20 Dec 2016

Pengertian dan 10 Contoh Norma Agama

Kita sebagai manusia, pasti sangat mendambakan hidup di lingkungan yang aman, tenteram dan harmonis. Tidak ada kerusuhan, keributan atau hal-hal lain yang memancing emosi kita atau memancing emosi warga sekitar.

Keributan hanya akan memancing emosi saja, dan membuat hidup kita menjadi lebih tidak tenang, dipenuhi dengan rasa was-was.

Dengan pikiran ataupun hati yang was-was, tentu tidak baik bagi emosional kita dan secara kesehatan juga sangat tidak baik, sehingga inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa orang menjadi mudah jatuh sakit.

Berbeda halnya dengan lingkungan sosial, kondisi di sekitar yang damai dan tenteram, pasti jiwa akan merasa bahagia. Bisa berkumpul bersama tetangga dengan baik, bisa saling bersosialisasi dan bermusyawarah dengan baik.

Rasa kekeluargaan lebih terasa, sangat indah. Bagaikan hiruk pikuk burung yang terbang kian kemari tanpa ada beban. Bagaikan air yang mengalir di sungai tanpa ada hambatan. Bagaikan rumput yang menari-nari tanpa ada paksaan.

Inilah rasa cinta, rasa sayang, rasa hormat terhadap sesama yang merupakan hadiah, "anugerah terindah" dari Tuhan yang Maha Esa.

Membahas tentang norma, salah satunya ada norma yang sangat penting dan tidak boleh kita lewati dalam hidup kita. Yap, benar sekali, Norma Agama.

Lalu, sebenarnya apa itu norma agama? Apa pengertian norma agama? Contoh atau penerapan di lingkungan sekitar dan kehidupan sehari-hari itu seperti apa? Mari, kita simak secara perlahan namun pasti.

Norma Agama

Berdoa sebagai Wujud dari Norma Agama

Norma agama merupakan suatu bentuk aturan atau kaidah dan petunjuk yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, serta mengatur dari tingkah laku manusia dengan sesama, yang didasarkan pada ajaran suatu agama.

Secara singkat, Norma Agama adalah suatu bentuk petunjuk hidup dari Tuhan yang Maha Esa kepada manusia untuk menjankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Biasanya, Norma Agama ini diambil dari nilai-nilai yang terkandung di dalam kitab suci dari suatu agama.

Di Negara kita tercinta, Indonesia itu sendiri, ada beberapa kitab suci yang bisa dipercaya oleh para pengikutnya. Di antaranya, seperti :
  • Al Quran yang dijadikan pedoman oleh pemeluk Agama Islam.
  • Injil yang dijadikan pedoman oleh pemeluk Agama Kristen dan Katolik.
  • Tripitaka yang dijadikan pedoman oleh pemeluk Agama Budha.
  • Weda yang dijadikan pedoman oleh pemeluk Agama Hindu.

Norma agama ini mengharuskan bagi setiap penganutnya untuk bisa menaati semua yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang.

Norma agama bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar lagi atau bahkan diubah lagi.

Dengan menerapkan norma agama dalam kehidupan sehari-hari antar sesama, maka antar sesama juga bisa memiliki dasar untuk berpikir, berbuat dan juga berperilaku dengan baik sehingga tidak akan menyinggung satu sama lain yang nantinya bisa membuat suatu permasalahan atau bahkan perpecahan.

Apabila seseorang melanggar norma agama, maka akan diberikan sanksi atau hukuman yang memiliki sifat secara langsung di akhirat nanti dan secara langsung di dunia.

Sanksi dan hukuman yang akan diterima di dunia adalah :
  • Perasaan menjadi was-was
  • Dihantui rasa bersalah
  • Hidup menjadi tidak tenang
  • Mendapatkan dosa
  • Dijauhi atau dikucilkan oleh masyarakat
  • Tidak dipercaya oleh orang lain
  • Pikiran menjadi kacau
  • dan sebagainya

Berbeda jika dengan di akhirat nanti, hukuman yang akan diterima adalah setimpal dengan apa yang telah dilakukan di dunia. Atau malah bahkan lebih menyakitkan dibandingkan dengan di dunia.

Jadi, apabila kita semakin banyak melakukan kesalahan atau berbuat salah, maka semakin banyak juga tekanan yang akan datang dan menimpa kepada diri seseorang tersebut.

Cara untuk memperbaikinya gampang-gampang susah, tergantung dari niat seseorang, yakni yang pertama dengan memohon ampun kepada Tuhan yang Maha Kuasa, berjanji tidak mengulangi lagi, mengerjakan kebajikan, berkata jujur kepada sesama dan meminta maaf terhadap sesama terhadap kesalahan yang sudah diperbuat sebelumnya.

Usaha tersebut akan berhasil atau tercapai apabila semua dilandaskan dengan niat. Yang paling penting adalah niat.

