Portal Situs Edukasi SD, SMP dan SMA/SMK Berbasis Internet di Jaringan Luas Nomor #1 di Indonesia

28 Oct 2016

Pengertian, Ciri-ciri dan 20 Contoh Hewan Karnivora serta Penjelasannya

Dalam penggolongan hewan berdasar jenis makanannya, ada 3, yakni herbivora (pemakan tumbuhan), karnivora (pemakan daging), dan omnivora (pemakan daging dan tumbuhan).

Dalam pengertian singkatnya, hewan atau binatang karnivora ini adalah hewan atau binatang yang memakan daging.

Beberapa contoh singkat hewan yang termasuk ke dalam golongan hewan karnivora, seperti anjing, harimau, singa, dan masih banyak lagi yang lain, dan akan dibahas pada artikel kali ini.

Biasanya, hewan-hewan yang termasuk atau tergolong dalam binatang karnivora ini, cukup buas dan bagi manusia sendiri harus lebih hati-hati atau waspada jika menemuinya.

Bahkan, tak segan-segan, hewan herbivora ini akan mencabik-cabik mangsanya. Kejam bukan?

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai pengertian hewan karnivora, ciri-ciri hewan karnivora, dan contoh hewan/binatang karnivora (pemakan daging) dan penjelasannya.

Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Hewan Karnivora

Karnivora

Pengertian Hewan Karnivora

Karnivora dalam pengertian singkatnya adalah hewan pemakan daging. Dalam artian luas, karnivora merupakan hewan yang hanya memakan daging dan tidak memakan tumbuh-tumbuhan.

Ciri-ciri Hewan Karnivora

  • Jika Mamalia :
  • Jika Hewan Laut :
    • Berkembang biak dengan cara ovovivipar
    • Memiliki ukuran tubuh yang besar
  • Jika Burung :
    • Memiliki cakar yang tajam
    • Bentuk paruhnya yang runcing

Contoh Hewan Karnivora dan Penjelasannya

1. Anjing

Anjing termasuk ke dalam hewan mamalia. Anjing ini merupakan hewan sosial, sama halnya dengan manusia.

Anjing ini bisa dilatih dengan mudah, diajak bermain bersama, hingga tinggal bersama dengan manusia, karena pola perilaku anjing dan manusia ini sangat dekat.

Kesetiaan dan pengabdian yang ditunjukkan oleh anjing ini sangat mirip dengan konsep dari manusia itu sendiri, yakni cinta dan juga rasa persahabatan satu sama lain.

Akan tetapi, binatang yang satu ini sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit berbahaya. Maka dari itu, sebagai pemilik, diperlukan perhatian khusus jika ingin memelihara binatang yang satu ini.

Anjing juga termasuk ke dalam kelompok hewan karnivora, karena binatang ini memiliki gigi yang tajam dengan rahangnya yang kuat untuk menyerang, menggigit, serta mencabik-cabik makanannya.

2. Bangau

Bangau memiliki karakteristik berbadan besar, berkaki panjang, memiliki leher yang panjang namun lebih pendek dari burung kuntul, serta memiliki bentuk paruh yang besar, kuat nan tebal.

Bangau bisa dijumpai atau ditemukan dengan mudah di daerah yang memiliki iklim hangat.

Makanan Bangau itu seperti cacing, burung kecil, ikan, katak, serangga dan masih banyak lagi yang lain.

3. Beruang

Beruang adalah binatang buas yang memiliki bulu tebal dengan moncongnya yang panjang.

Jika dilihat dari segi fisik, beruang memiliki indera penciuman dan indera penglihatan yang ulung, memiliki telinga yang bulat, ekornya yang kecil, bulunya yang panjang, lebat dan juga kasar, cakar mereka lebar. Cakar-cakar inilah yang akan digunakan beruang untuk menyobek, menggali dan menangkap.

Beruang ini salah satu hewan yang cukup unik, karena dirinya hibernasi. Hibernasi ini adalah kondisi ketidakaktifan serta penurunan metabolisme pada binatang yang ditandai dengan suhu tubuh menjadi rendah, pernapasan secara perlahan hingga kecepatan metabolisme juga menjadi rendah.

