Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

24 May 2017

Seleksi Mandiri Menggunakan Nilai SBMPTN, Maksudnya?

Banyak yang menanyakan mengenai ujian mandiri atau seleksi mandiri menggunakan nilai SBMPTN untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tertentu. Sebenarnya, apa maksudnya?

Bagi calon mahasiswa baru yang sudah melalui SNMPTN tapi gagal, SBMPTN tapi gagal juga dan akhirnya berfokus untuk menatap ujian mandiri itu sendiri.

Memang, terbukti dalam beberapa kasus, kebanyakan calon mahasiswa baru tidak paham betul alias tidak mengerti akan penggunaan nilai SBMPTN yang digunakan sebagai jalur masuk di ujian mandiri.

Nah kali ini akan coba dikupas tuntas. Berdasar dari Permenristekdikti Nomor 126 Tahun 2016 tentang Penerimaan Mahasiswa S1 pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN), kampus tersebut bisa menggunakan nilai SBMPTN-nya yang digunakan dalam seleksi jalur mandiri.

Hal ini bisa ditarik kesimpulan jika untuk jalur mandiri itu sendiri, tidak semua Perguruan Tinggi Negeri mengadakan tes langsung untuk mahasiswa. Jadi, dalam ujian mandiri, diberlakukan 2 macam, yakni Non-Tulis dan Tertulis.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti yang bernama Intan Ahmad mengungkap jika jalur mandiri itu mampu memberikan kesempatan untuk calon mahasiswa yang tak lolos jalur SNMPTN maupun jalur SBMPTN. Pihaknya memberikan kepercayaan bagi kampus dalam melakukan seleksi mandiri.

Dengan demikian, banyak terlihat sekarang ini jika di tahun 2017, Perguruan Tinggi Negeri banyak yang mengganti jalur seleksinya, dari yang semula dengan tes tertulis, kini tanpa tes dan hanya menggunakan nilai SBMPTN. Walaupun demikian, masih ada juga Perguruan Tinggi Negeri yang masih tetap menggunakan tes tertulis di ujian mandiri.

Seleksi Mandiri Menggunakan Nilai SBMPTN

Seleksi Mandiri Menggunakan Nilai SBMPTN

Seleksi mandiri dengan menggunakan nilai SBMPTN ini menjadi salah satu bentuk seleksi yang dilaksanakan tanpa tes, dengan berbekal melihat nilai atau pencapaian calon mahasiswa baru dari tes SBMPTN yang sudah dilalui sebelumnya.

Setelah mendaftar untuk ujian mandiri, maka, panitia penyelenggara seleksi mandiri akan meminta nilai SBMPTN kamu selaku calon mahasiswa baru dari panitia SBMPTN dan lalu sistemnya nilai akan diranking atau diurut dengan anak-anak yang memilih jurusan sama dan di universitas yang sama.

Jika setelah dilakukan ranking dan ternyata nilai kamu termasuk ke dalam peringkat yang cukup baik atau berada di atas dari pesaing yang lain, maka otomatis nantinya berhak lolos. Jika tidak masuk, maka tidak lolos.

Ibaratnya, jika mendaftar seleksi mandiri, calon mahasiswa baru hanya terbilang orang yang pasif, jadi tidak perlu terlibat dalam proses input nilai SBMPTN. Hanya cukup menunggu hasilnya saja. Pengumuman seleksi mandiri juga tidak lama, berbeda dengan pengumuman SNMPTN atau SBMPTN yang hingga berminggu-minggu, atau berbulan-bulan.

A. PTN yang Menggunakan Nilai SBMPTN untuk Seleksi Mandiri

1. UPN Veteran Jakarta
  • Biaya Pendaftaran : Rp 275.000
  • Tanggal Pendaftaran : 15-30 Juni 2017
  • Pengumuman : 17 Juli 2017
  • Daftar Ulang : 20-21 Juli 2017
  • Ketentuan Umum : Peserta hanya bisa memilih sebanyak 2 Program Studi
  • Info lebih lengkap cek website penmaru.upnvj.ac.id

2. Universitas Jenderal Soedirman
  • Biaya Pendaftaran : Rp 150.000
  • Tanggal Pendaftaran : 5-19 Juni 2017
  • Pengumuman : 8 Juli 2017
  • Daftar Ulang : 7 Agustus 2017
  • Ketentuan Umum : Pilihan maksimal 4 Program Studi (2 sarjana dan 2 diploma)
  • Info lebih lengkap cek website spmb.unsoed.ac.id

