Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

7 Nov 2017

Wajib Baca! 20 Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Inggris

Sepintas, terlintas di benak, apa prospek kerja jurusan atau program studi Bahasa dan Sastra Inggris? Jika kita mau mencarinya dan menambah wawasan, sebenarnya prospek kerja prodi yang satu ini banyak sekali.

Bahasa Inggris (atau English) merupakan bahasa Jermanik yang pertama kali dituturkan di Inggris, tepatnya pada abad pertengahan awal dan saat ini menjadi bahasa yang paling sering digunakan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia.

Pertama kali bahasa Inggris ini diucapkan sebagai bahasa pertama oleh mayoritas penduduk di berbagai belahan dunia, termasuk Britania Raya, Irlandia, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru dan sejumlah negara Karibia, serta menjadi bahasa resmi di sebanyak hampir 60 negara berdaulat.

Perlu diketahui, jika Bahasa Inggris merupakan bahasa ibu ketiga yang paling banyak diucapkan di seluruh dunia, setelah bahasa Mandarin dan bahasa Spanyol. Bahasa Inggris juga menjadi bahasa kedua dan bahasa resmi Uni Eropa, Negara Persemakmuran dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta berbagai organisasi yang lainnya. [1]

Program studi Bahasa dan Sastra Inggris sendiri menjadi salah satu program studi yang biasanya berada di bawah naungan dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Seluk-Beluk Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris

Bahasa dan Sastra Inggris

1. Deskripsi

Perlu dipahami terlebih dahulu jika mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris tak melulu membaca dan menelaah karya sastra. Sebelum pada akhirnya nanti berhadapan secara langsung dengan skripsi, banyak segudang mata kuliah yang harus bisa dilalui.

Pada program studi yang satu ini, tak melulu soal pendalaman bahasa Inggris, seperti grammar, reading, listening, dan writing, melainkan juga sejarah bahasa Inggris, serta berbagai macam aspek dalam ilmu kebahasaan (linguistik).

Mahasiswa jurusan Sastra Inggris juga memiliki hubungan erat dengan mata kuliah internasional, kajian Inggris dan Amerika, dasar ilmu budaya, multikulturalisme, pengantar kajian terjemahan Inggris, cross-cultural understanding, penulisan kreatif, jurnalisme dan editing, dan bahkan bahasa tetangga yang lain, seperti bahasa Jerman dan bahasa Perancis.

Cobalah untuk bisa berpikir dengan kritis, bersinggungan dengan kreativitas bersama dengan interpretasi.

Dengan mempelajari bahasa Inggris, maka mempersiapkan kalian untuk memasuki beragam rentang di dalam dunia professional, termasuk dalam dunia mengajar, jurnalisme, hukum, dunia publikasi atau penerbitan, bahkan juga di dalam dunia seni, perfilman, bekerja di perusahaan multinasional, departemen dan lain sebagainya. [2]

2. Ruang Lingkup Pembelajaran

Seperti program studi Sastra Inggris di Universitas Padjadjaran, mahasiswa akan dibekali dengan kompetensi interdisipliner, seperti :
  • Membaca
  • Analisis wacana
  • Semiotika
  • Kajian budaya
  • Teori kritik

Yang mana memungkinkan mahasiswa untuk menempuh studi lanjutan di bidang luar kompetensi utama mereka. [3]

Berikut ini contoh mata kuliah Bahasa dan Sastra Inggris di Universitas Indonesia (UI) :
  • Bahasa Inggris I
  • Pengantar Kesusasteraan Inggris
  • Dasar-dasar Linguistik Bahasa Inggris
  • Bahasa Inggris II
  • Fonetik dan Fonologi Bahasa Inggris
  • Pengkajian Prosa Inggris
  • Pengkajian Drama Inggris
  • Pengkajian Puisi Inggris
  • Perkembangan Kebudayaan dan Kesusastraan Inggris
  • Sintaksis Bahasa Inggris
  • Semantik Bahasa Inggris
  • Kritik Sastra Inggris
  • Pengantar Sosiolinguistik
  • Penulisan Kreatif dalam bahasa Inggris
  • Dasar-dasar Penerjemahan Umum
  • Kajian Budaya Populer
  • Membaca Kritis dan Penulisan Ilmiah dalam Bahasa Inggris
  • Kajian Drama dan Teater Inggris
  • Kajian Film dan Media Berbahasa Inggris

