Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

21 Apr 2017

Pengertian Ikhlas Menurut Islam dan Contohnya

Ikhlas merupakan salah satu perilaku terpuji yang memang sudah seharusnya diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Pengertian ikhlas menurut Islam dan contohnya itu sangat banyak.

Segala sesuatu yang kita lakukan juga harus didasarkan dengan ikhlas. Janganlah melakukan sesuatu karena memang terpaksa atau hanya mengharap imbalan saja.

Jika dalam pendapat atau pengertian para ulama sendiri, banyak yang menafsirkan berbeda, namun, intinya juga kemungkinan besar jika diambil kesimpulan itu sama.

Lakukanlah sesuatu hal dengan ikhlas, sehingga hati kita menjadi jauh lebih tenang dan tenteram. Mengapa? Karena, kita hidup tidak untuk duniawi saja, melainkan untuk akhirat.

Jadi, lakukan sesuatu dengan ikhlas, jangan mengharap pujian atau malah mengharapkan imbalan. Tenang, jika kamu bisa berperilaku ikhlas, Allah SWT akan memberikan ganjaran pahala yang tak ternilai harganya.

Ikhlas ini juga menjadi salah satu contoh perilaku terpuji, mengingat, masih banyak lagi yang lain mengenai perilaku terpuji yang perlu kita pelajari lebih dalam.

Lantas, apa pengertian ikhlas dalam agama Islam? Apa contoh ikhlas dalam kehidupan sehari-hari?

Ikhlas

Ikhlas

A. Pengertian Ikhlas

Kata ikhlas berasal dari bahasa Arab yang berbunyi akhlasa yang memiliki arti bersih, lurus dan suci.

Sementara itu, ikhlas berarti mengerjakan suatu kebaikan dengan niat, hanya untuk mendapatkan ridho Allah SWT.

Allah SWT telah memerintahkan kepada manusia untuk selalu berbuat ikhlas dalam melaksanakan berbagai amal perbuatannya. Allah SWT juga telah menyampaikan perintah tersebut dalam ayat Al Quran berikut ini :

Surat Al Bayyinah ayat 5

Artinya :
Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah SWT dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar). (QS Al Bayyinah ayat 5)

Surat Al Bayyinah ayat 5 tersebut menjelaskan perintah untuk berbuat ikhlas dalam melakukan ajaran dan perintah agama. Diharuskan bagi kita semua untuk melakukan sholat dengan ikhlas, membayar zakat juga dengan ikhlas.

Lakukan semua perintah Allah SWT hanya untuk mengharap ridho-Nya. Dengan melakukan perilaku ikhlas dalam beribadah di kehidupan sehari-hari, maka kita semua telah menjalankan ajaran agama Islam dengan baik dan benar. Nantinya, kita akan menjadi anak soleh yang disayang oleh Allah SWT.

Untuk melakukan ikhlas itu sendiri harus dimulai dari niat. Niat yang ikhlas, akan mengantarkan seseorang kepada perbuatan ikhlas. Allah SWT tentu akan menerima ibadah seorang hamba yang dilaksanakan dengan ikhlas.

Nabi Muhammad SAW juga ikut menjelaskan mengenai pentingnya niat dalam tindakan dari hadist berikut ini, yang berarti :
Semua perbuatan tergantung dari niat, dan (balasan) bagi setiap orang (tergantung) apa yang diniatkan. (HR Bukhari)

Dalam hadits tersebut dijelaskan jika semua perbuatan yang dilakukan akan dinilai dari niatnya. Allah SWT juga akan memberikan balasan untuk umat manusia atas segala bentuk perbuatan yang telah dilakukan.

Allah SWT itu Maha Adil. Allah SWT akan memberikan balasan sesuai dengan apa yang diniatkan. Orang yang melakukan beragam kebaikan dengan ikhlas hanya karena Allah SWT semata dan akan memperoleh keridhoan dari-Nya.

