Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

3 Nov 2017

Wajib Tahu! 20 Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Arab

Cakupan prospek kerja jurusan atau program studi Bahasa dan Sastra Arab sebenarnya luas. Sebelum mengetahui lebih dalam akan prospek kerja tersebut, alangkah baiknya kita berkenalan dengan seluk-beluk jurusan yang satu ini.

Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa Semit Tengah, yang termasuk ke dalam rumpun bahasa Semit dan berkerabat dengan bahasa Ibrani dan bahasa-bahasa Neo Arami. Bahasa Arab memiliki lebih banyak penutur bahasa, dibandingkan dengan bahasa yang lain dalam rumpun bahasa Semit.

Sekitar sebanyak lebih dari 280 juta orang menuturkan bahasa ini, yang sebagai bahasa pertama, sebagian besar masyarakatnya tinggal di Timur Tengah dan Afrika Utara. Sementara itu, bahasa Arab telah menjadi bahasa resmi bagi sebanyak 25 negara dan menjadi bahasa peribadatan dalam agama Islam karena menjadi bahasa yang digunakan di dalam kitab suci Al Quran. [1]

Program studi Bahasa dan Sastra Arab menjadi program studi yang biasanya berada di bawah naungan dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Sementara itu, perlu kita ketahui, bahasa dan budaya bangsa Arab menjadi salah satu yang paling banyak dipergunakan di dunia, selain dari bahasa Inggris, Perancis dan Mandarin.

Untuk masalah prospek kerja lulusan jurusan yang satu ini ke depannya akan semakin bagus lagi dikarenakan dengan semakin baiknya hubungan yang terjalin antara bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa Arab yang lain. Terlebih, umat Muslim di dunia yang kian bertambah hari demi hari dan negara Arab yang saat ini memang memiliki andil atau pengaruh yang cukup besar di kancah internasional, terutama dari segi ekonomi.

Seluk-Beluk Jurusan Bahasa dan Sastra Arab

Bahasa dan Sastra Arab

1. Deskripsi

Selama masa perkuliahan di jurusan ini, secara garis besar kalian akan lebih ditekankan untuk mempelajari secara lebih dalam mengenai bahasa dan budaya orang Arab.

Bahasa Arab saat ini sudah memberikan begitu banyak kosakata terhadap bahasa lain di dalam dunia Islam, sama halnya seperti peranan bahasa Latin kepada kebanyakan bahasa Eropa. Selain itu, semasa abad pertengahan, bahasa Arab juga menjadi salah satu alat utama budaya, yang terutama ditonjolkan dalam bidang sains, matematika dan filsafah, yang menyebabkan banyak bahasa Eropa yang ikut serta meminjam kosakata yang cukup banyak dari bahasa Arab tersebut.

2. Ruang Lingkup Pembelajaran

Fokus pembelajaran di program studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran seperti keterampilan dalam berbahasa Arab baik itu secara lisan maupun tulisan, tata bahasa Arab (Nahwu dan Sharaf), Linguistik, Kesusastraan dan kebudayaan Arab dengan konsentrasi yang meliputi seperti Kajian Keislaman, Penerjemahan Arab-Indonesia dan Indonesia-Arab secara tulis dan tulisan, Pengajaran Bahasa Arab, Kaligrafi Arab, hingga Diplomasi dan Jurnalistik. [2]

Prodi Bahasa dan Sastra Arab ini memiliki tujuan guna memberikan banyak pengetahuan yang kokoh di bidang bahasa Arab klasik dan modern, kemampuan berbahasa Arab secara komunikatif, akrab dengan ekspresi bahasa Arab sastrawi, serta mempunyai pengetahuan yang luas, terkait sejarah sastra dan kebudayaan Arab, maupun sastra dan kebudayaan Islam yang ada di Indonesia.