3. Kompetensi Lulusan

Pada Sastra Inggris Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, diharapkan mampu menguasai dasar-dasar pemikiran ilmiah dan mengidentifikasi dan melakukan analisis masalah di bidang budaya dan bahasa negara-negara berbagasa Inggris dari perspektif Indonesia, mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan memberikan pelayanan yang terkait dengan bahasa Inggris dan mampu menerapkan pengetahuan dan wawasan lintas budaya guna berperan aktif sebagai agen perubahan sosial.
  • Kompetensi Utama
    • Mampu melakukan analisis permasalahan budaya kontemporer masyarakat berbudaya Inggris dari perspektif Indonesia dan lintas budaya dan menemukan berbagai solusinya.
    • Mampu memproduksi wacana tulis dan lisan dalam berbagai ragam, sesuai dengan struktur dan kaidah bahasa Inggris.
    • Mampu melakukan analisis fenomena kebahasaan dalam konteks sosial budaya masyarakat berbahasa Inggris (english-speaking society).
    • Mampu menerapkan teori kajian sastra budaya dalam melakukan analisis karya sastra dan fenomena budaya masyarakat berbahasa Inggris.
    • Mampu menganalisis fenomena budaya, linguistik, dan teks sastra, baik itu secara lisan maupun tulis, dalam perspektif linguistik, sastra dan budaya masyarakat berbahasa Inggris.
  • Kompetensi Pendukung
    • Mampu mengemukakan gagasan ilmiah secara lisan dan tertulis dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
    • Mampu menerapkan teori dan metode penelitian budaya.
    • Mampu menjelaskan corak dan dinamika kebudayaan Indonesia.
    • Mampu menguraikan ragam filsafat dan juga pemikiran modern.
    • Mampu memaparkan manusia dan masyarakat Indonesia kekinian dan hubungannya dengan bangsa lain di dalam konteks global.
    • Mampu melakukan pengkajian karya kreatif secara kritis dalam dinamika global.
    • Mampu memprakarsai perubahan sosial dan budaya berdasar dari nilai-nilai kejujuran dan keadilan yang secara kritis dipelajari oleh proses silang budaya Inggris-Indonesia.
    • Mampu menerapkan prinsip dasar penerjemahan, pembelajaran bahasa beserta dengan penulisan kreatif.
    • Mampu menerapkan kaidah berbahasa Inggris yang baik dan teori penulisan populer untuk menghasilkan suatu karya tulis, seperti tulisan akademik dan puisi, drama dan teater dan prosa.
  • Kompetensi Lainnya
    • Mampu memanfaatkan teknologi informasi komunikasi.
    • Mampu berpikir secara kritis, kreatif dan inovatif, beserta memiliki rasa ingin tahu intelektual untuk memecahkan suatu masalah di tingkat individu dan kelompok.
    • Mampu menggunakan bahasa lisan dan tulisan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan baik guna kepentingan akademik ataupun non-akademik.
    • Mempunyai integritas dan mampu menghargai orang lain.
    • Mampu melakukan identifikasi terhadap ragam upaya wirausaha dengan ciri inovasi dan kemandirian yang berlandaskan etika. [4]

4. Gelar

Gelar yang diperoleh oleh mahasiswa lulusan jurusan Bahasa dan Sastra Inggris ialah Sarjana Sastra, (S.S).


Prospek Kerja Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris

Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Inggris
Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Inggris, via jobsinfopedia.blogspot.com

1. Pengajar

Pada era tahun 1990-an, mungkin bahasa Inggris belum terlalu ditekankan pada kurikulum sekolah yang digunakan. Akan tetapi, lihatlah sekarang ini, zaman sudah bergeser seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bahkan, semenjak masih playgroup atau Taman Kanak-kanak saja, anak sekarang di Indonesia sudah diperkenalkan dengan bahasa Inggris hingga nantinya belajar di jenjang yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu saja, lembaga kursus juga mulai menawarkan pembahasan soal Ujian Nasional dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi, hingga menjanjikan kemahiran dalam bercakap alias conversation yang kini menjamur dan tumbuh kembang dengan pesat.

Belum lagi kebutuhan bagi para pemburu beasiswa luar negeri untuk bisa mendapatkan sertifikat seperti TOEFL, TOEIC, dan lain sebagainya dengan skor tinggi. Realita yang benar-benar terjadi ini tentu seiring dengan kebutuhan jumlah pengajar bahasa Inggris yang tak sedikit.