B. Contoh Perilaku Ikhlas dalam Kehidupan Sehari-hari

Perilaku ikhlas harus bisa kamu terapkan dalam berbagai macam situasi dan perbuatan yang dilakukan. Berikut ini beberapa perilaku ikhlas yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Ikhlas dalam Beribadah

Allah SWT menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya. Maka dari itu, manusia mempunyai tanggung jawab untuk bisa beribadah kepada Allah SWT. Ibadah kepada Allah SWT tentu harus dilakukan dengan ikhlas.

Allah SWT akan memberikan ridho-Nya kepada manusia yang senantiasa beribadah dengan ikhlas, tanpa dirinya merasa terbebani dalam hidupnya. Hal ini seperti yang telah dijelaskan di dalam firman-Nya, yang berbunyi :

Surat Al An'am ayat 162

Artinya :
Katakanlah : Sesungguhnya, sembayangku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah SWT, Tuhan semesta alam. (QS Al An'am ayat 162)

Di dalam ayat itu dijelaskan dengan benar jika segala yang dimiliki oleh manusia harus ditujukan hanya kepada Allah semata.

Contoh :
Alfi selalu melakukan sholat tepat waktu. Setelah sholat, tidak lupa Alfi untuk berzikir dan berdoa kepada Allah. Dirinya juga tak lupa untuk membaca Al Quran.

Alfi selalu menjalankan ibadahnya dengan khusyuk. Dia tahu menjalankan ibadah dengan ikhlas hanya untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Tentu, Allah SWT akan menerima ibadahnya, karena Alfi telah melakukan ibadah dan perintah Allah dengan ikhlas tanpa terbebani. Tentu, Alfi akan menjadi anak yang baik dan akan disayang oleh Allah SWT, orang tua dan teman-teman.

2. Ikhlas dalam Mengerjakan Tugas

Tugas menjadi salah satu tanggung jawab yang harus bisa diselesaikan oleh seseorang. Maka dari itu, tugas yang kamu terima, hendaknya bisa diselesaikan dengan tepat dan ikhlas.

Perilaku ikhlas dalam mengerjakan tugas termasuk ke dalam salah satu contoh perilaku terpuji. Allah SWT akan memberi pahala untuk orang yang memang senantiasa ikhlas dalam melakukan tugasnya.

Tugas seorang pelajar itu untuk belajar dengan giat dan tekun. Saat Guru memberikan tugas kepada muridnya, maka sang murid harus menyelesaikan tugas tersebut dengan baik. Tidak hanya itu saja, saat Ibu menyuruh kamu membereskan tempat tidur atau menyapu rumah agar bersih, hendaknya kamu melaksanakan tugas rumah tersebut dengan baik. Toh, tugas itu tidak terlalu berat.

Contoh :
Pak Deni memberikan tugas kepada pada siswanya untuk mengerjakan soal latihan yang ada di buku. Roni mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh Pak Guru dengan baik.

Roni juga mengerjakan tugasnya dengan ikhlas. Roni akan mengerjakan tugas tersebut dengan tepat waktu. Dengan perilaku yang diperbuat Roni, maka Roni akan diberikan ganjaran yang setimpal, yakni diberi pahala oleh Allah SWT.

Ibu hendak pergi ke pasar untuk membeli buah-buahan dan sayuran. Ibu meminta Dina menjaga adiknya di rumah.

Maka, yang harus dilakukan Dina adalah menjaga adiknya tersebut dengan ikhlas. Dina tak akan terbebani menjaga adiknya dan tidak akan membuat sang adik menjadi menangis.

Allah SWT sangat menyayangi anak yang ikhlas dalam mencoba untuk menjalankan tugasnya. Ibu dan adik juga akan menyayangi Dina. Dina akan menjadi anak yang solehah dan berbakti kepada orang tua.


3. Ikhlas dalam Memberi Pertolongan

Dalam kegiatan sehari-hari, terkadang kita tidak jarang menemukan orang yang membutuhkan pertolongan alias bantuan. Di saat orang lain tersebut membutuhkan bantuan, maka kita harus berusaha membantu orang tersebut dengan segala kemampuan yang kita miliki.

