Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

31 Aug 2018

Pengertian Garis Lintang dan Garis Bujur, Disertai Penjelasan

Pernahkah Anda melihat garis-garis yang terdapat pada peta? Garis yang ada di peta tersebut adalah garis khayal yang memang sengaja dibuat dalam membagi wilayah bumi ke dalam kelompok waktu dan iklim atau cuaca.

Selain itu, dengan adanya garis-garis tersebut juga mempunyai fungsi dalam menentukan letak suatu tempat, berdasar dari letak astronomis.

Saat kita menyatakan suatu lokasi, tentu kita akan menyatakan dengan sebuah koordinat, di mana koordinat tersebut merupakan garis lintang (latitude) dan garis bujur (longitude).

Seterusnya, mari kita belajar lebih dalam mengenai pengertian dari garis lintang dan garis bujur dan sebenarnya apa fungsi dari kedua garis khayal tersebut.

Pengertian Garis Lintang dan Garis Bujur

Pengertian Garis Lintang dan Garis Bujur
Garis Lintang dan Garis Bujur, via thoughtco.com

A. Garis Lintang (Latitude)

Garis lintang merupakan garis maya atau garis khayal yang melingkari bumi, ditarik dari arah barat hingga timur, yang dipergunakan dalam menentukan lokasi yang ada di bumi terhadap garis khatulistiwa.

Garis lintang dipergunakan untuk menentukan lokasi di bumi terhadap garis khatulistiwa (utara atau selatan).

Pembagian garis lintang :
  • Garis lintang utara, merupakan garis yang ada di belahan bumi utara, yang besarnya dari 0 derajat hingga 90 derajat LU. Kian ke utara, panjangnya kian kecil, bahkan di 90 derajat LU, hanya berupa titik, yakni titik Kutub Utara.
  • Garis lintang selatan, merupakan garis yang ada di belahan bumi selatan, yang besarnya dari 0 derajat hingga 90 derajat LS. Kian ke selatan, panjangnya kian kecil, bahkan di 90 derajat LS, hanya berupa titik, yakni titik Kutub Selatan.

Sementara itu, garis lintang 0 derajat juga disebut dengan garis khatulistiwa atau garis ekuator yang membagi bumi menjadi sebanyak 2 bagian yang sama besarnya, antara belahan bumi bagian utara dan belahan bumi bagian selatan.

Atau, lebih mudahnya lagi begini. Lintang yang ada di sebelah utara khatulistiwa dinamakan dengan Lintang Utara (LU), sedangkan lintang yang berada di sebelah selatan khatulistiwa dinamakan dengan Lintang Selatan (LS).

Beberapa istilah yang digunakan dalam menggambarkan garis lintang yang ada di muka bumi, yakni :
  • Garis lintang 0 derajat, disebut dengan garis ekuator (garis khatulistiwa)
  • Garis lintang 23 1/2 derajat, disebut dengan garis balik
  • Garis lintang 66 1/2 derajat, disebut dengan garis lingkaran kutub
  • Garis lintang 90 derajat, disebut dengan titik kutub

Fungsi Garis Lintang

Di samping mempunyai fungsi untuk menenukan suatu titik lokasi, bersamaan dengan garis bujur, ternyata ada fungsi lain dari garis lintang yang bisa dipergunakan sebagai penanda dalam pembagian zona iklim yang ada di muka bumi.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, jika daerah tropis memperoleh paparan sinar matahari sepanjang waktu, saat siang hari, mempunyai rentang garis lintang antara 23 1/2 derajat LU hingga 23 1/2 derajat LS.

Maka dari itu, untuk daerah tropis hanya mempunyai sebanyak 2 musim saja, yaitu :
  • Musim panas
  • Musim hujan

Sementara itu, untuk daerah yang terletak diantara 23 1/2 derajat LU dan 66 1/2 derajat LU dan antara 23 1/2 derajat LS dan 66 1/2 derajat LS, disebut dengan daerah subtropis, dan daerah ini mempunyai sebanyak 4 musim :
  • Musim panas
  • Musim dingin
  • Musim gugur
  • Musim semi

Berapa Jarak Masing-masing Garis Lintang?

Garis lintang sebagian besar untuk setiap derajatnya tetaplah konstan. Akan tetapi, memang benar jika bumi sedikit berbentuk elips di mana perbedaannya sangat kecil di setiap derajat.
  • Setiap derajat garis lintang, berjarak sekitar 69 mil (111 kilometer)
  • Di khatulistiwa, berjarak 68,703 mil (110,567 kilometer)
  • Di tropic of cancer (garis balik utara) dan tropic of capricorn (garis balik selatan), berjarak 68,94 mil (110,948 kilometer)
  • Untuk masing-masing kutub, jaraknya adalah 69,407 mil (111,699 kilometer).

B. Garis Bujur (Longitude)

Garis bujur merupakan garis imajiner yang berupa garis lurus, yang menghubungkan bumi dari kutub utara hingga kutub selatan. Karena garis bujur mengikuti bentuk bumi yang bulat, maka garis bujur tersebut mempunyai besaran sebesar 360 derajat.

Kegunaan dari adanya garis bujur ini sendiri digunakan untuk menentukan waktu dan tanggal di seluruh belahan bumi.

Untuk garis bujur, tempat yang dianggap sebagai 0 derajat merupakan garis yang melintang dari kutub utara ke kutub selatan, yang tepat melewati atau melintasi kota Greenwich yang ada di Inggris.

Garis bujur 0 derajat itulah yang selanjutnya ditetapkan sebagai titik awal perhitungan waktu internasional, yang disebut dengan waktu Greenwich Mean Time (GMT).

Pembagian garis bujur :
  • Bujur barat, adalah garis bujur yang berada di sebelah barat Greenwich
  • Bujur timur, adalah garis bujur yang berada di sebelah timur Greenwich

Jarak antara kedua garis bujur tersebut dari Greenwich hingga pada batas 180 derajat. Dalam jarak itu, bujur barat dan bujur timur kembali bertemu. Garis bujur inilah yang pada perkembangannya, dipergunakan sebagai salah satu patokan dalam menentukan waktu yang ada di berbagai macam belahan dunia.

Fungsi Garis Bujur

Disamping digunakan sebagai penentuan suatu lokasi bersamaan dengan garis lintang, garis bujur juga bisa digunakan untuk menentukan pembagian zona waktu.

Berapa Jarak Masing-masing Garis Bujur?

Tidak seperti garis lintang, jarak derajat antara garis bujur begitu bervariasi. Jaraknya akan sangat jauh saat di garis khatulistiwa dan akan sangat berdekatan atau bahkan menyatu di satu titik, yaitu di kutub.
  • Derajat bujur paling luas yakni di garis khatulistiwa, dengan jarak 69,172 mil (111,321 kilometer)
  • Jaraknya berangsur-angsur menyusut atau mengecil menjadi 0, pada saat garis bujur tersebut bertemu di kutub

Kesimpulan

Garis lintang dan garis bujur memang mempunyai fungsinya masing-masing. Akan tetapi, apabila kedua garis tersebut dikombinasikan, tentu bisa berfungsi untuk menentukan sebuah posisi absolut dari suatu tempat atau objek geografi tertentu.

Koordinat lokasi dari sumbu x diwakili oleh garis lintang dan untuk koordinat lokasi sumbu y diwakili oleh garis bujur, saat koordinat lokasi tersebut diuraikan dalam bentuk koordinat kartesian.

0 Komentar Pengertian Garis Lintang dan Garis Bujur, Disertai Penjelasan

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top