Dengan menjadi seorang pengajar, baik itu sebagai guru di bimbingan belajar, lembaga kursus atau di lembaga pendidikan formal, tentu menjadi salah satu peluang kerja yang bisa diraih. Atau, jika memang kalian merupakan lulusan magister atau doktor, tentu sangat terbuka peluang yang lebar untuk menjadi pengajar di jenjang yang lebih tinggi, bisa menjadi dosen di universitas atau perguruan tinggi.

Tidak hanya itu saja, apabila kalian kompeten dalam berbahasa Inggris dan memiliki minat yang sangat baik dalam mengajar, kalian juga bisa menjadi seorang pengajar atau tentor bahasa Indonesia untuk para penutur asing yang sedang mendalami bahasa Indonesia.

Setidaknya, dengan bergaul terhadap orang-orang yang notabene bisa lintas bahasa dan budaya, menjadi salah satu modal penting atau berharga di masa depan atau di jenjang karir di masa depan.

2. Editor / Penyunting Bahasa

Industri media cetak dan penerbit buku, serta media digital, maka kebutuhan akan penulis dan editor bisa dikatakan kian bertambah setiap waktu.

Industri media seperti itu tentu membutuhkan banyak editor atau penyunting bahasa yang kompeten di bidangnya.

Tentu sebuah buku atau teks yang sampai di tangan kita dan bisa dibaca dengan nyaman juga karena tangan-tangan terampil para penyunting bahasa.

Walaupun memang pada kenyataannya, tak sedikit penerbit atau media yang membuka peluang kerja sebagai editor S1 bagi segala jurusan, bagaimanapun, anak sastra-bahasa yang selama masa kuliah digembleng dengan ilmu yang berkaitan, tentunya membuat lulusan ini mempunyai nilai tambah tersendiri.

Terlebih lagi, banyak sekali naskah saduran atau terjemahan dari penulis mancanegara yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Apalagi, buku atau novel luar negeri yang pada mulanya berbahasa Inggris.

Perlu untuk diketahui jika menjadi editor itu bukanlah urusan dalam memperbaiki tata bahasa dan ejaan yang tak tepat saja, melainkan juga perkara dalam memperbaiki dan mengkritisi konten atau isi dari tulisan tersebut.

3. Pramugari

Tak sedikit juga lulusan dari jurusan Sastra Inggris yang pada akhirnya memilih jalan hidup untuk berkarir di perusahaan maskapai penerbangan, baik itu skala nasional atau internasional.

Tak hanya cukup dengan penampilan yang menarik dan sederet kriteria fisik yang harus dicapai, menjadi seorang pramugari tentu membutuhkan kecakapan dalam berbahasa asing yang mumpuni.

Lagi-lagi, inilah peran penting dari bahasa Inggris, sebagai bahasa universal yang menjadikan skill bagi kalian lulusan jurusan Sastra Inggris. Ini menjadi poin penting yang harus bisa dimaksimalkan.

4. Bekerja di Lembaga Budaya atau Lembaga Internasional

Apapun jurusan sastra yang ditempuh, apapun bahasa yang dipelajari selama kuliah, sebagai orang yang kuliah di jurusan yang dinaungi oleh Fakultas Ilmu Budaya, tentu akan mempunyai begitu banyak pemahaman budaya yang sangat luas cakupannya.

Bekerja di lembaga budaya bisa menjadi salah satu alternatif profesi yang sesuai dengan jurusan dan mengamalkan ilmu yang didapat selama kuliah. Sementara itu, lembaga internasional juga banyak macamnya dengan bergerak di sektor yang beragam juga.

5. Penulis

Penulis terlibat aktif dalam menciptakan dan mengembangkan karya fiksi dan non-fiksi. Karya yang bisa dibuat seperti :
  • Puisi
  • Novel
  • Naskah teater
  • Artikel majalah
  • Konten web
  • Cerita pendek
  • Kisah nyata
  • Film dan radio
  • Surat kabar
  • dan lain sebagainya

Media baru juga banyak membuka kesempatan untuk para penulis di berbagai macam bidang, seperti konten pada aplikasi ponsel dan naskah permainan (game).

Kebanyakan penulis bekerja secara lepas dan merupakan seorang wiraswasta. Kebanyakan penulis juga biasanya menambah pengalaman dan penghasilan mereka di kegiatan yang ada hubungannya, seperti lokakarya, pameran buku, acara sastra dan lain sebagainya.

