Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

15 Jan 2018

Kamu Harus Tahu! 10 Prospek Kerja Ilmu Hukum yang Potensial



Jurusan atau program studi (prodi) Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum ini memiliki tujuan guna menghasilkan sarjana hukum yang professional. Prospek kerja lulusan Ilmu Hukum juga harus memiliki integritas yang tinggi.

Saat kamu mengambil program studi ini, maka kamu akan disuguhkan dengan beberapa mata kuliah yang sebenarnya sudah tak asing lagi karena sudah diajarkan di sekolah. Mata kuliah tersebut seperti hukum pidana, hukum perdata, hukum acara peradilan tata usaha negara, ilmu negara dan masih banyak lagi yang lainnya.

Seperti yang memang sudah dijelaskan atau dipaparkan di atas, bahwa memang tujuan umum dari program studi ini untuk menghasilkan para sarjana hukum yang professional di bidangnya dan mempunyai integritas moral tinggi. Melihat dari tujuan tersebut, maka bisa diungkap prospek kerja mahasiswa jurusan ini juga cukup luas dan bagus.

Ada begitu banyak peluang kerja mahasiswa hukum saat nantinya sudah lulus, baik itu bisa datang dari lembaga pemerintah ataupun dari lembaga non-pemerintah. Sangat banyak!

Seluk-Beluk Jurusan Ilmu Hukum

Prospek Kerja Ilmu Hukum

1. Deskripsi

Hukum adalah sistem yang terpenting di dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan, dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap adanya kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara bisa menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja untuk penciptaan hukum, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan mereka yang nantinya dipilih.

Administratif hukum itu sendiri dipergunakan untuk melakukan peninjauan kembali keputusan dari pemerintah, sementara hukum internasional mengatur persoalan yang terjadi antara berdaulat negara dalam kegiatan, mulai dari perdagangan lingkungan peraturan atau tindakan militer.

Hingga saat ini, belum ada kesepahaman dari para ahli mengenai pengertian hukum itu sendiri. Namun, sudah begitu banyak ahli dan sarjana hukum yang mencoba untuk memberikan suatu pengertian atau definisi dari hukum itu sendiri dan namun masih belum ada satu orang ahli atau sarjana hukum yang bisa memberikan pengertian hukum yang bisa diterima oleh banyak pihak.

Setidaknya, secara umum, rumusan dari pengertian hukum harus mengandung beberapa unsur, seperti :
  • Hukum mengatur tingkah laku atau tindakan manusia dalam bermasyarakat. Peraturan tersebut berisi perintah dan larangan untuk melakukan sesuatu atau tak melakukan sesuatu. Hal ini memiliki maksud untuk mengatur perilaku manusia sehingga tidak saling bersinggungan dan tidak saling merugikan kepentingan umum.
  • Peraturan hukum ditetapkan oleh lembaga atau badan yang memiliki wewenang dengan hal tersebut. Peraturan hukum tak boleh dibuat oleh setiap orang, melainkan dari lembaga atau badan yang memang mempunyai wewenang dalam menetapkan suatu aturan yang bersifat mengikat untuk masyarakat luas.
  • Penegakan aturan hukum memiliki sifat yang memaksa. Peraturan hukum dibuat bukan untuk dilanggar, melainkan untuk dipatuhi. Untuk bisa menegakkan hal tersebut diatur juga dengan mengenai aparat yang memiliki wewenang dalam mengawasi dan menegakkan sekalipun dengan tindakan yang represif. Walaupun memang demikian, terdapat juga norma hukum yang memiliki sifat fakultatif atau melengkapi.
  • Hukum mempunyai sanksi dan setiap pelanggaran atau perbuatan melawan hukum akan dikenakan oleh suatu sanksi yang tegas. Sanksi juga diatur dalam peraturan hukum. [1]

