Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

21 May 2017

Macam-macam Kekuasaan Negara Menurut John Locke dan Montesquieu

Konsep kekuasaan tentu saja menjadi salah satu konsep yang tak lagi asing di telinga dan pikiran kalian. Dipaparkan di sini, macam-macam kekuasaan negara menurut John Locke dan Montesquieu, masing-masing 3 macam kekuasaan negara yang dipaparkan.

Di dalam kehidupan sehari-hari dalam kegiatan bermasyarakat di sekitar kita, konsep ini pasti seringkali diperbincangkan, entah itu di dalam obrolan antarwarga ataupun hingga muncul dalam berita, baik itu media cetak maupun media elektronik.

Yang menjadi pertanyaan saat ini, apa sebenarnya kekuasaan itu? Singkatnya, pengertian kekuasaan itu apa?

Kekuasaan merupakan suatu bentuk kewenangan yang diperoleh atau didapat oleh seseorang ataupun kelompok, untuk menjalankan kewenangan tersebut, sesuai dengan kewenangan yang telah diberikan, kewenangan tak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang sudah diperoleh, atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku, atau kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi pihak lain untuk berpikir dan berperilaku sesuai dengan kehendak yang mempengaruhi.

Jika terlalu panjang, secara singkat, kekuasaan bisa diartikan sebagai bentuk kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain agar bisa melakukan tindakan yang dikehendaki atau diperintahkan.

Sebagai salah satu bentuk contoh kecilnya, saat kalian sedang menonton televisi, tiba-tiba orang tua kalian langsung menyuruh untuk belajar. Kemudian, kalian lantas mematikan televisi tersebut dan langsung masuk ke kamar atau ruang belajar untuk membaca buku atau menyelesaikan tugas (pekerjaan rumah) yang telah diberikan di sekolah.

Contoh yang lain di dalam lingkungan sekolah, jika kita datang terlambat ke sekolah. Jika memang terlambat, maka tentu akan memperoleh teguran atau bahkan sanksi yang harus diterima dari bapak atau ibu guru.

Lebih luas lagi di lingkungan masyarakat. Pasti kita pernah menemukan ketentuan jika setiap tamu yang tinggal atau menginap lebih dari 24 jam di suatu wilayah, maka diwajibkan untuk lapor kepada Ketua RT/RW. Hal ini berarti setiap tamu yang datang atau bahkan tinggal lebih dari 24 jam harus lapor kepada orang yang memiliki kewenangan tersebut.

Contoh-contoh kecil yang ada di sekitar kita itu menggambarkan salah satu wujud dari kekuasaan yang dimiliki baik itu seseorang ataupun lembaga.

Lantas, muncul pertanyaan lagi, apakah negara memiliki kekuasaan negara? Tentu saja negara memiliki kekuasaan, karena memang pada dasarnya, negara itu sendiri adalah organisasi kekuasaan.

Dengan kata lain, jika negara tentu mempunyai banyak sekali kekuasaan. Kekuasaan negara itu sendiri adalah kewenangan negara dalam mengatur seluruh rakyatnya dalam mencapai suatu bentuk keadilan dan kemakmuran serta keteraturan.

Di dalam pembicaraan umum, kekuasaan bisa memiliki arti kekuasaan golongan, kekuasaan raja, atau kekuasaan pejabat negara. Sehingga, tak salah juga jika dikatakan atau diartikan kekuasaan itu kemampuan dalam mempengaruhi pihak lain menurut dari kehendak yang ada pada pemegang kekuasaan itu.

Robert MacIver (Robert Morrison MacIver) itu sendiri bahkan mengutarakan jika kekuasaan merupakan kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku orang lain baik secara langsung dengan jalan memberi perintah atau dengan tidak langsung dengan jalan menggunakan semua alat dan cara yang tersedia.

Biasanya, kekuasaan itu berbentuk hubungan, ada yang memerintah dan ada juga yang diperintah. Manusia berlaku sebagai contoh subjeknya sekaligus menjadi objek juga dari sebuah kekuasaan.

Contohnya Presiden. Presiden membuat undang-undang (subjek dari kekuasaan), namun Presiden itu sendiri juga harus tetap tunduk terhadap undang-undang (objek dari kekuasaan).

Macam-macam Kekuasaan Negara

Negara
Negara, via muslimminang.wordpress.com

Apa saja kekuasaan negara itu sendiri? Jika kita pelajari lagi lebih banyak dan lebih mendalam, ternyata kekuasaan negara banyak sekali macamnya, cukup beragam.

Macam-macam Kekuasaan Negara Menurut John Locke

Menurut dari John Locke sendiri, sebagaimana yang telah dikutip oleh Riyanto (2006:273) jika kekuasaan negara itu bisa dibagi menjadi sebanyak 3 macam kekuasaan, sebagai berikut.
  • Kekuasaan Legislatif. Kekuasaan legislatif adalah kekuasaan untuk membuat atau membentuk undang-undang (UU).
  • Kekuasaan Eksekutif. Kekuasaan eksekutif adalah kekuasaan untuk melaksanakan undang-undang, termasuk kekuasaan yang untuk mengadili setiap bentuk pelanggaran terhadap undang-undang.
  • Kekuasaan Federatif. Kekuasaan federatif adalah kekuasaan untuk melaksanakan suatu bentuk hubungan luar negeri.

Macam-macam Kekuasaan Negara Menurut Montesquieu

Tidak hanya John Locke saja, ada tokoh lain yang ikut berpendapat mengenai kekuasaan negara ini, contohnya Montesquieu. Sebagaimana yang memang sudah dikutip oleh Riyanto (2006:273).
  • Kekuasaan Legislatif. Kekuasaan legislatif adalah kekuasaan untuk membuat atau membentuk undang-undang.
  • Kekuasaan Eksekutif. Kekuasaan eksekutif adalah kekuasaan yang untuk melaksanakan undang-undang.
  • Kekuasaan Yudikatif. Kekuasaan yudikatif adalah kekuasaan untuk mempertahankan undang-undang, termasuk juga kekuasaan untuk mengadili setiap pelanggaran terhadap undang-undang.

Pendapat yang telah diungkap atau dikemukakan oleh Montesquieu adalah salah satu bentuk penyempurnaan dari pendapat yang telah dikemukakan oleh John Locke.

Kekuasaan federatif oleh Montesquieu dimasukkan ke dalam kekuasaan eksekutif, fungsi mengadili itu sendiri dijadikan kekuasaan yang berdiri sendiri. Ketiga kekuasaan itu dilaksanakan oleh lembaga yang berbeda yang mana sifatnya saling terpisah satu sama lain. Sementara itu, teori Montesquieu ini dinamakan dengan Trias Politika.

Trias Politika

Pemisahan kekuasaan atau yang biasa disebut juga dengan nama Trias Politika adalah suatu ide jika di dalam suatu pemerintahan berdaulat harus dipisahkan antara 2 atau lebih kesatuan kuat yang bebas, mencegah 1 orang atau kelompok untuk memperoleh kuasa yang terlalu banyak.

Pemisahan kekuasaan menjadi suatu bentuk cara pembagian di dalam tubuh pemerintahan sehingga nantinya tak akan ada suatu bentuk tindak penyalahgunaan kekuasaan, antara itu legislatif, eksekutif dan yudikatif.

Dalam penerapannya itu sendiri, contoh negara yang menerapkan pemisahan kekuasaan ini adalah Amerika Serikat.

0 Komentar Macam-macam Kekuasaan Negara Menurut John Locke dan Montesquieu

Post a Comment

Wah! Orang-orang di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 850 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berpendapat!

Back To Top