Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

10 Aug 2018

Bahas Lengkap! Pengertian Kewirausahaan Lebih Mendalam



Kita dan setiap orang yang ada di dunia ini pasti masing-masing ingin memperoleh pekerjaan yang layak. Akan tetapi, memang tak bisa dipungkiri jika kesempatan kerja saat ini begitu terbatas dan bahkan tidak berbanding lurus dengan lulusan lembaga pendidikan.

Maka dari itu, semua pihak tentu harus berpikir keras, memutar otak untuk mewujudkan karya yang nyata dalam mengatasi segala bentuk kesenjangan yang terjadi, antara lapangan kerja dengan lulusan institusi pendidikan.

Akan tetapi, ada salah satu langkah tepat dan jitu selain bekerja di dalam perusahaan, yakni langkah tersebut dengan berwirausaha sendiri. Dimulai dari rumah dan dimulai kecil-kecilan, tidak perlu neko-neko dan muluk-muluk.

Maka dari itu, bisnis harus dimulai sejak dini, sehingga kita bisa mempunyai banyak waktu untuk bisa berpikir dan mengolah otak dengan baik, untuk kesuksesan diri sendiri dan kelancaran usaha. Maukah mulai berwirausaha?

Sebelum memulai wirausaha, ada patutnya Anda mengetahui pengertian kewirausahaan terlebih dahulu di bawah ini.

Pengertian Kewirausahaan

Pengertian Kewirausahaan
Kewirausahaan, via clickfor.net

Kewirausahaan atau dalam bahasa Inggrisnya dinamakan dengan entrepreneurship atau wirausaha, merupakan proses mengidentifikasi, mengembangkan dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, atau cara yang lebih baik untuk menjalankan sesuatu.

Sementara, hasil akhir dari proses tersebut ialah menciptakan usaha baru yang dibentuk terhadap kondisi resiko atau dari ketidakpastian.

Lebih singkatnya, kewirausahaan merupakan sikap atau kemampuan dalam membuat atau menciptakan sesuatu yang baru yang bernilai dan memiliki manfaat untuk dirinya dan orang lain. Sementara itu, orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan dalam kewirausahaan tersebut dinamakan dengan wirausaha.

Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli

Drs. Joko Untoro

Kewirausahaan adalah suatu keberanian untuk melakukan upaya-upaya memenuhi kebutuhan hidup yang dilakukan oleh seseorang, atas dasar kemampuan dengan cara memanfaatkan segala potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

J. Leach Ronald Melicher

Dalam buku Entrepreneurial Finance, menyebutkan jika kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengubah ide menjadi kesemparan komersial dan menciptakan nilai (harga).

Eddy Soeryanto Soegoto

Kewirausahaan adalah usaha kreatif yang dibangun berdasar inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah, memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi orang lain.

Ahmad Sanusi (1994)

Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses dan hasil bisnis.

Soeharto Prawiro (1997)

Kewirausahaan adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai usaha dan mengembangkan usaha.

Drucker (1959)

Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.

Zimmerer (1996)

Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha.

Siswanto Sudomo (1989)

Kewirausahaan adalah segala sesuatu yang penting mengenai seorang wirausaha, yaitu orang yang memiliki sifat bekerja keras dan berkorban, memusatkan segala daya dan berani mengambil resiko untuk mewujudkan gagasannya.

Kewirausahaan Menurut Etimologi

Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha.

Wira artinya pejuang, pahlawan, manusia yang unggul, berbudi luhur, teladan, gagah berani dan memiliki watak yang agung. Usaha artinya perbuatan amal, bekerja dan melakukan sesuatu.

Jadi, wirausaha merupakan pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu.

Sejarah Kewirausahaan

Wirausaha secara historis atau secara sejarah sudah dikenal semenjak diperkenalkan oleh Richard Cantillon di tahun 1755. Di luar negeri, istilah kewirausahaan ini sendiri sudah dikenal sejak abad 16, sedangkan di Indonesia baru dikenal di akhir abad ke-20.

Pendidikan kewirausahaan sendiri mulai dirintis sejak tahun 1950-an di beberapa negara, seperti Eropa, Amerika dan Kanada. Bahkan, semenjak tahun 1970-an, banyak universitas atau perguruan tinggi yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Di tahun 1980-an, hampir 500 sekolah yang ada di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan.

Di Indonesia sendiri, kewirausahaan baru dipelajari dan itu dalam skala terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja.

Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi yang terjadi, maka pemahaman kewirausahaan, baik itu melalui pendidikan formal ataupun pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.