2. Ruang Lingkup Pembelajaran

Berikut ini beberapa contoh mata kuliah Ilmu Hukum di Universitas Atma Jaya Yogyakarta :
  • Agama
  • Pancasila
  • Pengantar Ilmu Hukum
  • Pengantar Hukum Indonesia
  • Pengantar Ilmu Ekonomi
  • Bahasa Indonesia
  • Hukum Perdata
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Hukum Adat
  • Hukum Internasional
  • Hukum Dagang
  • Bahasa Inggris
  • Hukum Harta Kekayaan
  • Hukum Perdagangan Internasional
  • Hukum Perjanjian Internasional
  • Ilmu Budaya dan Alamiah Dasar
  • Hukum Pertanahan
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Pajak
  • Filsafat Hukum
  • Hukum Perburuhan
  • Bahasa Inggris Hukum
  • Metodologi Penelitian Hukum
  • Etika dan Tanggung Jawab Profes
  • Hak Asasi Manusia
  • selengkapnya bisa dilihat dengan mengunjungi laman mata kuliah S1 Ilmu Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta

3. Kompetensi Lulusan

Berikut ini kompetensi lulusan program studi Ilmu Hukum Universitas Surabaya :
  • Menguasai pengetahuan ilmu hukum dasar
  • Mampu menganalisis permasalahan-permasalahan hukum yang berkembang di masyarakat berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia
  • Menguasai, menganalisis dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan hukum sesuai dengan minat dan konsentrasinya
  • Memiliki keterampilan hukum
  • Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, serta memiliki kemampuan berbahasa Inggris
  • Mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki wawasan global dan menguasai teknologi informasi
  • Mampu berdikari atau mandiri

4. Gelar

Gelar yang nantinya berhasil didapatkan oleh mahasiswa lulusan jurusan atau program studi Ilmu Hukum adalah Sarjana Hukum (S.H.).

Lihat Daftar Lengkap : Prospek Kerja Jurusan di Bangku Perkuliahan untuk Program Sarjana (S1)

Prospek Kerja Ilmu Hukum

Prospek Kerja Ilmu Hukum

1. Pengacara

Pengacara merupakan jasa profesi hukum yang mana membantu untuk suatu urusan sengketa yang bisa diselesaikan di luar atau di dalam sidang pengadilan.

Di dalam profesi hukum, dikenal istilah beracara yang terkait dengan pengaturan hukum acara dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana dan Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata.

2. Diplomat

Seorang diplomat tentu biasanya diidentikkan dengan luar negeri, pandai atau fasih dalam berbicara dan tentunya mengerti akan aturan dan hukum ketatanegaraan dan kaidah diplomasi.

Secara sederhana, seorang diplomat merupakan orang yang bekerja di Kementerian Luar Negeri dan ditempatkan di suatu negara untuk menjalankan fungsi yang terkait dengan hubungan negaranya dengan negara lain.

Akan tetapi, tak semua orang yang bekerja di Kementerian Luar Negeri dan ditempatkan di luar negeri merupakan seorang Diplomat, ada juga yang menjadi seorang staff.

3. Hakim

Di dalam persidangan tentu ada seorang yang namanya Hakim. Mereka yang bertugas untuk memimpin dan memutuskan segala sesuatu di dalam persidangan yang sedang berlangsung.

Bersama dengan Jaksa, Hakim menjadi komponen yang paling penting di dalam persidangan. Lulusan dari Ilmu Hukum tentu memiliki prospek yang sangat bagus menjadi Hakim dengan melewati berbagai proses yang harus dilalui.

4. Notaris

Notaris merupakan pejabat umum yang memiliki wewenang untuk membuat akta otentik. Akta yang biasa mereka buat ialah akta pendirian perusahaan, yayasan atau bahkan yang lain masih banyak.

Tidak hanya itu saja, notaris juga memiliki wewenang untuk membuat akta otentik dari suatu perjanjian, perbuatan atau bahkan dari suatu ketetapan.

5. Jaksa

Jaksa memiliki tugas untuk menyampaikan tuduhan atau dakwaan atas tuduhan untuk seseorang yang memang sudah melakukan tindak pelanggaran. Dalam hal ini, syarat menjadi seorang jaksa harus bisa menyelesaikan masa studi di jurusan S1 Ilmu Hukum.

Seorang yang ingin menjadi jaksa juga harus bisa lulus seleksi panitia Rekrutmen Calon Jaksa Kejaksaan Republik Indonesia. Tentunya karena memang tugas dan tanggung jawab yang diembang itu benar dan harus bisa adil atau seimbang.

6. Dosen

Bagi yang memang gemar atau suka dengan dunia pendidikan, untuk menjadi seorang dosen bukanlah hal yang sulit. Akan tetapi, ada suatu syarat yang harus ditempuh yakni harus lulus S2 terlebih dahulu.

