Habibullah Al Faruq

Portal Situs Edukasi SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Jaringan Luas Indonesia

23 Nov 2018

Mempesona! Pengertian dan Fungsi Planetarium



Belajar tentang tata surya, tentu tidak akan ada habisnya.

Mengapa? Karena dengan adanya sistem tata surya, membuat kita terpana dengan masih adanya keindahan di langit yang begitu luas.

Bahkan, tata surya juga mengajarkan kepada kita untuk mensyukuri nikmat yang ada. Kita hanyalah manusia kecil yang hidup dan menghuni bumi.

Tentu, tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan planet bumi itu sendiri, atau bahkan langit yang begitu luas. Maka dari itu, kita belajar akan planetarium.

Pengertian Planetarium


Pengertian Planetarium
Planetarium, via museumspaces.com.au

Planetarium merupakan gedung teater yang berfungsi untuk memperagakan simulasi susunan bintang dan benda-benda langit. Atap gedung tersebut biasanya berbentuk kubah setengah lingkaran.

Di dalam planetarium, para penonton bisa belajar banyak tentang pergerakan benda-benda langit di malam hari di berbagai tempat yang ada di bumi, ditambah dengan mempelajari sejarah alam semesta.

Sementara itu, planetarium berbeda dengan observatorium. Kubah dari planetarium tak bisa dibuka untuk meneropong bintang-bintang yang ada di langit.

Di dalam ruang pertunjukan, terdapat sumber gambar berupa proyektor planetarium yang pada umumnya diletakkan atau ditaruh di tengah ruangan. Proyektor tersebut mampu memperagakan pergerakan dari benda-benda langit, sesuai dengan waktu dan lokasi.

Pertunjukan juga berlangsung dengan narasi yang diiringi oleh musik. Kursi yang terdapat di dalam mempunyai sandaran yang bisa direbahkan, sehingga penonton juga bisa melihat ke layar di bagian dalam langit-langit kubah.

Layar yang ada sebenarnya berbentuk setengah bola dan biasanya disusun dari panel aluminium.

Materi pertunjukan yang berlangsung juga bisa berbeda-beda, tergantung pada judul pertunjukan dan jadwalnya masing-masing.

Sejarah Planetarium


Planetarium pada awal mulanya merupakan alat peraga mekanik yang berguna untuk memperlihatkan pergerakan benda-benda langit, seperti bintang, bulan, planet dan matahari.

Hingga pada abad ke-19, planetarium diartikan alat peraga mekanik yang dinamakan dengan orrery.

Proyektor planetarium yang pertama berhasil dibuat di tahun 1919, yang mana hasil pemikiran atau ide dari Walther Bauersfeld dan Carl Zeiss.

Tepat pada bulan Agustus 1923, proyektor pertama yang dinamakan dengan Model I, dipasang pada pabrik Carl Zeiss di Jena, Jerman.

Bauersfeld untuk yang pertama kalinya juga mengadakan pertujukan di hadapan publik dengan proyektor tersebut, berlokasi di Deutsches Museum, Munchen, pada tanggal 21 Oktober 1923.

Sementara itu, Deutsches Museum juga menjadi planetarium pertama di dunia setelah proyektor berhasil dipasang secara permanen pada bulan Mei 1925. Pada awal Perang Dunia II, proyektor tersebut dibongkar dan disembunyikan.

Setelah Deutsches Museum hancur akibat terjadi Perang Dunia II, akhirnya berhasil dibangun kembali. Proyektor Model I juga kembali terpasang pada tanggal 7 Mei 1951.

Statistik Planetarium


Planetarium Taman Ismail Marzuki, Jakarta
Planetarium Taman Ismail Marzuki, Jakarta, via jakarta-tourism.go.id

Gedung planetarium sebenarnya dikelola oleh lembaga pendidikan atau museum.

Di seluruh dunia, ada lebih dari sebanyak 3300 planetarium (berhasil data yang didapat pada tanggal 4 Maret 2008), dengan total lebih dari 110 juta penonton.

Planetarium di Indonesia

  1. Planetarium dan Observatorium Taman Ismail Marzuki, Jakarta
  2. Planetarium Jagad Raya, Tenggarong
  3. Planetarium Loka Jala Crana, Surabaya

Fungsi Planetarium


1. Sarana Edukasi


Planetarium bisa dijadikan sebagai salah satu wisata pendidikan yang mampu menambah ilmu pengetahuan atau wawasan luas kepada setiap pengunjung, terlebih tentang bidang ilmu pengetahuan astronomi.

Mengapa demikian? Karena pertunjukan planetarium menyajikan berbagai macam peristiwa alam jagat raya yang terjadi. Para pengunjung diajak mengembara ke berbagai tempat di jagat raya yang begitu luas nan menakjubkan.

Selain pertunjukan simulasi langit atau multimedia, di beberapa planetarium juga terdapat sarana dan prasarana observasi benda-benda langit dalam menyaksikan suatu fenomena atau kejadian alam yang lainnya.

2. Sarana Hiburan


Planetarium juga menjadi alternatif sarana hiburan. Hal ini ditandai dengan menjadikan planetarium sebagai salah satu alternatif tempat rekreasi keluarga.

Planetarium juga termasuk ke dalam program pariwisata di setiap negara, unyuk membantu menunjang devisa negara, walaupun ruang lingkupnya sendiri masih cukup kecil.

Terkadang, planetarium juga dijadikan sebagai sarana hiburan musik orkestra yang memiliki latar belakang pemandangan simulasi benda-benda langit.

0 Komentar Mempesona! Pengertian dan Fungsi Planetarium

Post a Comment

KEREN! Teman-teman di sekitar kita telah berkomentar sebanyak lebih dari 1000 komentar! Sekarang giliran kalian! Ayo berkomentar!

Back To Top