6. Pustakawan Akademik

Pustakawan akademik bekerja di bidang pendidikan tinggi, pendidikan lanjutan dan lembaga penelitian yang menjadi salah satu bagian dari instansi akademik. Mereka juga dikenal sebagai pustakawan yang mampu dalam mengelola, mengatur, melakukan evaluasi, menyebarkan informasi dan memberikan bantuan kepada anggota komunitas akademis, termasuk bagi mahasiswa, peneliti dan juga staf pengajar.

Pustakawan akademik juga bisa bertanggung jawab dalam pelajaran akademis tertentu dengan cara mengembangkan pengetahuan khusus seperti dalam pengembangan sistem TIK di dalam berbagai macam proyek perpustakaan.

Peran utama yang diberikan ialah memfasilitasi dan mendukung pembelajaran dengan cara mengajarkan keterampilan pencarian informasi kepada para siswa dan staf dengan melalui ruang kelas atau lingkungan belajar secara virtual.

Biasanya, pustakawan akdemik ini menghabiskan banyak waktunya untuk bekerja di dalam berbagai sarana teknologi yang melibatkan manajemen database dan pengembangan laman web.

7. Wartawan Koran

Wartawan koran bekerja dengan cara meliput dan menulis artikel, baik itu di bidang nasional, regional, maupun lokal. Tak hanya meliput berita dalam dunia politik, banyak juga mereka menulis artikel di berbagai bidang, seperti olahraga, seni dan budaya, kesehatan, teknologi, bisnis dan lain sebagainya.

Sementara itu, mereka juga akan meliput acara nasional maupun internasional, hiburan dan kegiatan sosial. Pada umumnya, wartawan junior menulis artikel yang akan dialokasikan ke meja berita dengan melewati berbagai macam koreksi dari editor berita senior tersebut.

Jenis lain dari wartawan koran ialah wartawan spesialis yang memiliki fokus di hanya 1 bidang atau lokasi dan wartawan feature yang menulis topik secara lebih mendalam lagi dengan sering menggunakan gaya tulisan pribadinya.

Jurnalisme koran saat ini juga kian multi-platform, sehingga keterampilan di dalam bidang teknologi informasi kian dihargai.

Koran besar di Indonesia yang menggunakan bahasa Inggris dalam penulisan artikelnya seperti The Jakarta Post, Kompas dan Tempo versi bahasa Inggris.

8. Eksekutif Periklanan

Eksekutif periklanan ini bekerja di bidang iklan atau lembaga multi-layanan. Mereka ditugaskan sebagai penghubung antara klien dan agen.

Tanggung jawab yang dilakukan untuk koordinasi mempromosikan iklan dan harus bisa mengkomunikasikan secara jelas kepada semua pihak yang terlibat di dalamnya. Maka dari itu, kemampuan dalam berbahasa Inggris memang sangat dibutuhkan untuk memperlancar proses komunikasi dengan klien asing terutama.

Mereka juga harus bisa memahami akan kebutuhan dan tujuan dari klien, serta melakukan kerja sama sepanjang promosi iklan tiap hari. Mereka juga mengelola pekerjaan administratif dan memastikan jika proyek iklan yang dibuat bisa selesai tepat waktu dan tentunya sesuai dengan anggaran yang sudah direncanakan. [5]

9. Diplomatik

Banyak yang menyangka jika bekerja di kedutaan besar, haruslah lulusan dari Hubungan Internasional. Eh, jangan salah!

Banyak lulusan sastra Inggris yang diterima dan bekerja di kedutaan besar. Kembali lagi, yang menjadi modal awal ialah menguasai bahasa Inggris dengan baik dan benar.

10. Sastrawan

Profesi yang satu ini tentu menjadi profesi yang paling sesuai dengan jurusan sastra. Sejatinya, jika kuliah di jurusan sastra, ya tentu akrab dengan sastra, walaupun ini semua tak berlaku secara mutlak.

Jika kita mau menjadi seorang sastrawan, kita juga masih bisa memilih akankah menjadi seorang novelis, cerpenis, prosais atau esais, kritikus. Jika mau merangkap semuanya juga silakan tidak apa-apa, asal sanggup dan jangan melakukan tugas tersebut secara setengah-setengah.

Jika memang tekun di profesi yang satu ini, tentu bisa sukses, seperti Dewi Lestari atau Andrea Hirata.

11. Penerjemah

Jadilah seorang penerjemah yang handal. Lulusan sastra memiliki kesempatan bagus untuk bisa masuk ke dunia translation, baik itu dalam bentuk tulisan ataupun dalam bentuk lisan.