Masa hibernasi pada beruang ini sendiri bisa terjadi selama beberapa hari atau selama beberapa minggu, tergantung dari spesies beruang, suhu yang ada di sekitar serta waktu.

4. Buaya

Buaya merupakan reptil yang memiliki tubuh besar, hidup di air. Pada umumnya, habitat yang akan dihuni oleh binatang yang satu ini seperti di perairan tawar, contohnya sungai, danau, rawa dan lahan basah yang lain. Akan tetapi, ada juga yang hidup di air payau seperti contohnya buaya muara.

Makanan utama dari si buaya ini seperti hewan bertulang belakang, contohnya ikan, mamlia, reptil dan terkadang juga akan memangsa moluska. Dari sinilah salah satu alasan mengapa buaya tergolong ke dalam binatang karnivora.

Dalam bahasa Inggris, biasa dikenal dengan nama crocodile

Spesies buaya terbesar adalah buaya muara, di mana salah satu spesies ini hidup di wilayah Asia Tenggara, hingga ke Australia Utara.

5. Burung Elang

Burung elang ini dalam bahasa Inggris dinamakan dengan nama eagle, yang merujuk pada burung pemangsa berukuran besar.

Ciri-ciri dari burung elang ini adalah salah satu binatang berdarah panas, dan tubuhnya diselubungi dengan menggunakan bulu pelepah.

Untuk perkembangbiakannya itu sendiri, burung elang berkembang biak dengan cara bertelur alias ovipar, di mana pada telur tersebut cangkangnya keras di dalam sarang yang telah ia buat.

Makanan utama dari hewan ini seperti contohnya ayam, ikan, kadal, tikus, tupai dan jenis-jenis serangga tergantung dari ukuran tubuh mereka.

Paruh elang ini tidak bergigi, namun melengkung serta kuat sekali untuk bisa mengoyak daging mangsanya. Tak hanya paruhnya saja, sepasang kaki dan kukunya juga kuat dan tajam serta melengkung untuk mencengkeram mangsanya. Bahkan, penglihatan burung elang sangat tajam untuk memburu mangsa dari jarak yang amat jauh.

6. Burung Hantu

Burung ini termasuk golongan burung buas atau pemakan daging yang merupakan hewan malam (nokturnal).

Yang membuat burung hantu dikenal dan mudah diingat adalah matanya yang besar serta menghadap ke depan. Keistimewaannya adalah burung hantu bisa memutarkan wajahnya hingga berputar 180 derajat ke belakang.

Binatang yang akan dijadikan mangsa atau akan diburu olehnya seperti serangga, kodok, tikus dan lain sebagainya.

Sarang utama dari burung ini adalah di lubang-lubang pohon, atau bisa di antara pelepah daun bangsa palem.

7. Burung Pelikan

Burung undan atau pelikan merupakan burung air yang mempunyai kantung terdapat di bagian bawah paruhnya.

Biasanya, makanan dari burung pelikan ini seperti ikan, namun tak menutup kemungkinan juga jika mereka akan memangsa atau memakan hewan amfibi, bahkan hingga burung-burung kecil.

Kantung paruh akan diperbesar untuk menangkap mangsa, serta mereka diharuskan bisa mengeringkan kantung tersebut sebelum menelannya.

8. Citah

Citah merupakan hewan dari anggota keluarga kucing, yang berburu mangsa dengan cara salah satunya menggunakan kecepatan, dan bukan taktik mengendap-endap ataupun bergerombol.

Citah tergolong hewan tercepat di antara hewan-hewan lain yang ada, yang mana kecepatan citah ini sendiri bisa mencapai hingga 110km/jam.

Citah termasuk ke dalam hewan karnivora, dirinya sebagai binatang pemangsa besar dengan garis-garis yang ada di tubuhnya, mirip seperti halnya harimau. Mangsanya pasti akan ia kejar apabila mangsa tersebut berada dalam jangkauannya.

9. Harimau

Harimau ini merupakan jenis kucing terbesar dari spesiesnya, bahkan ukurannya bisa dikatakan jauh lebih besar dibandingkan dengan singa.

Untuk masalah kecepatan dalam berlari, harimau ini menduduki di peringkat kedua tercepat, setelah citah.

