulit untuk dilakukan.

Dengan rendahnya tingkat pendidikan, keterampilan, serta kesehatan masyarakat menjadi salah satu faktor utama yang mampu menghambat pengembangan ekonomi yang pada kawasan perbatasan untuk bisa bersaing dengan wilayah negara tetangga.


Masalah yang terjadi di daerah perbatasan wilayah Indonesia bukan lagi menjadi hal yang baru pada saat ini. Semenjak Indonesia menjadi negara yang berdaulat, daerah perbatasan sudah menjadi masalah yang berat dan hingga saat ini belum ada titik terang yang muncul untuk bisa menangani masalah tersebut.

Kesejahteraan dari masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah perbatasan cukup miris dan perlu untuk diperhatikan.

Daerah perbatasan memang menjadi salah satu wilayah yang fatal dan harus bisa diberikan perhatian secara lebih. Pembangunan serta fasilitas seperti contohnya pendidikan, kesehatan, transportasi, komunikasi dan sebagainya harus bisa memadai. Masyarakat yang ada di daerah perbatasan juga ikut diperhatikan dengan lebih sehingga mereka tidak terisolir dari dunia luar.

Pendidikan yang terjadi di daerah perbatasan juga masih terbilang cukup rendah karena fasilitasnya yang kurang memadai. Ditambah dengan kesadaran masyarakat yang masih kurang akan pendidikan sebagai suatu bekal di masa depan. Masyarakat masih memiliki anggapan lebih baik untuk bekerja dalam menghidupi kebutuhan yang sekarang dibandingkan dengan sekolah untuk kebutuhan yang ada di masa mendatang.

Maka di sinilah pentingnya peran pemerintah.

Info :
1. Infrastruktur yang memadai bisa membuat akses internet dengan mudah untuk dijangkau oleh masyarakat.

Ads
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top