Proses Kewirausahaan

Proses Kewirausahaan
Proses Kewirausahaan, via edtechreview.in

Menurut dari Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave, proses kewirausahaan diawali dengan munculnya suatu inovasi. Inovasi tersebut dipengaruhi oleh adanya berbagai macam faktor, entah itu yang berasal dari pribadi ataupun dari luar pribadi, seperti halnya pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan, bahkan lingkungan.

Selanjutnya, faktor tersebut membentuk yang namanya "locus of control", kreativitas, inovasi, implementasi, hingga pertumbuhan yang kemudian berkembang menjadi wirausahawan besar.

Secara internal, inovasi dipengaruhi oleh adanya faktor yang berasal dari individu itu sendiri, seperti :
  • Locus of control
  • Nilai-nilai
  • Pendidikan
  • Pengalaman
  • Toleransi

Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang mempengaruhi, diantaranya aktivitas, model peran dan peluang. Maka dari itu, inovasi berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang dipengaruhi oleh adanya keluarga, lingkungan, bahkan organisasi.

Peran Wirausaha dalam Perekonomian Nasional

Seorang wirausaha memiliki peranan penting, entah itu secara internal ataupun eksternal.

Secara internal, seorang wirausaha memiliki peran untuk mengurangi tingkat kebergantungan terhadap orang lain, meningkatkan kepercayaan diri, bahkan meningkatkan daya beli pelaku.

Secara eksternal, seorang wirausaha memilikiperan dalam menyediakan lapangan kerja untuk para pencari kerja. Dengan terserapnya tenaga kerja oleh kesempatan kerja yang disediakan oleh seorang wirausaha, maka tingkat pengangguran secara nasional menjadi berkurang.

Dengan menurunnya tingkat pengangguran, maka hal ini akan berdampak terhadap naiknya pendapatan perkapita dan daya beli masyarakat, serta tumbuhnya perekonomian secara nasional.

Tidak hanya itu saja, berakibat juga terhadap menurunnya tingkat kriminalitas yang biasanya ditimbulkan oleh karena tingginya angka pengangguran yang ada.

Seorang wirausaha mempunyai peran yang sangat besar dalam berwirausaha. Peran wirausaha dalam perekonomian nasional atau perekonomian suatu negara, seperti :
  • Mampu menciptakan lapangan pekerjaan
  • Bisa meningkatkan pendapatan masyarakat
  • Mengurangi angka penganggutan
  • Mengombinasikan faktor-faktor produksi, seperti alam, keahlian, modal dan tenaga kerja
  • Mampu meningkatkan tingkat produktivitas nasional

Pentingnya Kewirausahaan

Wirausaha atau entrepreneur biasanya disebut sebagai sosok yang hebat dan tangguh. Keterampilan bisnis yang mereka miliki termasuk ambisius, cerdas dan kreatif. Wirausahawan adalah sosok yang mampu melihat masalah dunia dan fokus untuk menciptakan solusi terbaru.

Wirausahawan menjadi pemimpin yang berjuang sendiri dalam meningkatkan kualitas masyarakat, baik itu dengan menciptakan lapangan pekerjaan atau dengan menghasilkan produk baru, wirausahawan akan terus bertindak dalam memastikan kemajuan masyarakatnya.

Dalam proses memahami apa itu kewirausahaan lebih jauh dan lebih dalam lagi, mari kita lihat mengapa wirausahawan itu sangat penting peranannya dalam masyarakat.

1. Wirausahawan Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Tanpa adanya wirausahawan, tentu tak akan pekerjaan. Wirausahawan berusaha mengambil resiko untuk mempekerjakan diri mereka sendiri. Ambisi mereka ialah melanjutkan pertumbuhan bisnis atau ekonomi yang mengarah pada penciptaan lahan pekerjaan yang baru.

Saat bisnis kian berkembang, maka akan lebih banyak lagi pekerjaan yang diciptakan. Dengan demikian, bisa menurunkan tingkat pengangguran dan sambil membantu pekerja atau karyawan untuk memberi makan alias menghidupi keluarganya masing-masing.

2. Wirausahawan Menciptakan Suatu Perubahan

Wirausahawan memiliki mimpi besar, yang secara alami, ide yang digagas mereka akan membuat suatu perubahan di seluruh dunia. Mereka mungkin akan menciptakan produk baru yang memecahkan masalah atau bahkan menghadapi berbagai macam tantangan dalam mengeksplorasi sesuatu yang tak pernah dieksplorasi sebelumnya.

Bahkan, banyak orang yang percaya untuk meningkatkan kualitas manusia di dunia dengan segala macam ide, bisnis dan produk yang dihasilkan oleh wirausahawan.