Harimau termasuk ke dalam jenis golongan hewan pemakan daging karena makanan harimau biasanya seperti babi, kancil, kijang, hingga rusa. Harimau ini juga memiliki kebiasaan yang bisa dikatakan cukup unik, karena harimau sangat suka berenang, yang mana pada dasarnya, spesies kucing sangat takut dengan air.

10. Ikan Hiu

Ikan hiu bernapas dengan menggunakan 5 liang insang, terkadang juga menggunakan 6 atau bahkan 7, tergantung dari spesiesnya.

Ikan hiu terbuat dari tulang muda alias tulang rawan, yang mana tulang ini sangat ringan serta lentur, walau tulang muda di ikan hiu yang lebih tua terkadang sebagian bisa mengapur, dan sehingga bisa membuat lebih keras, bahkan lebih seperti tulang.

Giginya yang tajam serta pergerakannya yang cukup tenang menjadi salah satu kunci sukses bagi ikan hiu dalam melumpuhkan mangsanya.

11. Jaguar

Jaguar termasuk ke dalam kucing liar ketiga, setelah harimau dan juga singa. Binatang ini bisa ditemui di beberapa wilayah, seperti contohnya di Argentina Utara dan Selatan, Amerika Tengah, Meksiko Utara hingga Paraguay.

Makanannya adalah daging atau pemangsa daging. Jaguar ini sangat kuat gigitannya, bahkan, cangkang kura-kura yang kuat juga bisa ditembus olehnya hanya dalam sekali gigitan saja!

Sementara itu, mangsa-mangsa yang ia sukai, seperti anjing, rubah, rusa, tapir, bahkan ular anakonda yang besar juga bisa ia santap.

12. Komodo

Komodo merupakan spesies kadal terbesar yang ada di dunia, habitatnya ada di pulau Komodo, Flores, Gili Motang, Rinca dan Gili Dasami yang ada di Nusa Tenggara, Indonesia.

Komodo bercirikan tubuh yang besar dan mengerikan sehingga membuat komodo lebih mudah populer di kebun binatang.

Yang perlu kalian ketahui, habitat komodo di alam bebas sudah kian menyusut akibat ulah manusia yang sangat buruk dan tak bisa dikendalikan lagi perbuatannya.

Komodo tercatat sebagai kadal terbesar yang hingga saat ini masih hidup. Akan tetapi, perlu kalian pahami, komodo ini bukan salah satu binatang yang terpanjang.

Jika melihat tentang lidah, lidah komodo begitu panjang, berwarna kuning serta bercabang. Biasanya, komodo jantan memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan dengan komodo betina.

Walaupun komodo memiliki lubang telinga, namun dirinya tak mempunyai indera pendengaran. Binatang yang satu ini bisa melihat hingga kejauhan 300 meter, namun tak cukup bagus untuk melihat di kegelapan malam.

13. Kucing

Pada zaman sekarang ini, kucing sudah menjadi salah satu binatang yang cukup populer di dunia.

Kucing juga termasuk ke dalam hewan atau binatang pemakan daging. Pada beberapa kasus yang ada, kucing memiliki peran dalam penyebab kepunahan dari suatu spesies yang ada.

Kucing akan menyergap mangsanya dengan cara menggigit leher mangsa dengan menggunakan gigi taringnya yang tajam sehingga otomatis, saraf tulang belakang si mangsa terluka, dan akhirnya mangsa kehabisan napas. Hal ini sama seperti yang dilakukan harimau atau singa.

Yang istimewa dari binatang satu ini adalah bisa melihat pada kondisi cahaya yang sangat terang, karena memiliki selaput pelangi atau iris yang membentuk celah pada mata yang nantinya akan menyempit. Karena penyempitan inilah yang juga bisa mengurangi bidang pandang dari si kucing itu sendiri.

Di saat sedang bahagia, maka kucing akan mendengkur. Bahkan, bisa dikatakan, kucing menjadi salah satunya binatang yang bisa mendengkur.

14. Macan Tutul (Leopard)

Macan tutul memiliki bentuk tubuh yang berukuran besar, yang mana panjang tubuhnya bisa mencapai hingga satu hingga dua meter. Spesies yang satu ini pada umumnya mempunyai bulu berwarna kuning kecokelatan dengan bintik-bintik berwarna hitam.