Pengantar kuliah juga banyak menggunakan bahasa Arab, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan untuk melakukan pertukaran pelajar ke universitas yang ada di Timur Tengah. [3]

Contoh Mata Kuliah Bahasa dan Sastra Arab di Universitas Gadjah Mada (UGM) :
  • Pendidikan Agama
  • Bahasa Inggris
  • Dasar-dasar Ilmu Budaya
  • Percakapan Arab I
  • Percakapan Arab II
  • Morfologi Arab I
  • Kaligrafi Arab
  • Kebudayaan Arab
  • Bahasa Parsi
  • Penyuntingan Teks
  • Penguasaan Multimedia
  • Seni dan Budaya Indonesia
  • Komposisi Arab I
  • Bahasa Ibrani
  • Telaah Teks Arab I
  • Terjemah
  • Sastra Islam
  • Kajian Linguistik Arab
  • Pengantar Ekonomi Islam
  • Pemanduan Wisata
  • Kajian Budaya Arab
  • Pengantar Hubungan Internasional
  • dan masih banyak lagi yang lainnya [4]

3. Kompetensi Lulusan

Berikut ini beberapa contoh kompetensi lulusan yang diharapkan dari mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Arab, contohnya di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, seperti :
  • Lulusan memiliki kemampuan dalam melakukan diskusi terkait dengan yang menjadi minatnya, melakukan komunikasi dengan efektif, mengemukakan gagasan dengan jelas, serta memberikan analisis dengan menggunakan bahasa Arab.
  • Lulusan ini mempunyai kemampuan dalam menulis, menarasikan dan melakukan presentasi terhadap topik tertentu dengan menggunakan bahasa Arab, terkait dengan sejarah, kebudayaan, sastra, politik dan tradisi intelektual Islam, baik itu di dunia Arab ataupun Nusantara.
  • Lulusan mampu memanfaatkan pengetahuan dan keahlian di dalam bidang bahasa dan sastra Arab untuk melakukan suatu bentuk interaksi dengan masyarakat di berbagai macam lapisan.

4. Gelar

Gelar yang didapatkan oleh lulusan mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Arab ialah Sarjana Sastra, (S.S).

Lihat Daftar Lengkap : Prospek Kerja Jurusan di Bangku Perkuliahan untuk Program Sarjana (S1)

Prospek Kerja Jurusan Bahasa dan Sastra Arab

Bahasa dan Sastra Arab
Bahasa dan Sastra Arab, via datdut.com

1. Penerjemah

Menjadi seorang penerjemah tentunya sangat cocok bagi lulusan jurusan ini, terlebih sangat sedikit para penerjemah yang ada, baik itu berupa penerjemah novel, berita, atau penerjemah teks yang lain yang memiliki kaitan dengan bahasa Arab.

Apabila Anda memang orang yang hobi bekerja di rumah, tak terlalu senang bekerja dan berurusan di kantor, maka pilihan menjadi seorang penerjemah tentu cocok bagi Anda. Anda hanya memerlukan persiapan yang matang dalam berbahasa Arab dan mengulangi pelajaran mengenai terjemahan, sehingga nantinya ilmu yang didapat tersebut tak sia-sia sesaat selama diperjuangkan pada bangku perkuliahan.

Dengan melihat budaya literasi yang kian berkembang di akhir-akhir ini, tak sedikit penerbit yang ada di Indonesia sedang mencari banyak bibit penerjemah bahasa yang handal. Terlebih, saat ini juga banyak buku baru yang bermunculan mengenai sastra Arab yang belum pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Dengan menjadi seorang penerjemah, banyak yang bisa Anda dapatkan, baik itu mulai dari fee (bayaran), ilmu dan keterampilan dalam mengolah dan mengelola tata bahasa, ditambah Anda bisa melakukan jejaring atau relasi dengan para pernerjemah di Indonesia.

2. Jurnalis

Jurnalistik merupakan suatu pekerjaan yang begitu banyak berkecimpung di dalam dunia tulis-menulis. Tulis-menulis ini sebenarnya sudah menjadi seni yang lumrah dikerjakan oleh mahasiswa Sastra, tak terkecuali mahasiswa Sastra Arab.

Hal ini dikarenakan mahasiswa sastra begitu paham dan akrab dengan tata bahasa dan sangat peka terhadap kata, mudah dipahami. Tidak hanya itu saja, mahasiswa Sastra Arab juga bisa menjadi seorang jurnalis televisi juga! Cukup dengan modal mental dan berani untuk berbicara di hadapan publik.

