Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

18 Dec 2016

Pengertian Tekun Menurut Agama Islam dan Manfaatnya

Kata tekun sudah pernah kita dengar dalam kehidupan sehari-hari kita. Salah satu contoh yang paling mudah kita temui adalah belajar dengan tekun!

Tekun ini juga menjadi salah satu bentuk contoh sikap maupun perilaku terpuji dari seseorang. Sehingga, tidak menutup kemungkinan, jika seseorang yang tekun maka hidupnya juga nanti akan berubah menjadi lebih baik dan maju.

Kata tekun ini bisa menjadi penyemangat bagi kita. Jika kita bersemangat, bersungguh-sungguh dan tekun, tentu apa yang kita cita-citakan pasti dengan mudah bisa diraih.

Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari saja sebagai makhluk yang bernyawa, tekun juga ada di dalam Agama Islam dan sudah sangat diterangkan mengenai tekun dan ulet di dalamnya.

Pengertian tekun menurut Agama Islam dan secara bahasa sendiri itu sebenarnya sama dan tidak ada yang berbeda sama sekali. Inti atau maksud yang terkandung di dalamnya juga sama, jadi, sangat mudah untuk dipahami.

Jadi, apa itu pengertian tekun menurut agama islam? Apa contoh dan manfaat tekun dalam Agama Islam? Baik, kita bahas perilaku tekun ini dengan perlahan.

Tekun

Tekun

Tekun adalah aspek atau rasa ingin bersungguh-sungguh untuk menggapai sesuatu. Dalam hal ini, tekun juga bisa dikatakan sebagai rajin. Tekun ini juga sebagai bentuk berkembangnya dari rasa percaya diri.

Biasanya, jika anak ataupun seseorang yang memiliki perilaku tekun ini, tak akan pernah merasa yang namanya lelah. Walaupun ia sedang melakukan kegiatan tersebut, dirinya pasti akan bersungguh-sungguh dan tak akan pernah atau tak akan mudah putus asa.

Walau banyak rintangan dan hambatan hingga kesulitan, orang yang tekun akan tetap terus menjalaninya dan tidak akan mudah terganggu.

Sikap atau perilaku tekun ini pasti sangat kita butuhkan untuk bisa melakukan tugas sehari-hari. Kita harus bisa tekun dalam melaksanakan ibadah, bekerja dan juga belajar.

Tekun erat kaitannya dengan ulet. Ulet ini juga memiliki arti tidak mudah putus asa meskipun beribu-ribu bahkan berjuta-juta rintangan menanti.

Apabila seseorang memiliki ketekunan dan keuletan ini, maka sangat mudah untuk meraih kesuksesan hidup. Terlebih apabila didampingi dengan berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT, tentu jalan yang akan kita lalui semakin mudah.

Seperti Firman Allah SWT berikut ini :
Tekun Menurut Agama Islam
"... Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesunguhnya, yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang yang kafir." (QS Yusuf (12):87)

Apabila kita mudah putus asa di tengah jalan, itu bukanlah suatu kesimpulan yang bijak. Perlu kita ketahui, setiap ada masalah ataupun kesulitan, pasti ada kemudahan atau jalan keluar.

Namun, jika ada orang yang tetap bersikukuh memiliki rasa putus asa, maka ia akan menghentikan apa yang ia kerjakan dan alhasil tidak tuntas. Orang-orang yang seperti ini juga tidak yakin terhadap kekuasaan dan kebesaran Allah SWT.

Sama halnya dengan kita dan adik-adik sekalian sebagai seorang pelajar, tekun juga sangat dibutuhkan. "Rajin Pangkal Pandai", pernah mendengar?

Jadi maksudnya, barangsiapa yang rajin mengerjakan sesuatu, seperti salah satu contohnya belajar, maka kelak (atau dewasa) nanti ia pasti akan menjadi orang yang pandai alias berilmu.

Di dalam Islam, belajar tidak hanya saat sekolah saja. Kita dituntut untuk belajar terus-menerus, namun juga tetap menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Maka dari itu, belajar menjadi salah satu aset yang sangat berharga dan harus disertai dengan yang namanya ketekunan dan juga kesabaran untuk bisa mencapai hasil yang didambakan.

Sebagai seorang manusia, tentu akan merasa lelah. Maka dari itu, ada saat di mana kita belajar, ada saat di mana kita istirahat dan bermain bersama dengan teman. Jadi, ada waktu tersendiri untuk bisa menjalankannya. Asalkan semua bisa berjalan dengan lancar dan seimbang.