Jika tulisan, contohnya banyak, menerjemahkan karya sastra, atau karya digital. Sementara untuk menerjemahkan secara lisan, contoh yang akrab bisa menerjemahkan pelatih sepak bola negara lain.

Penerjemah tulisan bisa mengerjakan kerjaan mereka di rumah dan untuk penerjemah lisan akan sering berpindah-pindah tempat. Biasanya, orang yang menggunakan jasa penerjemah lisan merupakan orang yang gemar melakukan kunjungan ke luar kota atau bahkan luar negeri, seperti pebisnis atau pejabat.

12. Ahli Bahasa

Hal ini tentu bisa dijadikan sebagai kesempatan emas untuk para lulusan sastra, terutama yang sewaktu kuliah lebih memilih konsentrasi linguistik, karena memang saingan yang belum banyak.

Tugas seorang ahli bahasa diantaranya melakukan logika pembentukan kata di dalam suatu bahasa dengan menggunakan ilmu morfologi, meneliti interaksi unsur bahasa, hingga meneliti hubungan antara 1 bahasa dengan bahasa yang lain.

Jadi, jangan pernah menyia-nyiakan ilmu morfologi, fonologi, sintaksis dan pragmatik yang sudah kalian didapatkan semasa waktu kuliah.

13. Tour Guide

Lulusan sastra, terlebih bahasa asing juga bisa bekerja di bidang yang cukup menjanjikan ini. Pekerjaan ini membutuhkan skill interaksi bahasa yang bagus.

Interaksi yang dilakukan kebanyakan dengan para turis, baik itu lokal, terlebih mancanegara. Seorang lulusan sastra Inggris sangat bisa bekerja menjadi tour guide di suatu travel agent.

14. Wirausaha

Kalau saja kalian memikirkan lulusan sastra hanya akan mentok menjadi seorang penerjemah atau profesi yang tak jauh dari menulis, maka anggapan atau pikiran kamu itu sepenuhnya salah!

Lulusan sastra, terutama sastra Inggris juga bisa bekerja hingga 'nyebrang' ke dalam dunia bisnis. Siapapun bisa berbisnis! Akan tetapi, yang terpenting mau berusaha dan berani mengambil resiko atau tidak.

Contoh kecilnya ialah bisa dengan membuka les privat bahasa asing, terutama bahasa Inggris, atau bisa membuka travel agent sendiri. [6]

15. Bekerja di Perusahaan Multinasional

Perusahaan multinasional merupakan suatu perusahaan yang melibatkan pihak berskala internasional. Semakin tahun, jumlah perusahaan multinasional yang ada di Indonesia kian menjamur.

Sebagai lulusan dari jurusan Sastra Inggris, kecakapan dalam berbahasa Inggris tentu mampu membuat kalian menjadi lebih fleksibel dalam bekerja di perusahaan multinasional di mana saja. Masalahnya, apapun bahasa yang diperlukan, maka bahasa Inggris tetap menjadi bahasa internasional yang mampu menjembatani dalam komunikasi antar bahasa.

Apapun posisi pekerjaan di dalam perusahaan tersebut, baik sebagai manajer, direktur, staf pemasaran dan lain sebagainya, tentu tetap membutuhkan kemampuan dalam berbahasa Inggris yang baik.

16. Asisten Editorial

Asisten editorial biasanya bekerja untuk membantu semua tahap publikasi seperti buku, majalah, jurnal, materi online dan bahan publikasi. Mereka mendukung para staf editorial senior di bagian administrasi, perencanaan dan produksi.

Tingkat tanggung jawab dan berbagai tugas yang diberikan berbeda-beda, tergantung dari ukuran perusahaan serta jenis publikasi yang akan digarap. Asisten editorial ini menjadi titik awal pada pekerjaan sebagai seorang editor.

Untuk bisa memperoleh kemajuan karir dalam bidang editorial, dibutuhkan sekali keterampilan dan pengalaman yang sudah didapat selama proses berlangsung.

Dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penerbitan digital saat ini, ada peningkatan kesempatan untuk bisa bekerja di perusahaan publikasi online yang melibatkan tugas mengedit dan menulis konten website, serta publikasi dengan menggunakan media sosial.

17. Leksikografer

Leksikografer bekerja dengan menulis, melakukan kompilasi dan mengedit kamus baik itu dalam bentuk cetak ataupun yang dipublikasikan secara online.