Sementara itu, Anda juga bisa dengan mudah untuk mencoba berkarir ke media besar di Indonesia, contohnya :
  • Detik
  • Kompas
  • Tempo
  • Republika
  • dan lain sebagainya

Selain media di atas mampu memberikan isu-isu nasional yang sedang terjadi, media besar itu juga memuat berbagai berita internasional.

Jika memang Anda tak pandai dalam menguasai bahasa Arab, di saat akan terjun untuk mewawancarai orang yang ada di sekitar, maka Anda nantinya akan merasa kesulitan dan bahkan Anda tak akan mengerti apa yang diungkap oleh orang yang tadi diwawancara. Alhasil, berita yang nantinya diolah, dibuat dan dipublikasikan menjadi rancu.

3. Peneliti Budaya

Seorang sarjana Sastra Arab juga bisa bekerja sebagai seorang peneliti budaya asing. Contohnya yakni sebagai pengkaji atau peneliti budaya Timur Tengah dalam Pusat Studi Kajian Timur Tengah, baik itu di dalam suatu lembaga swasta ataupun dalam universitas/perguruan tinggi.

Seorang pengkaji di wilayah Timur-Tengah sangat jarang dan bahkan jika Anda yang bekerja sebagai pengkaji budaya di wilayah Timur-Tengah tersebut, Anda bisa pergi ke Timur-Tengah untuk berperan sebagai pengkaji budaya di negara tersebut secara langsung.

Nah, apabila Anda tengah melakukan penelitian, baik itu sejarah, budaya, pemikiran dan lain sebagainya, tentu pekerjaan yang satu ini sangat cocok bagi Anda. Tak hanya bisa meneliti secara langsung ke tempat yang ingin Anda kaji, Anda juga bisa dengan mudah memantapkan jenjang karir sebagai seorang pengajar budaya Timur-Tengah!

4. Penulis

Dengan memiliki profesi sebagai seorang penulis, tentu menjadi pekerjaan yang bisa dikatakan sangat akrab dengan jurusan Sastra, khususnya Sastra Arab. Di dalamnya, mahasiswa Sastra Arab ini juga bisa menjadi seorang penulis cerpen, novel, penyair dan bisa juga menjadi seorang kritikus.

Selain mahasiswa Sastra Arab diajarkan mengenai tata bahasa Arab, ternyata juga diajarkan mengenai bagaimana cara menulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tak hanya harus bisa menguasai bahasa Arab, mahasiswa jurusan ini juga harus bisa menguasai bahasa Indonesia, hebat bukan?

Jika memang Anda memiliki cita-cita sebagai seorang penulis, maka Anda tak perlu takut lagi untuk memikirkan hal yang mampu melemahkan potensi Anda, misal dengan sindiran, "Ngapain jadi penulis? Kuliah bertahun-tahun kok jadi penulis?".

Tak perlu khawatir dan tak perlu ragu, banyak penulis yang meraih suksesnya dan bisa dijadikan sebagai contoh. Banyak contohnya, seperti :
  • Tere Liye
  • Dewi Lestari
  • Ayu Utami
  • Gunawan Muhammad
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Bahkan, jika kamu tahu, penulis juga bisa dijadikan sebagai profesi utama! Terlebih sebagai seorang penulis, Anda tak harus menggunakan pakaian rapi dan tak akan diperintah oleh bos ataupun atasan Anda.

Karena dengan menjadi penulis ialah waktunya untuk bebas mengembangkan seluruh imajinasi yang ada di dalam otak atau pikiran Anda. Hanya saja persiapan ide, gagasan dan setelah itu melakukan penulisan dengan gaya atau seni yang Anda miliki sendiri.

5. Menteri Luar Negeri

Dengan memiliki profesi sebagai Menteri Luar Negeri, tak harus melulu dari lulusan jurusan Hubungan Internasional. Lulusan jurusan Sastra juga ternyata bisa memiliki kesempatan sangat baik untuk menjadi seorang menteri. Pengetahuan mengenai bahasa dan budaya asing menjadi pilar acuan awal untuk menjadi Menteri Luar Negeri.