Contoh Norma Agama

1. Rajin atau Taat Beribadah

Bagi yang memiliki jiwa spiritual tinggi, rajin dan taat beribadah itu sangat penting.

Hal ini dikarenakan, beribadah adalah suatu pendekatan atau bentuk komunikasi antara mata hati dan mata batin kita kepada Tuhan yang Maha Esa, dan ini tidak boleh diganggu gugat oleh orang lain.

Beribadah itu memang sangat perlu, dan sudah menjadi salah satu kewajiban selama kita di dunia untuk menempuh dunia yang baru kelak.

Sesuai penganut agamanya masing-masing, wajib beribadah sesuai agama yang dianut oleh mereka. Contohnya :
  • Orang Islam beribadah di Masjid
  • Orang Kristen dan Katolik beribadah di Gereja
  • Orang Buddha beribadah di Wihara
  • Orang Hindu beribadah di Pura

Apalagi antar umat beragama bisa menjalin keberlangsungan perbedaan umat, tentu ini akan lebih baik lagi dan sangat indah. Perbedaan bukanlah suatu perpecahan, melainkan sebuah kekuatan yang harus disatukan.

2. Tidak Boleh Mencuri

Di dalam ajaran agama masing-masing, pasti diajarkan untuk tidak mencuri.

Hal ini tentu diharamkan dan tidak diperbolehkan karena terlihat dengan jelas, sikap mencuri seperti ini adalah sikap yang tercela.

Mencuri pada hakikatnya adalah mengambil hak milik orang lain tanpa sepengetahuan dari pemilik tersebut. Jadi, disimpulkan jika mengambil hak milik orang lain tanpa meminta izin tentu tidak boleh!

Terlebih di era modern seperti ini yang zamannya sudah berubah semakin banyak perangkat-perangkat elektronik, kian bertambah juga keinginan untuk menjadi orang jahat dan bisa mendapatkan uang secara instan. Ini tentu sangat tidak diperbolehkan, sangat tidak dianjurkan!

3. Tidak Membunuh Sesama

Hal ini juga berkaitan erat dengan norma agama.

Setiap orang yang sudah dilahirkan di dunia ini pasti memiliki haknya masing-masing dan memiliki tujuan untuk bebas hidup di dunia dengan aman dan damai.

Apabila kalian mengganggu seseorang tersebut bahkan hingga menyakitinya dengan cara yang tidak senonoh, maka hukuman yang menghantui nantinya adalah balasan yang setimpal di akhirat kelak, dan ini tidak bisa ditawar lagi, bahkan balasan ini lebih keji!

4. Menjalankan Segala Perintah-Nya

Perintah yang baik memang perlu dilaksanakan agar kita bisa menjadi orang-orang yang lebih berkualitas, baik itu di dunia maupun di akhirat.

Perintah-perintah yang baik seperti :
  • Gotong-royong
  • Berlaku baik
  • Berlaku jujur
  • Berlaku adil
  • Membantu sesama yang sedang kesulitan
  • Berbagi
  • Menghargai
  • dan masih banyak lagi yang lain

Itulah sikap yang perlu ditonjolkan dan dilakukan. Hidup akan terasa sangat indah apabila kita bisa membantu orang lain.

Memang, dengan membantu orang lain bagi kita itu tidak memiliki arti apa-apa. Namun, bagi orang yang kesulitan, ini bisa memiliki arti yang jutaan, sangat bersyukur dengan pemberian kita.

Bahkan, kita juga bisa senang dan damai batin kita apabila membantu orang lain, karena kadar stres berkurang, sehingga kita akan tersenyum bahagia setelah membantu orang lain yang sedang mengalami kesulitan.

5. Menjauhi Segala Larangan-Nya

Segala larangan yang ada di dunia ini haruslah dijauhi, agar tidak menumpuk menjadi beban dalam hidup kita.

Dengan berbuat tercela, hanya akan membebani diri sendiri dan malah apabila kita sampai kelewatan, bisa membuat kita menjadi jatuh sakit karena selalu emosi, meluapkan amarah, stres dan akhirnya jatuh sakit.

Jika kalian terus tetap berbuat jahat di dunia dan belum mendapatkan balasannya, maka jangan bangga dan tersenyum terlebih dahulu. Karena di akhirat nanti itulah balasan yang sesungguhnya yang akan menanti kalian yang berbuat jahat.

6. Tidak Menggunakan Narkoba

Narkoba memang sangat tidak diperbolehkan di Indonesia ini dan sangat diharamkan oleh agama-agama di Indonesia.

Narkoba bukanlah sebuat obat biasa, melainkan obat penenang yang apabila dikonsumsi bisa menimbulkan keinginan lebih banyak lagi untuk mengonsumsinya, atau dengan kata lain bisa menyebabkan kecanduan bagi penderita.