Menolong orang lain harus dilakukan dengan ikhlas, tanpa mengharapkan balasan, kecuali ridho Allah SWT. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam ayat berikut :

Surat Al Baqarah ayat 263

Artinya :Perkataan yang baik dan memberikan maaf jauh lebih baik dibandingkan dengan sedekah yang diiringi oleh tindakan yang menyakiti. Allah Maha Kaya, Maha Penyantun. (QS Al Baqarah ayat 263)

Ayat itu menjelaskan perintah untuk berbuat dan berkata yang baik serta memberikan maaf. Hal itu bahkan jauh lebih baik dibandingkan dengan sedekah yang dilakukan namun masih menyakiti orang lain.

Tentu, jika kita menolong orang yang membutuhkan bantuan atau pertolongan, berusaha menolongnya dengan ikhlas, Allah SWT Maha Melihat dan akan memberikan pahala.

Contoh :
Milla melihat Sinta terjatuh di depan kelas. Milla langsung saja membantu Sinta yang terjatuh tersebut. Milla juga melakukannya secara ikhlas.

Sinta langsung mengucapkan banyak terima kasih untuk Milla karena sudah menolongnya yang terjatuh karena terpeleset. Di lain sisi, saat Milla membutuhkan pertolongan, Sinta pasti ada untuk memberi bantuan.

Jadi, Milla dan Sinta sama-sama saling membantu satu sama lain saat berada dalam kesusahan di berbagai hal. Mereka berdua menjadi teman yang baik. Milla dan Sinta saling menyayangi satu sama lain.

Allah SWT tentu akan memberikan pahala atas kebaikan yang telah diberikan oleh Milla dan Sinta. Allah SWT sayang terhadap anak yang berbuat baik dan gemar menolong orang lain dengan ikhlas, tanpa adanya paksaan apapun.

4. Iklhas Menerima Kehendak Allah SWT

Allah SWT mempunyai sifat wajib iradat yang artinya berkehendak. Kehendak Allah SWT pasti terwujud. Tak ada 1 pun makhluk yang bisa mencegah kehendak yang Allah berikan.

Jika Allah memang berkehendak untuk memberikan kebaikan kepada manusia, maka manusia tersebut akan memperoleh kebaikan. Sebalikna, jika Allah memberikan kesulitan kepada manusia, tentu manusia akan kesulitan.

Akan tetapi, perlu diingat jika Allah SWT memberikan kesulitan sebagai ujian untuk menjadi lebih hebat dan tangguh. Allah SWT tak akan memberikan ujian melebihi kemampuan yang dimiliki seorang manusia.

Jika di dalam kesulitan yang kita raih dalam hidup, kita tidak boleh mengeluh dan menentang terhadap Allah SWT. Harus kita hadapi dengan sabar dan ikhlas, tentu akan ada hikmah baru yang tersembunyi bagi diri kita.

Contoh :
Devi sosok murid yang pintar. Namun, dirinya kesulitan saat menghadapi pelajaran matematika.

Selain matematika, Devi bisa menyelesaikan pelajarannya dengan mudah. Bahkan, Devi sempat putus asa untuk belajar matematika, karena dia merasa sudah tidak ada gunanya lagi.

Akan tetapi, Devi mencoba bersabar dan berdoa kepada Allah agar diberikan jalan dan diberikan kemudahan sehingga Devi bisa menyelesaikan matematika dan tidak ada kesulitan lagi.

Terbukti, setelah Devi belajar dengan giat di siang hari sepulang sekolah dan di malam hari, secara terus-menerus dan teratur, saat ini, Devi bisa menyelesaikan matematika dengan mudah.

Bahkan, teman 1 kelas yang pintar matematika yang bernama Budi juga mengakui kepintaran Devi yang saat ini sering mendapat nilai A saat pelajaran matematika. Padahal, sebelumnya Devi hanya mendapat nilai C dan terus remedial.

Kini, Devi sudah pandai dan Devi selalu ingat untuk membantu temannya yang kesulitan. Karena, dirinya juga ingat Allah SWT telah memberikan bantuan kepada Devi dan Devi juga harus memberikan bantuan kepada orang yang belum bisa.

0 Komentar Pengertian Ikhlas Menurut Islam dan Contohnya

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top