Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

8 Nov 2018

10 Manfaat Kewirausahaan yang Sangat Positif

Perlu diketahui secara lebih lanjut jika suatu negara dikatakan sebagai negara yang hebat, apabila mempunyai pengusaha atau entrepreneur, setidaknya 2% dari total jumlah penduduk yang ada di suatu negara.

Jika melihat patokan tersebut, Indonesia bisa dikatakan masih minim, mengingat, jumlah pengusaha yang ada di Indonesia itu kurang dari 2%.

Sebagai acuan bakunya, bisa dilihat acuan baku dari negara-negara maju yang ada, seperti halnya di Amerika Serikat dan Jepang yang sudah mencapai 10%.

Akan tetapi, jangan pernah khawatir karena memang setiap orang di dunia ini, terlebih di Tanah Air, pasti memiliki asa yang tinggi untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat dengan memiliki jumlah pengusaha banyak.

Maka dari itu, setiap orang, siapa saja, harus dijejali mengenai beragam manfaat yang didapatkan dari kewirausahaan, yang bisa ikut membantu perekonomian masyarakat setempat, bahkan negara itu sendiri.

Manfaat Kewirausahaan

Manfaat Kewirausahaan
Manfaat Kewirausahaan, via businessworld.in

1. Membantu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sekitar

Sebagai seorang pengusaha, baik itu yang baru merintis usaha atau bisnisnya, atau sudah berskala menengah, bahkan berskala besar, tentu bisa membantu perekonomian masyarakat setempat.

Mengapa? Karena dengan adanya pengusaha tersebut, bisa membantu masyarakat setempat yang tidak memiliki pekerjaan atau sulit untuk mencari lapangan kerja karena keterbatasan ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu saja, istilah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar juga bisa diartikan membantu bagi orang-orang setempat yang serba kekurangan, seperti sulit akan keuangan, sulit akan kehidupan dan lain sebagainya.

Inilah mengapa biasanya peran dari pengusaha sangat penting bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Karena dengan adanya pengusaha, secara tidak langsung bisa membantu perekonomian suatu desa, bahkan daerah tersebut.

2. Mengurangi Tingkat Pengangguran di Lingkungan Sekitar

Seperti yang kita ketahui, berdasarkan data yang ada di CIA World Factbook, menunjukkan jika angka atau tingkat pengangguran (unemployment rate) di Indonesia masih cukup tinggi, yakni sebanyak 5,6% di tahun 2017.

Sementara itu, berdasarkan hasil sensus penduduk yang dilakukan pada tahun 2010, menyebutkan jika jumlah atau total penduduk Indonesia kala itu sebanyak 237.556.363 yang diperkirakan terus bertambah setiap tahunnya.

Hal ini berarti apabila dikalkulasikan secara lebih lanjut, jumlah pengangguran di Indonesia apabila dalam angka, mencapai hingga 10 juta penduduk yang masih juga belum mendapat lapangan pekerjaan.

Tingkat pengangguran tidak hanya timbul karena sumber daya manusia yang tidak mencukupi, seperti ilmu, ijazah dan lain sebagainya, melainkan tempat kerja juga berpengaruh besar terhadap kelangsungan para pekerjanya.

Bisa jadi saat mereka bekerja, terlalu banyak tekanan kerja, target yang tidak masuk akal, atau bahkan malah teman kerja yang tidak menyatu satu sama lainnya, seperti bersaing dalam hal negatif.

Maka dari itu, peran dari wirausaha sangat penting, bisa membantu bagi mereka yang kesusahan, yang tidak sesuai dengan tempat kerjanya terdahulu, yang tidak sesuai dengan teman kerjanya dan masih banyak lagi yang lain.

Yang pasti, pengusaha mampu mendongkrak atau bahkan menjadi magnet yang sangat positif bagi mereka yang sedang terpuruk kesusahan.

3. Melatih Individu untuk Bisa Memanfaatkan Peluang

Jika seperti yang kita ketahui, apabila seseorang bekerja di suatu instansi, toko dan lain sebagainya, pasti yang diberikan materi hal-hal yang bersangkutan dengan tugas masing-masing karyawan.