Mahasiswa jurusan Sastra Arab ini juga bisa menjadi duta Indonesia untuk negara yang ada di kawasan Timur-Tengah. Bisa juga nantinya Anda menjadi seorang perwakilan Indonesia untuk Mesir dan negara yang lain, keren bukan?

Pasti semuanya ingin menjadi menteri, terlebih menjadi seorang Menteri Luar Negeri. Bagi Anda, mahasiswa Sastra Arab, pastikan juga jika kuliah yang Anda jalani tak hanya di kelas saja, melainkan juga bisa berwawasan tinggi agar nantinya bisa lebih memadukan antara teori dengan kunjungan yang ada di lapangan.

6. Bekerja di Perusahaan Multinasional

Saat ini perusahaan ternama multinasional seperti Google, Gameloft dan beberapa developer aplikasi atau game smartphone tentunya tengah membutuhkan banyak bantuan dari ahli bahasa, orang yang mampu mengkomunikasikan secara cakap dan mampu diajak bekerja sama.

Perusahaan multinasional ini juga saat ini tengah dibutuhkan terutama dalam bahasa Arab, agar orang-orang Arab yang ingin membuka atau memainkan aplikasi tersebut bisa dengan mudah memahaminya dan menjalankannya dengan bahasa Arab yang sudah dikontribusikan.

7. Bekerja di Lembaga Asing

Sebagai seorang sarjana Sastra Arab, Anda juga memiliki kesempatan yang sangat besar untuk bekerja di organisasi asing yang berada di Indonesia. Salah satu contohnya Anda bisa bekerja di United Arab Emirates Embassy yang ada di Indonesia.

Karena memang banyak lembaga yang dinaungi secara langsung oleh negara Arab, maka Anda tak harus repot lagi untuk melamar kerja jauh-jauh ke negara Timur-Tengah. Cukup saja Anda mendaftar di Indonesia saja. [5]

8. Bekerja di Instansi Pemerintahan

Belajar bahasa Arab selama masa kuliah namun jatuhnya menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS)? Tentu bisa! Anda bisa melamar kerja di beberapa instansi pemerintahan yang sesuai dengan kompetensi yang kamu miliki.

Salah satunya seperti di Kementerian dan Departemen Luar Negeri. Kamu bisa bekerja juga di kedutaan besar yang ada di negara Arab, baik itu sebagai staf atau menjadi seorang diplomat.

Tak hanya itu saja, ada juga bisa bekerja di Kementerian Agama, Dinas Agama, Dinas Pendidikan dan lain sebagainya yang sangat mumpuni untuk bisa masuk ke dalam instansi pemerintahan tersebut. [6]

9. Pengkaji Kitab atau Buku Berbahasa Arab

Bekal bahasa Arab yang dimiliki selama masa perkuliahan tersebut tentu akan menjadi modal penting dalam memahami teks berbahasa Arab. Modal itulah yang tentu akan sangat membantu dalam mengkaji buku teks bahasa Arab.

Sebagaimana tadi yang sudah disampaikan, bahasa Arab sekarang tak hanya mengkaji mengenai Agama saja, melainkan banyak para ilmuwan di Timur-Tengah yang dengan berbagai disiplin ilmu mengarsipkan ilmunya tersebut dalam wujud buku yang tentunya menggunakan bahasa Arab.

Lalu, siapa yang mengkaji buku berbahasa Arab tersebut? Ya tentunya Anda seorang sarjana bahasa Arab. Keren bukan? Sudah pintar berbahasa Arab, ditambah lagi dengan ilmu dan pengetahuan serta wawasan yang luas! [7]

10. Guru atau Dosen

Menjadi seorang guru tak hanya bisa dikerjakan oleh mahasiswa yang mengambil jurusan pendidikan saja, melainkan juga mahasiswa Sastra Arab memiliki peran aktif dan penting untuk bisa menjadi guru ataupun dosen.

Jika memang Anda memiliki kemampuan dan keinginan, senang mengajar dan tentunya senang terhadap anak didik, maka Anda bisa melakukannya, terlebih bagi Anda mahasiswa Sastra Arab.

