Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

2 Jan 2018

10 Prospek Kerja Farmasi yang Wajib Kamu Tahu!

Farmasi (bahasa Inggris : pharmacy, bahasa Yunani : pharmacon, yang berarti : obat) adalah suatu bidang professional kesehatan yang menjadi kombinasi dari ilmu kesehatan beserta dengan ilmu kimia dengan tanggung jawab memastikan efektivitas dan keamanan dalam penggunaan obat. Jadi, lulusan dari jurusan atau program studi lulusan Farmasi secara umum harus bisa praktik farmasi tradisional hingga modern, beserta dengan keamanan penggunaan obat dan penyediaan informasi obat.

Bahwa kebutuhan manusia sudah tertata sedemikian rupa, baik itu kebutuhan jasmani ataupun kebutuhan rohani. Hal yang cukup penting diantara jutaan dari kebutuhan manusia ialah kesehatan.

Berbicara mengenai kesehatan, kadang mindset atau pola pikir kita mengarah ke dalam dunia obat-obatan. Segalanya bisa terselesaikan saat melakukan konsultasi terhadap dokter dan bisa mendapatkan resep obat, tubuh sehat.

Terkait dari masalah kesehatan itu sendiri, mulai dari zaman pra sejarah hingga zaman digital yang sekarang ini, kesehatan begitu diperhatikan. Sementara itu, bidang farmasi sendiri juga sudah ada semenjak zaman pra sejarah, melainkan prospek kerjanya yang masih belum ada.

Masalah kesehatan menjadi masalah yang sangat sensitif karena memang urusannya dengan tubuh di bagian dalam. Jika tubuh bagian dalam terganggu, maka terganggu juga jiwa kita. Maka dibutuhkanlah seorang ahli di bidang kesehatan, terlebih perihal obat-obatan, salah satunya apoteker.

Penjelasan secara singkat mengenai apoteker ialah sarjana S1 lulusan farmasi yang berhasil ditempuh selama 4 tahun lamanya dan 1 tahun kemudian untuk pendidikan profesi apoteker, maka keseluruhan pendidikan dijalani selama 5 tahun lamanya.

Seluk-Beluk Jurusan Farmasi

Prospek Kerja Farmasi
Prospek Kerja Farmasi, via meded101.com

1. Deskripsi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, farmasi merupakan salah satu bidang professional kesehatan yang menjadi kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia yang memang memiliki tanggung jawab dalam memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat.

Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti halnya meracik dan menyediakan obat, serta melakukan pelayanan farmasi modern yang memiliki hubungan dengan layanan terhadap pasien di antaranya pada layanan klinik, evaluasi efikasi dan keamanan dalam penggunaan obat, hingga penyediaan informasi obat.

2. Ruang Lingkup Pembelajaran

Seperti yang ada pada jurusan farmasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, beberapa contoh mata kuliahnya, seperti :
  • Filsafat Pancasila
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris I
  • Bahasa Inggris II
  • Biologi Dasar
  • Kimia Dasar
  • Farmasi Fisik
  • Biokimia
  • Farmakognosi
  • Fitokimia
  • Kimia Medisinal
  • Biofarmasetika
  • Teknologi dan Formulasi Sediaan Solid
  • Teknologi dan Formulasi Sediaan Liquid
  • Farmakokinetik
  • Farmakoekonomi
  • Standarisasi Obat Alam
  • Farmasi Klinik
  • Manajemen dan Marketing Farmasi
  • Analisis Halal Produk Farmasi
  • Kimia Bahan Aditif
  • Kosmetikologi
  • Produk Suplemen
  • Perilaku Sehat
  • Asuransi Kesehatan
  • Komunikasi dan Konseling Farmasi
  • lebih lanjut, kunjungi mata kuliah Farmasi

3. Kompetensi Lulusan

Berikut ini beberapa kompetensi lulusan program studi Farmasi Universitas Indonesia :
  • Kompetensi Utama
    • Mampu melakukan pembuatan Sediaan Farmasi
    • Mampu melakukan Penjaminan Mutu Sediaan Farmasi
    • Mampu melakukan pelayanan kefarmasian yang professional di berbagai sarana pelayanan kesehatan
    • Mampu melakukan penelitian di bidang farmasi
  • Kompetensi Pendukung
    • Mampu berkomunikasi secara efektif/mampu menggunakan bahasa lisan dan tulisan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan baik untuk kegiatan akademik maupun nonakademik
    • Mampu berpikir kritis, kreatif dan inovatif serta memiliki keingintahuan intelektual untuk memecahkan masalah di tingkat individual dan kelompok
    • Mampu mengidentifikasi ragam upaya wirausaha yang bercirikan inovasi dan kemandirian yang berlandaskan etika
    • Mampu menghargai orang lain dan mempunyai integritas
    • Mampu memanfaatkan teknologi informasi
    • Mampu mengolah dan menganalisis data riset
    • Mampu menyusun standar prosedur operasional
  • Kompetensi Pilihan
    • Mampu melaksanakan aspek etik dan legal
    • Mampu memiliki usaha mandiri
    • Mampu bekerja dalam teamwork