3. Wirausahawan Berbakti Kepada Msayarakat

Memang benar ada beberapa orang atau oknum yang berpikiran jika orang yang kaya itu jahat dan serakah. Namun, ternyata wirausahawan menghasilkan lebih banyak uang dan dengan demikian bisa ikut membayar banyak pajak yang mampu membantu mendanai layanan sosial.

Wirausahawan bahkan menjadi donatur terbesar dalam masalah amal dan nirlaba, untuk berbagai macam masalah yang terjadi. Mereka menginvestasikan hasilnya untuk menciptakan solusi dalam membantu masyarakat miskin untuk memperoleh hak yang sebagai mana mestinya, seperti air minum, air bersih, hingga kesehatan.

Mengapa Banyak Orang Lebih Memilih Menjadi Wirausahawan?

Dengan lebih dari sebanyak 400 juta wirausahawan di dunia, kewirausahaan menjadi daya tarik internasional. Setiap wirausahawan memiliki "why" sendiri untuk dijadikan sebuah alasan mengapa mereka layak menjadi bos. Berikut ini beberapa alasan orang-orang lebih memilih menjadi wirausahawan.
  • Mengubah dunia. Banyak wirausahawan yang antusias dan berkeinginan untuk membuat dunia menjadi lebih baik. Beberapa diantaranya menggunakan bisnis sebagai cara atau jalan dalam meningkatkan modal yang selanjutnya disalurkan ke tujuan mulia mereka.
  • Tak membutuhkan bos. Apabila memiliki bos, mereka merasa tercekik, ruang geraknya terbatas, bahkan kesannya seperti ditahan-tahan. Hingga pada akhirnya, wirausahawan tertarik untuk sukses dengan cara mereka sendiri. Menjadi bos bahkan salah satu pilihannya.
  • Ingin jam kerja yang fleksibel. Salah satu contohnya adalah orang tua dengan anak kecil. Orang tua lebih suka berwirausaha karena selain berbisnis, mereka juga bisa sekaligus membesarkan anak-anaknya di rumah. Seolah-olah, mereka ingin bebas dan tak ingin terkekang oleh waktu.
  • Sosok yang berani mengambil resiko. Pengambilan resiko dan kewirausahaan itu berjalain beriringan. Mereka tidak bekerja, melainkan membuat produk atau barang. Dari situlah, muncul resiko. Banyak resiko yang muncul, apalagi soal keuangan atau financial. Seorang wirausahawan akan sering mengambil banyak resiko dengan mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan kebanyakan orang.
  • Tidak mendapatkan pekerjaan yang layak. Banyak yang lebih memilih menjadi seorang wirausahawan saat orang-orang tersandung atau bahkan terbebani karena tidak memiliki pekerjaan yang layar. Dipecat, kurangnya pengalaman atau pernah mengalami suatu kasus yang buruk, sempat membuat banyak orang berputus asa. Alih-alih terbawa oleh keadaan, ternyata malah bisa menciptakan peluang baru bagi diri mereka.
  • Tidak cocok di lingkungan perusahaan. Banyak wirausahawan yang mengaku sulit berkembang saat berada di lingkungan perusahaan, karena dengan hal itu pada akhirnya bisa membatasi ruang gerak dan pertumbuhan ide atau gagasan mereka.
  • Selalu ingin tahu. Wirausahawan tentu gemar mencari tahu akan jawaban atas pertanyaan, "apa yang akan terjadi apabila..." maka mereka tidak hanya diam saja, melainkan berusaha untuk menjawab pertanyaan tersebut. Adanya keingintahuan mereka memungkinkan pertumbuhan ide yang lebih baik dan berkelanjutan.

Ide-ide Kewirausahaan

  • Pemilik toko online
  • Freelancer
    • Blogger
    • Designer
    • Vlogger
  • Menjual jasa
    • Bersih-bersih rumah
    • Bersih-bersih motor atau mobil
    • Fotografi
    • Gojek
    • Grab
    • Penerjemah
  • Konsultan
    • Motivator
    • Wedding planer
  • Marketing business
    • Influencer
    • SEO branding
  • Afiliasi
    • Amazon
    • ClickBank
    • Domain dan hosting
  • Agen perumahan
  • Jual beli saham
  • Tutor atau tentor

Apa Saja Keterampilan Wirausahawan?

Keterampilan Wirausahawan
Keterampilan Wirausahawan, via linkedin.com

Keterampilan seorang wirausahawan yang paling populer ialah pemasaran, pengembangan bisnis, layanan pelanggan, kepemimpinan, fokus, tekad, bakat, dan lain sebagainya.

Materi Kewirausahaan

0 Komentar Bahas Lengkap! Pengertian Kewirausahaan Lebih Mendalam

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top