Belajar itu tidak hanya dari buku saja! Di internet misalnya seperti yang sedang kalian baca ini, itu juga sebuah informasi yang baik. Contoh lainnya belajar dengan melalui media elektronik televisi, bisa melihat mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedang merebak luas dan lain sebagainya.

Agar pikiran tidak menumpuk dan tidak lelah, maka isilah liburan dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti beristirahat, pergi berlibur, bahkan pergi untuk bersosialisasi atau bertemu dengan teman-teman agar lebih akrab lagi.

Manfaat/Keuntungan Bersikap Tekun

1. Memiliki Rencana yang Matang dalam Menjalankan Sesuatu

Seseorang yang memiliki rasa atau perilaku tekun, biasanya gigih untuk melakukan suatu kegiatan dengan apa yang sudah ia rencanakan sebelumnya.

Apabila seseorang ini sudah memiliki puluhan rencana yang sudah disiapkan, maka juga akan dilakukan. Setelah rencana pertama selesai, maka akan secara langsung menyelesaikan rencana yang selanjutnya tanpa mengulur-ulur waktu.

Karena, untuk menggapai sesuatu itu pasti membutuhkan yang namanya rencana matang. Membuat dan melaksanakan suatu rencana tidaklah mudah. Terkadang saat di tengah jalan, rencana ini goyah atau salah sehingga bisa jadi seseorang itu kembali ke rencana awal yang baru, namun mulai dari 0 lagi.

2. Pekerjaan Menjadi Cepat Selesai

Itulah sudah dijelaskan di atas, orang yang tekun sangatlah hebat dan istimewa.

Dia akan bekerja dengan giat dan tekun untuk menggapai apa yang telah dicita-citakan sebelumnya. Sehingga, orang yang memiliki karakter seperti ini, menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang cepat dan singkat.

Tidak hanya itu saja, didorong dari berbagai faktor lain yang ada, orang yang tekun pasti sudah paham letak kesalahan terdahulu dan tak akan ia ulangi saat ini. Inilah yang juga menjadi salah satu alasan mengapa orang-orang yang tekun lebih hebat dan lebih cepat selesai dalam mengurus suatu pekerjaan yang ia lakukan.

3. Menjadi Disiplin

Banyak karakter orang apabila memiliki sebuah kegiatan atau tugas yang akan dijalani.

Ada orang yang santai-santai, ada yang mengerjakan di deadline (sisa waktu) dan lain sebagainya.

Berbeda dengan orang yang giat dan tekun serta ulet, pasti akan mengerjakan tugas yang telah diberikan kepadanya. Dia tahu ini tugas penting dan ia laksanakan sehingga saat sudah datang masanya, tugas sudah selesai dengan tepat waktu. Ini yang namanya disiplin waktu.

4. Memiliki Sikap yang Optimis

Orang-orang yang berjiwa seperti ini dituntut agar tetap terus memiliki sikap yang optimis.

Terbukti, walau masih banyak mereka (orang yang tekun) gagal, namun tak sedikit juga orang-orang tekun yang berhasil sukses. Rahasianya, optimis!

Optimis memang sangat diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan hingga menjalani yang namanya hidup sehingga tidak mudah terpengaruh dan tidak mudah menyerah di lain waktu.

5. Ahli dalam Mengatasi Persoalan

Orang tekun biasanya pintar dalam menghadapi persoalan, hambatan hingga masalah yang muncul.

Jika masalah pertama diselesaikan dengan cara A tidak bisa, maka diselesaikan dengan cara B, begitu seterusnya hingga masalah pertama selesai.

Jika datang masalah kedua, begitu pula yang akan ia lakukan untuk bisa menghindari dan menyelesaikan masalah tersebut.

Sehingga, jika orang-orang yang memiliki tipe atau karakter tekun, apabila diberi tugas dan tanggung jawab, maka orang seperti ini akan dengan mudah menyelesaikannya dan tidak ada masalah sama sekali. Hal ini dikarenakan orang yang tekun sudah paham betul apa yang perlu disiasati.

0 Komentar Pengertian Tekun Menurut Agama Islam dan Manfaatnya

Post a Comment

Wah! Orang-orang di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 850 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berpendapat!

Back To Top