19 Dec 2016

11 Fungsi atau Manfaat Denah dan Peta dalam Kehidupan Sehari-hari

Jika kita melihat sebuah denah atau mendengar yang namanya denah, pasti di dalam benak atau pikiran kita akan tergambar suatu tempat atau lokasi dari atas. Tidak sedikit dari kita yang menyebutkan jika denah sama dengan peta, padahal keduanya itu berbeda satu sama lain.

Denah itu sendiri jika diungkapkan, maka pengertiannya adalah sebagai letak dari suatu kota, jalan, rumah atau gambar rancangan.

Berbeda dengan Peta, maka pengertian peta ini merupakan lukisan pada kertas yang di dalamnya terdapat letak tanah, laut, gunung, sungai, dan bisa merepresentasikan yang menyatakan sifat, seperti contohnya sifat permukaan.

Contoh denah yang paling mudah kita temui adalah denah rumah. Biasanya, sewaktu kita Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) kita akan diberi tugas untuk membuat denah dari rumah kalian masing-masing menuju ke sekolah.

Sementara itu, contoh peta yang paling sering kita temui adalah seperti letak suatu wilayah, contohnya Aceh, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, Nusa Tenggara Timur dan masih banyak lagi yang lain. Bahkan, peta untuk negara lain juga ada dan banyak sekali yang bisa kalian pelajari.

Setelah kita mengetahui pengertian denah dan peta, maka kita nanti di sini akan membahas mengenai fungsi, kegunaan atau manfaat dari denah atau peta dalam kehidupan sehari-hari. Seperti apa?

Manfaat Denah

Denah

1. Mudah dalam Mencari Lokasi

Denah sangat memudahkan kita atau bagi para pembaca memahami lokasi yang ada sehingga bisa sampai ke tempat tujuan dengan aman dan benar.

Salah satu contohnya yang paling mudah adalah denah lokasi suatu tempat atau denah undangan.

Pada denah suatu tempat, maka sangat mudah untuk kita lalui. Denah ini sangat sederhana jadi bagi orang awampun mudah untuk mengamati dan mengambil kesimpulannya.

Sama halnya dengan denah suatu undangan, yang biasanya berada atau diletakkan di sisi bagian belakang undangan. Denah undangan ini juga sangat sederhana, bagi tamu yang belum hapal bisa dengan mudah menuju ke lokasi.

2. Meminimalisir Kebingungan

Di dalam suatu denah memang terlihat begitu sederhana, namun apabila kita perhatikan, ternyata denah sangat membantu kita.

Jika denah dari lokasi suatu tempat, maka kita akan dengan sangat mudah mengamatinya dan mengambil kesimpulan, jalan mana yang akan diambil karena memakan waktu yang lebih singkat.

Terutama, sangat membantu bagi ruas jalan perkotaan atau denah di perkotaan, ini bisa membuat lebih efisien lagi. Berbeda jika di desa, kemungkinan hanya sedikit jalan dan hanya jalan utama saja yang akan diambil.

Jika di dalam denah undangan suatu lokasi, biasanya di dalam denahnya terdapat arah (dengan simbol tanda panah) untuk memudahkan tamu datang lebih cepat dan lebih efisien. Sehingga bisa menghemat waktu juga.

3. Sarana Pengukuran Mutlak dalam Skala Pembangunan

Denah juga sangat bermanfaat bagi sang arsitektur, mandor dan para pekerja.

Dengan denah pembangunan ini, maka bisa dengan mudah mengetahui berapa ukuran panjang, lebar maupun tinggi yang harus dibuat.

Dengan memperhatikan denah, maka untuk kesalahan sangat kecil, bahkan hampir tidak terjadi kesalahan. Jadi, bangunan akan sesuai dengan denah yang telah dibuat.

4. Kemudahan dalam Instalasi

Contoh yang paling familiar dalam kemudahan instalasi ini adalah denah rumah.

Denah rumah bisa mempermudah bagi para pekerja dan saat instalasi.

Contohnya saat ingin memasang kabel, meletakkan televisi, meletakkan meja belajar dan masih banyak lagi lainnya manfaat dari denah saat instalasi perabotan rumah yang ada.

Manfaat Peta

Peta

1. Menunjukkan Lokasi Suatu Tempat

Peta sangat membantu kita apabila akan bepergian atau hanya sekadar ingin tahu saja.

Salah satu contohnya saja begini. Ibaratkan kita adalah orang Purwokerto, Jawa Tengah, dan akan berkunjung ke rumah saudara di Yogyakarta. Maka kita bisa dengan mudah di mana letak Yogyakarta tersebut.

Dengan peta, kita juga bisa tahu ternyata bepergian ke Yogyakarta itu sudah beda provinsi, dari Jawa Tengah menuju ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

Peta juga bisa diaplikasikan untuk seluruh Indonesia, maupun seluruh dunia. Jika kita ingin pergi ke Medan, maka kita bisa tahu letak Medan itu di mana.

Hal yang sama juga ditunjukkan apabila kita ingin pergi ke Maluku, maka sebelum pergi, kita bisa melihat Maluku terlebih dahulu di mana letaknya.