Seringkali orang berpikiran atau memiliki anggapan jika mahasiswa Sastra Arab hanya bisa menjadi guru ngaji dan agama saja. Tunggu dulu! Mahasiswa Sastra Arab juga bisa mengajar mengenai sejarah Arab, juga bisa mengajar bahasa Indonesia atau bahasa Arab.

Tak hanya itu saja, mahasiswa Sastra Arab juga mampu mengajar mengenai ilmu budaya, karena saat mempelajari Sastra, orang tak bisa lepas dalam melakukan kajian terhadap budaya dengan teori-teori kebudayaan.

11. Tour Guide dalam Bidang Pariwisata

Memiliki kemampuan dalam berbahasa asing tentu sangat memungkinkan bagi mahasiswa jurusan Sastra Arab untuk memperoleh pekerjaan yang layak di bidang pariwisata. Jika Anda tahu, bidang pariwisata ini membutuhkan skill orang-orang yang pandai dalam berbahasa juga tamah dengan turis.

Jika kita melihat banyak berita di media sosial mengenai datangnya Raja Arab, Raja Salman ke Indonesia beberapa waktu yang lalu, saat itu Indonesia disoroti oleh berbagai media asing di dunia, khususnya orang Timur-Tengah itu sendiri. Masalahnya, Indonesia dan Arab memang secara tak langsung memiliki kedekatan yang sangat baik, baik itu dalam hal agama, budaya ataupun bahasanya.

Mau tak mau memang Indonesia sedang disorot, terlebih saat Raja Salman berkunjung ke Bali, daerah wisata yang paling populer di Indonesia.

Di momen seperti itulah, tentu orang yang pandai atau piawai dalam berbahasa Arab sangat diperlukan. Tak hanya bagi Raja Salman saja, namun juga untuk setiap orang dari penjuru Timur-Tengah yang akan berlibur atau berwisata di Indonesia.

Anda juga bisa menjadi seorang pemandu wisata ke Timur-Tengah dan membuka tempat travelling di sana. Sementara itu, di zaman sekarang ini, banyak turis dari Timur-Tengah yang datang ke Indonesia untuk melakukan liburan tentu sangat membuka peluang bisnis dalam sektor pariwisata.

Ditambah, saat ini Indonesia sudah menjadi tujuan wisata menarik dengan kelas dunia dan sudah memperoleh begitu banyak lirikan dari wisatawan asing. Nah, tentunya pekerjaan ini sangat cocok!

12. Wirausaha / Entrepreneur

Menjadi seorang wirausaha atau entrepreneur menjadi pekerjaan yang sangat diidolakan untuk saat ini. Selain belajar membuka usaha sendiri, seorang pengusaha juga bisa menentukan jam kerja sesuai dengan apa yang diinginkan secara mandiri.

Menjadi seorang wirausahawan tak harus melulu dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis saja. Tentu sangat bisa jika mahasiswa Sastra Arab akan menjadi seorang entrepreneur!

Mahasiswa Sastra Arab bisa dengan memulai membuka agen wisata ke jazirah Arabian, membuka jasa penerjemah, menyediakan les private berbahasa Arab dan bisa menjadi travel Haji dan Umroh dan lain sebagainya.

13. Ahli Bahasa

Ahli bahasa menjadi salah satu pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh mahasiswa Bahasa dan tak terkecuali oleh mahasiswa Sastra Arab. Selain memang ahli bahasa sangat erat dengan jurusan Sastra, melalui pekerjaan sebagai ahli bahasa, hal ini juga bisa mempermudah Anda untuk bisa lebih mengenal bahasa yang Anda kuasai.

Jangan salah sangka jika ahli bahasa juga menjadi pekerjaan intelektual yang begitu dihormati, sebab tak mudah untuk menjadi seorang ahli bahasa!

Lantaran ahli bahasa, khususnya bahasa Arab di Indonesia ini terbilang masih sangat sedikit, maka profesi sebagai ahli bahasa itu sangat dihargai, dihormati, baik itu dari segi kelayakan fee atau karir di sebuah lembaga ataupun perusahaan.