Dalam hal ini, dosen memiliki tugas penting untuk mengajar dan mendidik mahasiswa agar bisa menjadi seorang yang beruntung. Sementara itu, salah satu kunci keberhasilan mahasiswa hukum ialah dengan rajin membaca.

7. Konsultan Hukum

Tugas dari seorang konsultan ialah memberikan nasihat. Di dalam hal ini, tugas dari konsultan hukum untuk memberikan nasihat kepada seorang ilmuan hukum. Mengapa bisa?

Bisa! Di saat ilmuan bingung untuk mengambil sebuah langkah atau keputusan, maka seorang konsultan bertugas untuk membimbing dan mengarahkan ilmuan hukum tersebut untuk bisa bersikap tegas dalam mengambil keputusan.

Tidak hanya menasihati saja, melainkan masih banyak tugas yang lain yang harus diembang. Jadi, tanggung jawab konsultan hukum juga tak kalah besarnya dan sangat sulit.

8. Polisi

Seorang ilmuan hukum juga ternyata bisa memiliki profesi sebagai seorang polisi. Tidak hanya harus berkecimpung di pengadilan saja. Polisi sendiri juga masih ada kaitan dengan ilmu hukum.

Adapun mungkin beberapa syarat yang harus dilewati yakni mengatur hukum dan perundang-undangan yang ada di Indonesia.

9. Birokrat

Seseorang yang lulus dari jurusan ilmu hukum juga ternyata bisa mengambil peluang kerja di bidang birokrat. Tugas dari seorang birokrat yang biasanya berada di pemerintahan yakni di Kementerian, Departemen, DPR, DPRD, DPD dan masih banyak lagi yang lain.

Jadi, seseorang yang bekerja di bidang birokrat dalam suatu pemerintahan biasanya memiliki tugas yang selalu berurusan dengan masalah birokrasi.

10. Panitera, Juru Sita atau Staff Administrasi

Tak melulu menjadi seorang hakim, panitera, juru sita atau staff administrasi juga menjadi salah satu pekerjaan yang mulia. Staff tersebut bekerja di Mahkamah Agung (MA).

Apa yang nantinya dilakukan? Walau tak sering terlihat di depan, namun mereka memiliki andil untuk melakukan tindak pemeriksaan serta bagaimana proses persidangan tersebut bisa berjalan.

Universitas Penyelenggara Jurusan Ilmu Hukum

*Data per bulan Januari 2018 (resmi dari Ban PT)

S1 (Akreditasi A)