Tentu, apabila seseorang tetap teguh mengonsumsi narkoba, maka di beberapa tahun kemudian fisik dan mental penderita akan berubah drastis.

Sama halnya dengan di dunia, di akhirat nanti juga orang yang seperti ini akan diberikan ganjaran yang sesuai.

7. Tidak Mengonsumsi Minuman Keras

Minuman keras ini juga sama halnya seperti narkoba, akan mengakibatkan kecanduan bagi si penderita.

Minuman keras ini sudah sangat jelas diharamkan di agama, yang mana minuman keras menyebabkan seseorang menjadi mabuk dan hilang akal.

Apabila akal ini hilang dan kondisi tidak sadar, maka seseorang ini bisa secara tiba-tiba membuat kekacauan yang berbahaya dan menakutkan. Tentunya ini adalah ulah manusia yang sangat mudah dirasuki oleh setan.

Sehingga dalam hal ini, agama sangat keras dan sangat jelas melarangnya.

8. Berdoa Sebelum Melakukan Aktivitas

Sebelum melakukan aktivitas atau kegiatan alangkah baiknya memang kita bisa berdoa terlebih dahulu.

Berdoa ini bisa membuat hati kita menjadi lebih nyaman dan tidak ada pikiran was-was.

Banyak sekali di dunia ini yang apabila akan melakukan sesuatu dengan berdoa, seperti :
  • Berdoa sebelum makan
  • Berdoa sebelum tidur
  • Berdoa sebelum bepergian
  • Berdoa sebelum belajar
  • Berdoa sebelum mengerjakan ujian
  • dan masih banyak lagi yang lain

Dengan berdoa, maka kita percaya akan kuasa dari Tuhan yang Maha Esa, dan percaya akan kebaikan yang telah diberikan kepada kita.

Apabila akan mengawali segala sesuatu dengan berdoa, maka Insya Allah tidak akan muncul niat jahat yang akan dilakukan nantinya, dan orang-orang di sekitar memandang kalian dengan lebih nyaman dan lebih bersahabat.

9. Selalu Berkata Jujur

Selalu berkata jujur setiap yang kalian lihat dan kalian dengar.

Jangan pernah sekali-kali bohong karena akan menyakitkan hati orang lain dan secara otomatis, kalian mengecewakan orang lain.

Dengan berkata bohong, maka orang lain tidak akan lagi percaya dengan kalian, karena kalian sudah diidentikkan orang yang selalu berbohong, dan tidak ada gunanya lagi untuk dipercaya.

Jika kalian bisa berkata dengan jujur, itulah kalian yang sangat hebat, dan bisa menjadi orang yang dipercaya.

Teman-teman, sahabat, keluarga, dan yang lain akan percaya kepada kalian. Karena, setiap perbuatan pasti ada balasannya.

10. Selalu Berbakti kepada Kedua Orang Tua

Orang tua harus sangat dimuliakan karena dengan orang tua-lah, kita semua bisa lahir dan hidup di dunia ini.

Hormati orang tuamu, laksanakan perintah orang tua dan jangan sesekali menolaknya.

Bahkan, di dalam Agama Islam-pun, kita sebagai anak dilarang untuk berkata "ah" kepada orang tua. Tentu ini akan sangat menyakitkan bagi orang tua dari pernyataan atau ungkapan sang anak tersebut.

Berbakti kepada orang tua itu tidak hanya itu saja, dengan hal-hal yang lain seperti :
  • Belajar dengan giat dan sungguh-sungguh
  • Menjadi orang yang bijaksana
  • Menjadi anak yang terbuka
  • Tidak menuntut yang belum menjadi haknya

Contoh tidak menuntut yang belum menjadi haknya adalah seperti ini.

Ani masih berusia 15 tahun, dan Ani ingin dibelikan motor oleh orang tuanya.

Ini adalah menutut yang belum menjadi haknya, karena usia Ani masih kecil, dan belum bisa memiliki motor dan SIM, karena persyaratan di Indonesia, adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang seminimal mungkin berusia 17 tahun.


Itulah sedikit pembahasan mengenai norma agama, mulai dari pengertian hingga contoh norma agama yang harus diterapkan di dalam kehidupan kita sehingga bisa menjadi lebih aman dan tenteram.

Hati pun bisa menjadi lebih bahagia dan kita bisa lebih tersenyum setiap saat karena tidak ada perpecahan di mana-mana. Hidup berbahagia adalah jalan terbaik untuk mencapai segala sesuatu yang baik.
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631) - YUK SHARE DI FACEBOOK, TWITTER dan GOOGLE+!

Wah! Orang-orang di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 850 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berpendapat!

Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

 
Admin - FAQ - Kontak Kami - Perjalanan - Privacy Policy - Tentang HabibullahURL
Back To Top