Berbeda halnya apabila bekerja kepada seorang pengusaha. Banyak orang yang bisa belajar dari pengusaha tersebut dan mengadopsinya menjadi hal yang positif bagi mereka.

Para pengusaha tentu tak ambil diam, mereka akan semangat memberikan motivasi, terus mendorong, memberikan banyak ilmu dan materi, seperti :
  • Kisah suksesnya
  • Bagaimana cara menutup modal
  • Bagaimana cara menekan angka/biaya produksi
  • Memasarkannya secara offline dan online
  • Usaha gigih tanpa henti
  • Pantang menyerah
  • Belajar trend yang ada di pasar
  • dan lain sebagainya

Hal inilah yang bisa mendorong orang yang bekerja di para pengusaha tersebut jadi lebih open minded (pikirannya jauh lebih terbuka).

Seorang pengusaha atau wirausahawan tentu memiliki kemampuan berpikir dan analisis yang begitu menakjubkan. Dari sinilah, masyarakat sekitar juga bisa belajar bagaimana kemampuan dalam berpikir dan analisis.

Yang terakhir, wirausahawan juga pasti akan memberikan pelajaran mengenai timing. Timing ini lebih ke arah, "di mana Anda harus menjual, kapan waktu yang tepat Anda harus menjual, kepada siapa konsumen yang meminatinya".

4. Melatih Individu Menjadi Pribadi yang Jauh Lebih Baik Lagi

Setelah mereka yang bekerja di wirausahawan tersebut memiliki pemikiran yang terbuka, kecerdasan dalam menganalisis suatu hal, selanjutnya, diharapkan orang-orang yang bekerja pada wirausahawan bisa menerapkan di dalam pekerjaannya.

Tidak hanya di pekerjaan, bahkan di lingkungan sekitar sebisa mungkin harus memberi dampak ke arah positif akan hal tersebut. Bahkan, jika nantinya merasa sudah memiliki kecukupan keuangan dan skill, mereka yang bekerja juga bisa mulai merintis usaha.

Dari sinilah 1 kebaikan yang secara perlahan menyalur ke orang lain menjadi beribu-ribu kebaikan atas segala pelajaran yang berhasil didapat.

Jikalau nantinya setelah orang tersebut tidak lagi bekerja di pengusaha itu lagi, setidaknya ia juga harus bisa menyalurkan ilmu dan bisa membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi.

5. Memberikan Kebebsan untuk Mengendalikan Nasibnya Sendiri

Dengan mempunyai bisnis atau usaha sendiri, tentu ini menjadi suatu kebebasan, bahkan peluang bagi para pebisnis dalam mencapai tujuan hidup yang diinginkan.

Seorang pengusaha nantinya mampu menenangkan hidup mereka dan memungkinkannya dalam memanfaatkan bisnis untuk mewujudkan cita-cita yang sudah diharapkan sejak lama.

Hal ini juga bisa berarti jika tak ada campur tangan orang lain terhadap segala bentuk usahanya, kecuali hanya faktor internal atau orang-orang dalam saja yang ikut mengurusi bisnis tersebut.

Jadi, apabila terjadi penurunan atau kenaikan harga, mereka bisa mengantisipasinya sendiri, namun yang harus diperhatikan di sini harus rela mengorbankan pikiran untuk memutar otak jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan.

6. Membantu Memberikan Peluang Perubahan

Semakin banyak pebisnis yang memulai usahanya karena memang mereka mampu menangkap peluang yang ada di sekitar dalam melakukan berbagai macam perubahan yang menurut mereka hal tersebut sangat penting.

Mungkin, dalam hal penyediaan seperti perumahan yang sederhana, sehat dan tentunya layak pakai bagi keluarga atau mendirikan program daur ulang limbah dalam melestarikan sumber daya alam yang terbatas.

Pebisnis tentu mampu menemukan caranya sendiri bagaimana cara untuk melakukan kombinasi wujud kepedulian mereka terhadap berbagai macam masalah sosial dan masalah ekonomi dengan harapan kehidupan yang jauh lebih baik lagi.