  1. Universitas Padjadjaran - Ilmu Hukum
  2. Universitas Muslim Indonesia - Ilmu Hukum
  3. Universitas Pelita Harapan Surabaya - Ilmu Hukum
  4. Universitas Wiraraja - Ilmu Hukum
  5. Universitas Pendidikan Nasional - Ilmu Hukum
  6. Universitas Muhammadiyah Jakarta - Ilmu Hukum
  7. Universitas Indonesia - Ilmu Hukum
  8. Universitas Hasanuddin - Ilmu Hukum
  9. Universitas Pelita Harapan - Ilmu Hukum
  10. Universitas Pancasakti Tegal - Ilmu Hukum
  11. Universitas Bina Nusantara - Ilmu Hukum
  12. Universitas Riau - Ilmu Hukum
  13. Universitas Internasional Batam - Ilmu Hukum
  14. Universitas Esa Unggul - Ilmu Hukum
  15. Universtias Lampung - Ilmu Hukum
  16. Universitas Airlangga - Ilmu Hukum
  17. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya - Ilmu Hukum
  18. Universitas Pattimura - Ilmu Hukum
  19. Universitas Islam Malang - Ilmu Hukum
  20. Universitas Atma Jaya Yogyakarta - Ilmu Hukum
  21. Universitas Merdeka Malang - Ilmu Hukum
  22. Universitas Pancasila - Ilmu Hukum
  23. Universitas Negeri Semarang - Ilmu Hukum
  24. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta - Ilmu Hukum
  25. Universitas Syiah Kuala - Ilmu Hukum
  26. Universitas Suryakencana - Ilmu Hukum
  27. Universitas Udayana - Ilmu Hukum
  28. Universitas Diponegoro - Ilmu Hukum
  29. Universitas Jenderal Soedirman - Ilmu Hukum
  30. Universitas Islam Bandung - Ilmu Hukum
  31. Universitas Kristen Indonesia - Ilmu Hukum
  32. Universitas Kristen Satya Wacana - Ilmu Hukum
  33. Universitas Brawijaya - Ilmu Hukum
  34. Universitas Jambi - Ilmu Hukum
  35. Universitas Bengkulu - Ilmu Hukum
  36. Universitas Surabaya - Ilmu Hukum
  37. Universitas Muhammadiyah Surakarta - Ilmu Hukum
  38. Universitas Andalas - Ilmu Hukum
  39. Universitas Islam Indonesia - Ilmu Hukum
  40. Unitersitas Muhammadiyah Malang - Ilmu Hukum
  41. Universitas Gadjah Mada - Ilmu Hukum
  42. Universitas Sebelas Maret - Ilmu Hukum
  43. Universitas Pakuan - Ilmu Hukum
  44. Universitas Sumatera Utara - Ilmu Hukum
  45. Universitas Katolik Parahyangan - Ilmu Hukum
  46. Universitas Pasundan - Ilmu Hukum
  47. Universitas Katolik Soegijapranata - Ilmu Hukum
  48. Universitas Mataram - Ilmu Hukum
  49. Universitas Tarumanegara - Ilmu Hukum
  50. Universitas 17 Agustus Semarang - Ilmu Hukum
  51. Universitas Islam Sultan Agung - Ilmu Hukum
  52. Universitas Islam Negeri Sulthan Syarif Kasim Riau - Ilmu Hukum
  53. Universitas Sam Ratulangi - Ilmu Hukum
  54. Universitas Lancang Kuning - Ilmu Hukum
  55. Universitas Sriwijaya - Ilmu Hukum
  56. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta - Ilmu Hukum
  57. Universitas Islam Riau - Ilmu Hukum
  58. Universitas Trisakti - Ilmu Hukum
  59. Universitas Tanjungpura - Ilmu Hukum
  60. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya - Ilmu Hukum
  61. Sekolah Tinggi Hukum Bandung - Ilmu Hukum
  62. Universitas Nasional - Ilmu Hukum

S2 (Akreditasi A)

  1. Universitas Lampung - Ilmu Hukum
  2. Universitas Islam Sultan Agung - Ilmu Hukum
  3. Universitas Pasundan - Ilmu Hukum
  4. Universitas Udayana - Ilmu Hukum
  5. Universitas Katolik Soegijapranata - Ilmu Hukum
  6. Universitas Padjadjaran - Ilmu Hukum
  7. Universitas Merdeka Malang - Ilmu Hukum
  8. Universitas Sumatera Utara - Ilmu Hukum
  9. Universitas Tarumanegara - Ilmu Hukum
  10. Universitas Islam Indonesia - Ilmu Hukum
  11. Universitas Muslim Indonesia - Ilmu Hukum
  12. Universitas Jenderal Soedirman - Ilmu Hukum
  13. Universitas Kristen Satya Wacana - Ilmu Hukum
  14. Universitas Sebelas Maret - Ilmu Hukum
  15. Universitas Gadjah Mada - Ilmu Hukum
  16. Universitas Islam Bandunf - Ilmu Hukum
  17. Universitas Brawijaya - Ilmu Hukum
  18. Universitas Jayabaya - Ilmu Hukum
  19. Universitas Hasanuddin - Ilmu Hukum
  20. Universitas Islam Riau - Ilmu Hukum
  21. Universitas Airlangga - Ilmu Hukum
  22. Universitas Muhammadiyah Malang - Ilmu Hukum
  23. Universitas Indonesia - Ilmu Hukum
  24. Universitas Diponegoro - Ilmu Hukum

S3 (Akreditasi A)

  1. Universitas Indonesia - Ilmu Hukum
  2. Universitas Diponegoro - Ilmu Hukum
  3. Universitas Gadjah Mada - Ilmu Hukum
  4. Universitas Padjadjaran - Ilmu Hukum

0 Komentar Kamu Harus Tahu! 10 Prospek Kerja Ilmu Hukum yang Potensial

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top