Untuk daerah persebaran dari macan tutul ada di wilayah benua Asia dan juga di benua Afrika.

Sifat dari macan tutul salah satunya adalah hewan yang menyendiri, saling menghindari satu sama lain. Binatang ini lebih aktif dalam berkegiatan di malam hari.

15. Meerkat

Meerkat ini merupakan binatang mamalia dan juga anggota dari keluarga luwak. Habitatnya itu sendiri berada di Gurun Kalahari yang ada di Botswana dan Afrika Selatan.

Usia hidup dari meerkat biasanya berkisar antara 12 hingga 14 tahun.

Makanan utama dari meerkat ini seperti serangga. Namun, tak menutup kemungkinan juga jika mereka akan memangsa kadal, kalajengking, laba-laba, ular dan lain sebagainya.

Meerkat tidak memiliki cadangan lemak yang ada di tubuhnya, maka dari itu, setiap hari, meerkat harus mencari makan.

16. Musang

Musang termasuk ke dalam kelompok binatang karnivora. Biasanya, kebanyakan musang adalah hewan malam alias nokturnal, yang memiliki kemampuan memanjat yang cukup baik.

Perilaku musang ini sangat cerdik dan unik. Masalahnya, musang akan melindungi diri dari musuhnya dengan cara berpura-pura mati agar bisa mengelabui musuhnya.

Apabila si musuh sudah meninggalkan dirinya, maka musang akan pergi ke tempat atau wilayah yang lain.

17. Penguin

Penguin adalah hewan akuatik jenis burung yang tak mampu terbang. Pada umumnya hidup di belahan bumi bagian selatan.

Secara umum, penguin memakan krill (sejenis udang), cumi-cumi, ikan dan hewan air yang lain saat tertangkap sedang berenang di laut dengan menggunakan paruhnya.

Penguin bisa berenang dengan kecepatan antara 6 hingga 12 km/jam, bahkan pernah tercatat juga hingga mampu berenang 27 km/jam.

18. Serigala

Serigala merupakan binatang mamalia yang termasuk ke dalam golongan pemakan daging atau karnivora.

Serigala bisa hidup di alam liar selama 10 tahun lamanya. Tidak hanya binatang besar yang ia buru, ia juga memburu binatang-binatang kecil apabila ia memang sedang membutuhkan makanan.

Hewan ini juga bisa dikategorikan hewan yang terancam punah karena serigala biasanya diburu untuk diambil kulitnya, bahkan bisa dianggap sebagai hama bagi peternakan.

Tidak hanya itu saja, akibat adanya pembukaan lahan untuk industri, maka habitat serigala juga secara perlahan akan hilang.

19. Singa

Singa termasuk hewan yang senang atau gemar hidup secara berkelompok.

Singa betina akan lebih aktif berburu, sedangkan singa jantan akan santai menunggu dan meminta hasil buruan dari singa betina.

Citah dan macan tutul, tubuhnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan singa. Singa salah satu hewan yang tak menyukai air. Singa juga tergolong ke dalam hewan nokturnal.

Mangsanya tak tanggung-tanggung, mamalia yang besar berkisar hingga 500kg. Bahkan, tak hanya mamalia besar saja yang dimangsa, mamalia kecil seperti contohnya burung, reptil dan juga serangga juga siap jadi santapannya.

20. Ular Kobra

Ular kobra termasuk ke dalam salah satu jenis ular berbisa yang cukup popyuler. Gigitan ular jenis ini bisa menyuntikkan bisa (racun) ke dalam pembuluh darah yang ia mangsa.

Makanan yang biasa dimangsa oleh ular kobra seperti burung, katak, ikan, anak ayam, kadal, dan lain sebagainya.

Jika sedang merasa terancam atau terganggu, ular ini akan mengembangkan lehernya dan menegakkan badannya serta siap untuk menyemprotkan bisanya.

Ular kobra bisa melumpuhkan korbannya dengan cara menyemprotkan bisa atau racun ke matanya. Akan tetapi, tidak semua kobra bisa melakukan hal yang seperti ini.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!
 
Back To Top