14. Sutradara

Menjadi seorang sutradara tak hanya bisa dikerjakan oleh mahasiswa seni atau jurusan perfilman saja. Namun, bagi mahasiswa Sastra juga bisa bekerja sebagai seorang sutradara.

Hal yang menunjang Anda bisa menjadi sutradara ialah karena terbiasa menulis naskah drama atau teater untuk tugas di saat semasa perkuliahan. Yang menjadi masalahnya, modal awal menjadi sutradara ialah kelihaian dalam membuat naskah yang baik, dinikmati dan bisa dimengerti oleh orang lain, bukan dari apa lulusan Anda.

Perbedaan antara sutradara film atau drama sebenarnya terletak dari segi tempat berlangsungnya saja. Jika drama, pertunjukkan akan berada di panggung sementara untuk film bisa secara langsung.

Saat Anda mau memutuskan untuk menjadi seorang sutradara, baik itu film atau drama, maka paling tidak Anda harus memiliki basic, basic itu ialah menulis sebuah naskah.

15. Editor

Pekerjaan sebagai seorang editor juga bisa dikatakan cocok, karena menjadi editor perlu adanya kepekaan bahasa yang tinggi. Biasanya, kepekaan bahasa ini terdapat pada mahasiswa Sastra. Terlebih, mahasiswa Sastra Arab banyak mempelajari mengenai keindahan dari bahasa Arab itu sendiri.

Terlebih lagi jika memang Anda sosok yang gemar membaca dan menulis, pasti sangat cocok untuk memilih profesi sebagai seorang editor. Adapula ruang lingkup menjadi seorang editor ini bisa memiliki peran sebagai penyunting naskah buku, koran, majalah dan bisa juga pembuat ilustrasi.

16. Sastrawan

Gelar untuk menjadi sastrawan ini, Anda akan dituntut untuk mempersiapkan ilmu mengenai sastra baik itu budaya, sastra, seni dan tak lupa untuk menciptakan suatu karya.

Saat nantinya Anda bisa fokus menjadi seorang sastrawan, maka ke depannya nanti banyak juga yang akan mengenal profil dan karya Anda. Satu pilihan penting, di jurusan Sastra Arab ini Anda juga bisa menjadi seorang sastrawan yang fenomenal!

17. Prospek Kerja Jurusan Bahasa dan Sastra Arab yang Lain

  1. Bekerja di bank, kantor diplomat atau kantor yang lain yang memiliki urusan dengan negara Arab
  2. Bergabung di perusahaan swasta
  3. Bergabung di organisasi yang memiliki hubungan dengan Timur-Tengah
  4. Melanjutkan studi tingkat Magister, khusus bidang bahasa dan sastra Arab yang digabungkan dengan adanya pendekatan multidisiplin dalam bidang ilmu yang lain, seperti kajian budaya, agama, hukum, politik, hubungan internasional dan lain sebagainya

Lainnya Tentang Fakultas Ilmu Budaya
20 Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Inggris

Universitas Penyelenggara Jurusan Bahasa dan Sastra Arab

*Data per bulan November 2017 (diinput dari Ban PT)

S1 (Akreditasi A)

  1. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  2. Universitas Padjadjaran - Sastra Arab
  3. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel - Bahasa dan Sastra Arab
  4. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta - Bahasa dan Sastra Arab
  5. Universitas Sumatera Utara - Bahasa dan Sastra Arab
  6. Universitas Al Azhar Indonesia - Bahasa dan Sastra Arab
  7. Universitas Ahmad Dahlan - Bahasa dan Sastra Arab
  8. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh - Bahasa dan Sastra Arab
  9. Universitas Gadjah Mada - Bahasa dan Sastra Arab
  10. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar - Bahasa dan Sastra Arab
  11. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang - Bahasa dan Sastra Arab
  12. Universitas Hasanuddin - Sastra Arab
  13. Universitas Indonesia - Sastra Arab
  14. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung - Bahasa dan Sastra Arab

0 Komentar Wajib Tahu! 20 Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Arab

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top