Untuk kondisi luar negeri, semisal dari Jakarta, Indonesia akan pergi ke Bangkok, Thailand, maka kita bisa dengan mudah memilih jalur udara yang lebih efisien ke arah utara. Kita juga bisa mengetahui sebenarnya di mana letak Bangkok, Thailand tersebut.

2. Menunjukkan Arah Menuju Suatu Tempat

Peta juga sangat memudahkan bagi kita untuk bisa menuju ke suatu tempat dengan arah yang sudah ditentukan sebelumnya.

Arah dalam suatu tempat ini bisa seperti :
  • Melewati arah barat
  • Melewati arah timur
  • Melalui jalur utara
  • Melalui jalur selatan
  • Melalui jalur air

Contoh mudahnya, apabila kita ingin menuju ke suatu tempat, dan ada 2 pilihan, yakni melalui jalur utara maupun jalur selatan, maka kita bisa mencoba mengambil kesimpulan.

Ambil jalur yang tidak mudah macet, jalannya yang bagus dan waktu yang didapat untuk sampai ke tujuan bisa lebih efisien. Inilah kesimpulan yang akan diambil oleh kita apabila hendak bepergian dengan menggunakan transportasi pribadi, seperti sepeda motor atau mobil.

3. Menunjukkan Ketinggian Suatu Tempat

Ketinggian suatu tempat di dalam peta sangatlah beragam. Ada yang ketinggiannya di bawah permukaan laut, dataran rendah, dataran tinggi, pegunungan dan lain sebagainya.

Jika kita melihat pada peta, biasanya wilayah dengan warna lokasi hijau, menjelaskan bentuk gambaran dataran rendah.

Berbeda dengan warna kuning biasanya menunjukkan dataran tinggi.

Beda juga halnya dengan warna oren, yang biasanya menunjukkan pegunungan.

Untuk warna merah atau bahkan cokelat kehitaman, biasanya menunjukkan lereng gunung yang sangat tinggi di sekitar gunung.

4. Menunjukkan Kedalaman Air Laut

Di dalam peta, warna air laut atau samudera berbeda-beda dan ini terlihat dengan sangat jelas.

Apabila warna air laut tersebut berwarna cenderung cerah, maka air laut tersebut dangkal tidak terlalu dalam.

Berbeda dengan warna air laut yang cenderung agak gelap, maka air laut ini memiliki kedalaman yang sangat dalam, sehingga berbahaya jika kita pergi ke sini sendirian tanpa ditemani oleh siapapun yang ahli.

Jika bermain di wilayah atau daerah pantai itu masih diperbolehkan karena kedalamannya tidak terlalu dalam jadi masih bisa ditoleransi untuk berenang.

5. Mengetahui Data dari Suatu Wilayah

Di dalam peta, tidak hanya menunjukkan letak atau kondisi suatu wilayahnya saja, namun juga bisa menunjukkan atau kita bisa mendapatkan data dari peta.

Kita bisa mengetahui dengan jelas di mana wilayah yang padat penduduk dan masih jarang penduduk apabila kita ingin pindah rumah atau pergi ke kota lain.

Banyak penduduk identik dengan wilayah perkotaan, sementara itu penduduk yang masih jarang identik dengan wilayah pedesaan.

6. Mengetahui Kondisi dari Suatu Wilayah

Kondisi suatu wilayah atau tempat bisa diketahui dengan mudah melalui peta dengan cara membacanya.

Salah satu contohnya adalah Indonesia. Indonesia tepat berada di garis khatulistiwa sehingga Indonesia ini memiliki 2 musim saja, yakni musim kemarau dan musim hujan.
  • Musim kemarau (April - September)
  • Musim hujan (September - April)

Berbeda kondisinya apabila dengan negara yang ada di sebelah utara dan di sebelah selatan yang hampir dekat dengan kutub, maka akan memiliki 4 macam musim, yaitu :
  • Musim semi (21 Maret - 21 Juni)
  • Musim panas (21 Juni - 23 September)
  • Musim gugur (23 September - 21 Desember)
  • Musim dingin (21 Desember - 21 Maret)

Apabila kita ingin merasakan musim dingin, maka kita diharuskan bepergian ke benua Eropa atau ke benua Australia untuk tahu seperti apa musim dingin yang berlangsung.

7. Mengetahui Daerah yang Berpotensi untuk Didirikan Usaha

Dengan peta, kita bisa menyimpulkan daerah yang mudah dan memiliki potensi untuk didirikan usaha.

Apabila kita ingin membuat kebun strawberry maka yang cocok adalah di dataran tinggi yang memiliki suhu rendah dan dingin.

Sedangkan jika kita ingin membuka usaha ikan, seperti pengasapan ikan bisa dengan di wilayah sekitar pantai. Tidak hanya ikan saja, garam juga bisa dengan mudah dilakukan.


Jadi, kesimpulan manfaat atau fungsi peta dan denah ini adalah menunjukkan suatu lokasi berdasarkan kenyataan.

Orang-orang yang membaca dan melihatnya sehingga tidak akan bingung dan mudah untuk menuju ke suatu lokasi dengan cepat dan mudah.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!

Wah! Orang-orang di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 850 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berpendapat!

Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

 
Admin - FAQ - Kontak Kami - Perjalanan - Privacy Policy - Tentang HabibullahURL
Back To Top