Jenis kamus yang biasa dikerjakan seperti :
  • Kamus Bahasa Inggris untuk penutur asli
  • Kamus Bahasa Inggris untuk pelajar
  • Kamus Bahasa Inggris Teknik (misal untuk istilah hukum)
  • Kamus Bilingual

Leksikografer juga memiliki tugas penting yakni melakukan monitor dan merekam menggunakan bahasa dan database.

Mereka mencari arti dan penggunaan kata-kata, serta menyusun definisi tersebut dengan cara yang terstruktur.

Leksikografer juga harus bisa mempertimbangkan benar kesulitan para peserta didik dalam mempelajari istilah bahasa Inggris dengan mengedit, mengoreksi dan memeriksa secara teliti.

Sementara itu, leksikografer bilingual memiliki tugas dalam menerjemahkan kata-kata dan ekspresi, bukan malah mendefinisikan setiap kata secara gamblang.

18. Wartawan Majalah

Wartawan majalah bekerja dengan cara meneliti dan menulis artikel berita serta fitur untuk berbagai macam publikasi majalah. Jenis majalah itu antara lain ialah majalah hiburan, majalah keluarga, majalah bisnis, majalah olahraga, majalah otomotif dan lain sebagainya.

Wartawan majalah juga bisa bekerja di berbagai disiplin ilmu seerti tulis-menulis, sub-editing, wawancara, hingga melakukan pengeditan gambar atau desain.

19. Petugas Informasi

Petugas informasi bekerja dengan mengelola serta mengembangkan distribusi informasi bagi suatu perusahaan atau klien yang berguna untuk mendukung kebutuhan serta tujuan bisnis mereka.

Petugas informasi bekerja dengan informasi elektronik, terutama di dalam masalah database online, sistem manajemen konten, internet, beserta buku dari perpustakaan. Layanan tersebut bisa diberikan secara internal maupun eksternal serta peran tersebut melibatkan pengelolaan dan pemanfaatan informasi yang dihasilkan dengan internal atau dari luar perusahaan.

Jabatan pada profesi ini begitu bervariasi atau beragam, seperti spesialis informasi, pustakawan internet, ilmuwan informasi atau menjadi seorang asisten manajer informasi. Kemampuan dalam berbahasa Inggris juga begitu penting untuk memahami sumber informasi yang berasal dari berbagai tempat.

Petugas informasi ini juga memainkan peran penting dalam berbagai perusahaan serta menangani semua jenis informasi, baik itu di bidang ilmiah, teknis, hukum, keuangan, komersial, medis, hingga pendidikan.

20. Public Relations

Bidang ini memiliki tujuan untuk mendapatkan pemahaman dan dukungan untuk klien, serta mempengaruhi opini publik. Petugas Public Relations ini menggunakan semua bentuk media dan komunikasi untuk membangun, memelihara dan mengelola reputasi para klien.

Mereka sering menggunakan dukungan dari pihak ketiga dalam rangka membangun dan memelihara pengertian yang terjadi antara klien dan publik.

Untuk bisa memantau publisitas dan melakukan penelitian mengenai klien, memang dibutuhkan keterampilan atau skill dalam berbahasa Inggris secara lisan atau tulisan, sehingga bisa melaporkan dan menjelaskan analisa kepada pihak manajemen.

Lainnya Tentang Fakultas Ilmu Budaya
20 Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Arab

Universitas Penyelenggara Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris

*Data per bulan November 2017 (diinput dari Ban PT)

S1 (Akreditasi A)

  • Universitas Dian Nuswantoro - Sastra Inggris
  • Universitas Sumatera Utara - Sastra Inggris
  • Universitas Padjadjaran - Sastra Inggris
  • Universitas Gunadarma - Sastra Inggris
  • Universitas Negeri Semarang - Sastra Inggris
  • Institut Agama Islam Negeri Surakarta - Sastra Inggris
  • Universitas Islam Sultan Agung - Sastra Inggris
  • Universitas Ma Chung - Sastra Inggris
  • Universitas Airlangga - Sastra Inggris
  • Universitas Bina Nusantara - Sastra Inggris
  • Universitas Negeri Medan - Sastra Inggris
  • Universitas Udayana - Sastra Inggris
  • Universitas Gadjah Mada - Sastra Inggris
  • Universitas Sanata Dharma - Sastra Inggris
  • Universitas Kristen Petra - Sastra Inggris
  • Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung - Sastra Inggris
  • Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang - Sastra Inggris

0 Komentar Wajib Baca! 20 Prospek Kerja Bahasa dan Sastra Inggris

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top