3. Universitas Sebelas Maret
  • Biaya Pendaftaran : Belum ada informasi
  • Tanggal Pendaftaran : 30 Mei 2017-15 Juni 2017
  • Pengumuman : 22 Juni 2017
  • Daftar Ulang : Belum ada informasi
  • Ketentuan Umum : Pilihan maksimal 4 Program Studi
  • Info lebih lengkap cek website spmb.uns.ac.id

4. Universitas Airlangga
  • Biaya Pendaftaran : Rp 300.000 (IPA/IPS 2 Prodi) dan Rp 500.000 (IPC 4 Prodi)
  • Tanggal Pendaftaran : 22 Mei-8 Juni 2017
  • Pengumuman : 17 Juni 2017
  • Daftar Ulang : 10-12 Juli 2017
  • Ketentuan Umum : 
  • Info lebih lengkap cek website ppmb.unair.ac.id/web/site/mandiri

5. Universitas Brawijaya
  • Biaya Pendaftaran : Rp 450.000
  • Tanggal Pendaftaran : Belum ada informasi
  • Pengumuman : Belum ada informasi
  • Daftar Ulang : Belum ada informasi
  • Ketentuan Umum : Hanya bisa memilih 2 Program Studi
  • Info lebih lengkap cek website selma.ub.ac.id/id/pendaftaran/spmk

6. Universitas Pendidikan Indonesia
  • Biaya Pendaftaran : Belum ada informasi
  • Tanggal Pendaftaran : 5 Mei-30 Juni 2017
  • Pengumuman : 15 Juli 2017
  • Daftar Ulang : 20-28 Juli 2017 (Registrasi Administrasi) dan 2-4 Agustus 2017 (Registrasi Akademik)
  • Ketentuan Umum : Bisa memilih 2 Program Studi dalam 1 kelompok ujian
  • Info lebih lengkap cek website pmb.upi.edu/sarjana/sm-upi2017

7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Biaya Pendaftaran : Rp 250.000
  • Tanggal Pendaftaran : 16 Mei-4 Juli 2017
  • Pengumuman : 13 Juli 2017
  • Daftar Ulang : 19-21 Juli 2017
  • Ketentuan Umum : Bisa memilih sebanyak 3 Program Studi
  • Info lebih lengkap cek website smits.its.ac.id/sarjana/#pkm-pendaftaran

B. Ketentuan Umum

1. Mengikuti SBMPTN di Tahun Tersebut dan Tidak Lolos

Bagi yang sudah mengikuti SBMPTN di tahun tersebut dan ternyata saat pengumuman SBMPTN dinyatakan tidak lolos, maka bisa mendaftar lewat jalur mandiri di atas yang menggunakan nilai SBMPTN.

Ada juga jika yang ingin mendaftar seleksi mandiri, tidak hanya dari nilai SBMPTN, ada juga yang menggunakan tes atau ujian tertulis.

2. Biaya Pendaftaran Tergantung Masing-masing PTN

Biaya pendaftaran itu sendiri tidak mutlak harus sama atau serentak dengan Perguruan Tinggi Negeri yang lain, namun ternyata berbeda-beda.

Ada yang biaya pendaftaran murah, hanya Rp 150.000, bahkan ada juga yang cukup mahal hingga Rp 500.000.

C. Seluk Beluk Seleksi Mandiri

1. Program Studi "Pilihan Pertama" Lebih Diprioritaskan

Semisal jika kamu mendaftar di PTN dengan pilihan pertama di Manajemen dan pilihan kedua mengambil Akuntansi.

Maka, peluang lolos yang cukup besar adalah di pilihan pertama yakni di prodi Manajemen. Biasanya, PTN lebih mengunggulkan pilihan yang pertama.

Jadi, jangan sampai di mandiri nanti, jangan salah pilih lagi seperti sebelum-sebelumnya.

2. Uang Banyak=Daftar Banyak

Jika kalian ingin mendaftar di beberapa PTN sekaligus, maka harus siap uang banyak bahkan tak tanggung-tanggung hingga jutaan rupiah untuk mendaftar.

Hal ini dikarenakan kemungkinan besar banyak peserta yang ragu sehingga terpaksa mendaftar di banyak PTN untuk antisipasi juga.

Akan tetapi, jika ingin mengambil keputusan ini, maka juga siap uang pendaftaran yang tak sedikit untuk mencoba mengikuti seleksi mandiri.

3. Tidak Lolos SNMPTN, SBMPTN dan Malah Tidak Lolos Seleksi Mandiri

Banyak pertanyaan yang muncul di benak para peserta mengenai masalah yang satu ini. SNMPTN tidak lolos, SBMPTN juga, malah Seleksi Mandiri juga tidak lolos. Harus apa?