4. Gelar

Gelar yang nantinya berhasil didapatkan oleh mahasiswa lulusan jurusan atau program studi Farmasi ini ialah Sarjana Farmasi, (S. Farm).


Prospek Kerja Farmasi

Prospek Kerja Farmasi
Prospek Kerja Farmasi, via gazettereview.com

1. Farmasi Industri

Yang pertama, diawali dengan mengabdikan diri di dunia industri, seperti obat, makanan, minuman dan kosmetik. Biasanya akan ditempatkan di bagian research and development.

Research and development ini memiliki tugas dalam menentukan formula, teknik pembuatan hingga menentukan spesifikasi bahan baku yang nantinya akan dipergunakan. Pengembangan produk mulai dari skala laboratorium, hingga skala produksi.

Ada begitu banyak perusahaan industri di Indonesia untuk bisa kalian masuki seperti di beberapa perusahaan makanan, perusahaan kosmetik, hingga di bidang obat-obatan. Bisa kamu pilih sesuai dengan keinginan atau minat kamu.

2. Dunia Pendidikan

Bagi kamu yang memang sedang mencari prospek kerja farmasi di bidang pendidikan, bisa mengabdikan diri sebagai guru atau dosen di jurusan terkait. Untuk menjadi dosen biasanya kamu harus bisa lulus kuliah jenjang S2.

Melihat daya saing yang tinggi di setiap instansi, perusahaan yang kian banyak, maka perguruan tinggi swasta juga satu persatu berusaha untuk merintis perguruannya dalam menciptakan suatu bentuk persaingan yang lebih baru di ranah yang sama.

Tak menutup kemungkinan juga peluang sebagai tenaga pendidik di bidang farmasi juga sangat dibutuhkan. Contohnya bisa di Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) sebagai dosen dalam bidang farmasi.

3. Lembaga Pemerintah

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau yang biasa disingkat dengan BPOM menjadi salah satu lembaga resmi pemerintah dalam mengurus pelegalan obat dan juga makanan. Ini bisa menjadi prospek kerja bagi kamu yang minat dalam naungan pemerintah.

Apoteker yang bekerja di badan regulasi contohnya di Badan POM bertugas dalam melakukan suatu bentuk perumusan peraturan dan melakukan fungsi pengawasan terhadap obat, baik itu obat tradisional, kosmetik, hingga bahan makanan yang banyak beredar di masyarakat demi kepentingan dan kesehatan konsumen.

Ada juga prospek kerja di lembaga lain yang masih tetap berada di bawah naungan dari pemerintah, seperti di Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).

4. Farmasi Manajemen

Prospek kerja jurusan farmasi juga bisa dilihat dalam bidang manajemen. Manajamen di sini dimaksudkan pimpinan yang memiliki tanggung jawab atas setiap jalannya perusahaan dan organisasi.

Bisa dikatakan jika seorang apoteker tak melulu bersentuhan dengan obat. Ada juga pelajaran secara lebih lanjut akan hubungan yang terjalin antara manusia itu sendiri, bagaimana dalam menciptakan hubungan yang baik antara rekan seprofesi atau di luar profesi, bahkan bersama dengan pasien.

Seperti itu gambaran profesi farmasi manajemen dan masih banyak prospek kerja jurusan farmasi yang lain yang senada. Kamu juga bisa mengulik lebih dalam lagi dengan cara membaca buku atau jurnal yang memiliki kaitan atau hubungan dengan profesi farmasi manajemen. [1]

5. Menjadi Seorang Pengusaha

Seperti yang sudah diungkap di atas untuk membuka apotek, harus mengenyam pendidikan terlebih dahulu di bangku kuliah selama 4 tahun lamanya dan ditambah dengan 1 tahun untuk mengambil program profesi.

Setelah itu mengucap Sumpah Apoteker dan kalian bisa memperoleh ijin praktik untuk membuka apotek. Nah di sini kalian bisa membuka apotek sendiri.