7. Berpeluang dalam Meraih Keuntungan dengan Optimal

Walau di tahapan awal uang bukan daya tarik utama untuk kegiatan wirausaha, namun keuntungan yang didapat dari hasil berwirausaha tentu menjadi motivasi tersendiri untuk seseorang yang membuat usahanya sendiri.

Kebanyakan dari para pebisnis tak mempunyai keinginan untuk menjadi sosok yang kaya raya, namun banyak diantara mereka yang memang memiliki hidup lebih berkecukupan dari orang yang biasanya.

Bahkan, hampir sebanyak 75% yang termasuk ke dalam daftar orang terkaya menurut majalah Forbes, merupakan sosok wirausahawan generasi pertama.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Thomas Stanley dan William Danko, menyebutkan jika orang-orang yang mempunyai usaha sendiri, mempunyai peluang hingga 4 kali lebih besar menjadi jutawan, dibandingkan dengan orang-orang yang bekerja bagi orang lain atau orang-orang yang menjadi karyawan.

8. Membantu Pembangunan Sosial di Daerahnya

Wirausahawan memang sosok manusia yang mulia. Tidak hanya mengajarkan ilmunya kepada pegawainya saja, melainkan mampu memberikan tuntunan yang baik kepada orang di sekitar.

Tidak hanya itu saja, wirausahawan juga peka terhadap lingkungan sosial di sekitar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, karena memang wirausahawan orang biasa, bukanlah pimpinan perusahaan.

Orang-orang yang cerdas menganalisis, pola pikirnya terbuka seperti wirausahawan, tentu akan tergerak hatinya untuk ikut serta atau ambil bagian terhadap hal-hal yang bersifat positif.

Semisal jika di daerah sedang membangun sarana dan prasarana, tempat peribadatan, membantu orang yang sedang kesusahan, wirausahawan memiliki kecenderungan untuk memberikan bantuan.

Dengan hal yang terkesan sepele ini, ternyata mampu memberikan dampak yang begitu besar, yakni bisa menghilangkan kecemburuan sosial dan kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat belakangan ini.

9. Memberikan Penuturan untuk Hidup Hemat

Menjadi seorang pengusaha atau pebisnis, tentu harus cerdik dalam masalah manajemen, seperti :
  • Manajamen waktu
  • Manajemen keuangan
  • Manajemen sumber daya manusia
  • Manajemen operasi
  • Manajemen promosi
  • dan lain sebagainya

Wirausahawan berpikir mereka mencoba untuk menekan biaya produksi sekecil mungkin agar bisa mendapat keuntungan yang optimal. Sama halnya dengan perilaku hemat.

Hidup yang hemat adalah hidup yang tidak boros, di mana lebih menyesuaikan barang atau produk sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan pasar, sehingga tidak muncul kerugian secara finansial.

Maka dari itu, wirausahawan mampu menjadi panutan yang baik dalam hal manajemen, karena uang yang dikeluarkan, bahkan Rp 100 pun sangat diperhatikan, demi kelancaran berbisnis dan tidak boros.

10. Melakukan Hal yang Disukai dan Memunculkan Rasa Senang dalam Mengerjakan

Hal yang didasarkan oleh para pengusaha kecil atau pemilih perusahaan kecil ialah kegiatan usaha mereka sesungguhnya bukanlah kerja.

Kebanyakan wirausahawan yang berhasil memilih masuk ke dalam bisnis tertentu, karena memang mereka itu tertarik, memiliki minat, dan suka akan pekerjaan tersebut.

Bahkan, seorang wirausahawan sebisa mungkin harus mengikuti nasihat dari Harvey McKay, karena menurutnya, "Carilah dan dirikan usaha yang Anda sukai dan Anda tak akan pernah terpaksa harus bekerja seharipun dalam hidup Anda".

Sementara itu, untuk jauh lebih afdolnya lagi, saat berwirausaha, seharusnya tidak melihat tujuan yang dicapai, melainkan lebih menekankan terhadap proses atau perjalanannya.

Materi Kewirausahaan



Materi Selanjutnya : (Bab 4) Tahap-tahap Kewirausahaan

0 Komentar 10 Manfaat Kewirausahaan yang Sangat Positif

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top