Jawabannya ada 2, yang pertama, bisa melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di tahun itu juga. Jawaban yang kedua, mendaftar lagi tahun depan.

Terkadang banyak peserta lebih memilih menunggu atau kerja dibandingkan dengan kuliah di PTS karena biaya semesteran yang begitu mahal.

4. Biaya Kuliah Jalur Mandiri Mahal?

Mengenai masalah ini sendiri coba ditanyakan kepada pihak yang memang memiliki wewenang agar tidak rancu.

Bisa datang ke kampusnya langsung atau bisa bertanya melalui call center yang tersedia di website.

Biasanya, untuk beberapa kasus di tahun ini, sudah banyak yang menggunakan UKT sehingga biaya kuliah tidak terbebani lagi.

5. Antisipasi Pendaftaran

Janganlah mendaftar seleksi mandiri terlebih dahulu jika belum ada pengumuman kelulusan dari SBMPTN jika tidak ingin hal yang tidak-tidak terjadi pada diri kalian.

Jika memang kalian diterima di jalur SBMPTN dan sudah mendaftar di seleksi mandiri, otomatis pendaftaran mandiri hangus dan tak akan diproses.

Hal ini sendiri juga berarti uang pendaftaran yang telah dibayar juga hangus dan tidak bisa dikembalikan.

6. Tips!

Bagi kalian yang tidak lolos jalur SBMPTN dan ingin mengikuti mandiri dan kebetulan PTN tersebut mengadakan ujian tulis, maka mulai dari sekarang belajar lagi yang lebih rajin agar rasa kecewa gagal di SBMPTN bisa terobati.

Sementara itu, bagi kalian yang mendaftar jalur mandiri di PTN tanpa tes, hanya bisa berdoa semoga nilai SBMPTN bisa mengubah segalanya di jalur mandiri dan hasilnya kamu bisa diterima.

Tips penting, beribadah, belajar dan optimis (jangan mengeluh) jika yang diberikan oleh Tuhan adalah hal yang terbaik bagi kalian.


Jika ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut mengenai SBMPTN ataupun Ujian Mandiri, yuk komentar di bawah biar kita bahas bersama.

8 Komentar Seleksi Mandiri Menggunakan Nilai SBMPTN, Maksudnya?

  1. Maaf kak, berarti mendaftar mandiri di lebih dari 1 ptn diperbolehkan?
    Saya kemaren ambil bidikmisi SBMPTN. Tapi jika tidak lolos lanjut planning B saya mencoba mandiri bidikmisi dan mandiri tanpa bdikmisi apa boleh?
    Ya semoga saja planning A SBMPTNnya lolos.

    ReplyDelete
  2. kak aku mau tanya, apabila kita udah lolos sbmptn trus kita juga udah daftar ulang, tpi kita jga udh ikut ujian mandiri dengan tes tulis. lha itu nanti mandiri nya bakalan diproses ga kak, atau langsung dinyatakan gugur?

    ReplyDelete
  3. kak,ujian mandiri yg pake nilai sbmptn itu cuma bisa daftar di univ yang kits pilih pas sbmptn?tolong dijawab secepatnya kak,makasih

    ReplyDelete
  4. kak saya ingin bertanya,saya lulus di sbmptn 2017,tapi saya ingin mengikuti jalur mandiri,bisakah saya ikut?apakah sbmptn saya gugur?dan apabila universitas yang saya pilih di jalur mandiri tidak menggunakan nilai rafor,bisakah saya ikut?

    ReplyDelete
  5. mksudnya bukan nilai rafor,tapi sbmptn :D

    ReplyDelete
  6. kak kalau kita sudah keterima sbmptn, tpi ingin ikut seleksi mandiri yg menggunakan nilai sbmptn maupun tidak, apakah masih bisa?

    ReplyDelete
  7. bagaimana dengan yg sudah lulus SBM tetapi dipilihan yg tidak diinginkan, apakah kalau mendaftar lagi di jalur mandiri yg menggunakan nilai sbm jelas tidak lulus? untuk univ seperi UNS dan UNHAS di persyaratan memang tertera bahwa yg sudah lulus tidak diperkenankan mendaftar, tapi untuk univ seperti UB dan UNAIR persyaratan seperti itu tidak tertera di persyaratannya, jadi apakah tetap berlaku untuk UB dan UNAIR?

    ReplyDelete
  8. Mau tanya no sbmptn itu no peserta saat sbmptn bukan? Terus contoh keterangan saat lulus atau tidaknya um upi gimana yah? Soalnya disistem salah terus

    ReplyDelete

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top