6. Peneliti Farmasi

Tidak hanya bekerja di dalam bidang atau dunia pendidikan saja, lulusan farmasi juga bisa menjadi seorang peneliti farmasi.

Bisa melakukan berbagai macam penelitian terhadap potensi tanaman obat yang masih melimpah di Indonesia. Penelitian ini sangat mendesak karena memang kondisi biodiversitas di Indonesia kian berkurang seiring dengan kerusakan alam dan hutan yang kian merajalela.

Lulusan farmasi bisa bekerja di badan penelitian pemerintah seperti LIPI, namun mungkin peluang di lembaga seperti ini terbatas.

7. Bekerja di Sektor Swasta

Begitu banyak perusahaan nasional yang membutuhkan lulusan farmasi, terutama yang memang bergerak di dalam industri obat-obatan contohnya Kalbe Farma, Kimia Farma, Mead Johnson, dan masih banyak lagi yang lain.

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin nomor 1, tidak hanya bekerja di industri obat-obatan saja, melainkan juga bisa bekerja di berbagai sektor swasta yang lain, dalam bidang makanan atau minuman, hingga merambah ke bidang kosmetik.

8. Rumah Sakit, Apotek dan Laboratorium Klinik

Bidang layanan kesehatan seperti halnya rumah sakit, apotik dan juga laboratorium klinik menjadi bidang utama yang bisa dimasuki oleh seorang lulusan farmasi.

Akan tetapi, untuk bekerja sebagai seorang apoteker yang professional di berbagai macam lembaga di atas, seorang lulusan farmasi harus mengambil terlebih dahulu pendidikan keprofesian apoteker selama 2 semester atau selama 1 tahun lamanya.

Dengan berbekal sertifikat profesi, maka seorang lulusan farmasi bisa disebut sebagai apoteker dan selanjutnya bisa mendirikan apotek secara mandiri. [2]

9. Farmasi Komunitas

Ada juga prospek kerja yang lain yakni menjadi apoteker, yang bertanggung jawab terhadap obat yang sudah tertulis di dalam resep.

Prospek kerja dari jurusan farmasi itu sendiri juga bisa dikerucutkan lagi bisa bekerja di apotek, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), klinik, hingga bekerja di rumah sakit.

10. Bagian Administrasi Pelayanan Obat di Instansi Pemerintahan, TNI dan Polri

Farmasi tak melulu bekerja di ranah obat-obatan, melainkan makanan dan minuman atau bahkan kosmetik yang sudah dijelaskan di atas. Semisal makanan instan yang banyak mengandung bahan kimi atau zat lain yang hanya diketahui oleh ahli di bidangnya.

Maka di sinilah peran penting atau tugas apoteker dalam menstabilkan kadar kimia atau zat yang lain pada suatu makanan atau minuman.

Universitas Penyelenggara Jurusan Farmasi

*Data per bulan Januari 2018 (resmi dari Ban PT)

S1 (Akreditasi A)

  1. Universitas Hasanuddin - Farmasi
  2. Universitas Sumatera Utara - Farmasi
  3. Universitas Katolik Widya Mandala Surabay - Farmasi
  4. Universitas Andalas - Farmasi
  5. Universitas Padjadjaran - Farmasi
  6. Universitas Indonesia - Farmasi
  7. Universitas Surabay - Farmasi
  8. Universitas Udayana - Farmasi
  9. Institut Teknologi Bandung - Farmasi Klinik dan Komunitas
  10. Universitas Airlangga - Farmasi
  11. Universitas Sanata Dharma - Farmasi
  12. Institut Teknologi Bandung - Sains dan Teknologi Farmasi
  13. Universitas Ahmad Dahlan - Farmasi
  14. Universitas Gadjah Mada - Farmasi
  15. Universitas Pancasila - Farmasi
  16. Universitas Muhammadiyah Surakarta - Farmasi

S2 (Akreditasi A)

  1. Universitas Hasanuddin - Farmasi
  2. Universitas Indonesia - Farmasi
  3. Institut Teknologi Bandung - Farmasi
  4. Universitas Airlangga - Ilmu Farmasi
  5. Universitas Gadjah Mada - Farmasi Klinik
  6. Universitas Indonesia - Ilmu Kefarmasian

S3 (Akreditasi A)

  1. Institut Teknologi Bandung - Farmasi
  2. Universitas Gadjah Mada - Ilmu Farmasi

0 Komentar 10 Prospek Kerja Farmasi yang Wajib Kamu Tahu!

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top