Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

25 Aug 2018

Bagaimana Kita Dapat Mengetahui Kehidupan Manusia Sebelum Mengenal Tulisan?

Manusia purba tidak mengenal tulisan pada kebudayaannya. Periode kehidupan yang terjadi ini dikenal sebagai zaman praaksara.

Masa praaksara berlangsung sudah sangat lama, bahkan jauh melebihi periode kehidupan manusia yang sudah mengenal adanya tulisan.

Maka dari itu, untuk bisa memahami akan perkembangan dari kehidupan manusia di zaman praaksara, maka kita perlu mengenali beberapa tahapan-tahapan pentingnya.

Praaksara berasal dari 2 kata, yaitu pra yang memiliki arti sebelum dan aksara yang memiliki arti tulisan. Maka, dengan demikian, praaksara adalah masa kehidupan manusia, sebelum mengenal adanya tulisan.

Lantas, ada pertanyaan yang bersangkutan, megnenai praaksara, yaitu "secara metodologis, bagaimana kita dapat mengetahui kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan?". Di sini kita akan menyimak jawaban akan pertanyaan tersebut.

Bagaimana Kita Dapat Mengetahui Kehidupan Manusia Sebelum Mengenal Tulisan?

Secara Metodologis, Bagaimana Kita Dapat Mengetahui Kehidupan Manusia Sebelum Mengenal Tulisan?
Zaman Praaksara, via sejarahindonesiadahulu.blogspot.com

Sebelum kita jawab lebih dalam, alangkah lebih baiknya kita mengetahui pengertian dari metodologis itu sendiri.

Metodologi merupakan ilmu atau cara yang dipergunakan dalam mendapatkan kebenaran, menggunakan suatu bentuk penelusuran dengan tata caranya tertentu untuk menemukan suatu kebenaran, tergantung dari realitas yang tengah dikaji.

Metodologi tersebut tersusun atas cara-cara yang memang sudah terstruktur, guna mendapatkan atau memperoleh ilmu. Metode penelitian ini sendiri bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
  • Metode kuantitatif
  • Metode kualitatif

Sementara itu, menurut etimologi, metodologi berasal dari bahasa Yunani, "metodos" dan "logos", yang mana metodos terdiri atas 2 suku kata, "metha" adalah melalui/melewati dan "hodos" adalah jalan/cara.

Metode berarti suatu jalan yang dilalui atau dilewati, guna mencapai suatu tujuan. Sementara itu, "logos" memiliki arti sebagai ilmu.

Ilmu itu sendiri terdiri atas sebanyak 4 prinsip :
  • Keteraturan (orde)
  • Sebab-musabab (determinisme)
  • Kesederhanaan (parsimoni)
  • Pengalaman yang bisa diamati (empirisme)

Dengan adanya prinsip tersebut, maka ada begitu banyak jalan dalam menemukan suatu kebenaran. Metodologi itu sendiri menjadi tata cara yang menentukan proses penelusuran apa yang digunakan.

Jadi, metodologi penelitian merupakan tata cara yang lebih rinci, mengenai tahap-tahap dalam melakukan suatu bentuk penelitian.

Kembali ke soal, lantas, bagaimana kita dapat mengetahui kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan?

1. Tetap dengan Menggunakan Metode Empiris

Empiris atau indra pengalaman, pengetahuan empiris, atau bahkan posteriori, merupakan sumber pengetahuan yang didapatkan dari adanya observasi atau percobaan. Bukti empiris menjadi informasi yang membenarkan suatu kepercayaan dalam kebenaran atau kebohongan pada suatu klaim empiris.

Dalam pandangan empirisis, seseorang hanya bisa mengklaim mempunyai pengetahuan, di saat seseorang mempunyai suatu kepercayaan yang benar, berdasar dari bukti empiris. Indra menjadi sumber utama dalam bukti empiris tersebut.

Dalam artian yang lain, bukti empiris memiliki arti yang senada dengan hasil pada suatu percobaan. Dalam artian tersebut, hasil empiris merupakan suatu konfirmasi gabungan.

Jadi?

Walaupun manusia belum mengenal akan adanya tulisan, bukti-bukti tulisan bisa diketahui dengan jelas dari adanya peradaban, semisal :
  • Membuat kapak
  • Membuat lukisan di dinding gua

Kita sendiri juga bisa mengetahui akan kehidupan manusia, sebelum mengenal tulisan secara metodologis, dengan cara menggunakan metode arkeologi dan ilmu alam lainnya, seperti biologi dan geologi.

2. Akhir Zaman Praaksara Indonesia Lebih Lambat

Indonesia mengakhiri zaman praaksara lebih lambat, dibandingkan dengan bangsa Mesir, sesuai dengan prasasti peninggalan dari Kerajaan Kutai.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Karena peradaban bangsa Mesir jauh lebih maju jika dibandingkan dengan Indonesia, dan struktur geografis Mesir terpusat pada hanya 1 daratan saja. Berbeda dengan Indonesia yang memiliki banyak kepulauan, sehingga sulit untuk peradaban berkembang di Indonesia yang luas ini.

Kesimpulan

Secara lebih singkat, bagaimana kita bisa mengetahui kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan, disebabkan oleh adanya 2 hal :
  • Menggunakan metode empiris (bukti-bukti kehidupan yang bisa diketahui dari peradaban)
  • Indonesia mengakhiri zaman praaksara lebih lambat dibandingkan dengan Mesir, sesuai dari prasasti peninggalan Kerajaan Kutai, di mana peradaban Mesir jauh lebih maju daripada Indonesia

Pertanyaan Sebelumnya 1. Mengapa istilah praaksara lebih tepat dibandingkan istilah prasejarah untuk menggambarkan kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan?
Pertanyaan Selanjutnya 3. Mesir mengakhiri zaman praaksara sekitar tahun 3000 SM, tetapi di Indonesia baru abad ke-4 sampai ke-5 M. Mengapa demikian?

0 Komentar Bagaimana Kita Dapat Mengetahui Kehidupan Manusia Sebelum Mengenal Tulisan?

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top